Bangkok – Pemerintah Thailand melantik anggota kabinet baru pada Kamis (3/7/2025) dalam suasana politik yang belum stabil, menyusul penangguhan jabatan Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra oleh Mahkamah Konstitusi. Penangguhan ini terjadi kurang dari setahun setelah Mahkamah Konstitusi juga memberhentikan pendahulu Paetongtarn.
Paetongtarn, yang sedang menjalani investigasi etik terkait percakapan diplomatik dengan mantan pemimpin Kamboja Hun Sen, kini kembali masuk kabinet sebagai Menteri Kebudayaan. Posisi perdana menteri sementara kini diisi oleh Phumtham Wechayachai, sekutu lama ayahnya, Thaksin Shinawatra.
Phumtham sebelumnya menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Pertahanan dalam pemerintahan Paetongtarn. Dalam susunan kabinet yang baru disahkan Raja Thailand, Phumtham dilantik sebagai Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri, sekaligus ditunjuk sebagai pelaksana tugas perdana menteri.
“Saya akan memastikan stabilitas pemerintahan tetap terjaga,” ujar Phumtham dalam konferensi pers usai pelantikan. Ia membantah anggapan bahwa perubahan komposisi ini mencerminkan ketidakstabilan politik di internal pemerintah.
Percakapan Telepon yang Bocor
Penyebab ketegangan politik ini adalah kontroversi atas penanganan konflik perbatasan dengan Kamboja yang memuncak pada Mei lalu. Seorang prajurit Kamboja tewas dalam insiden bersenjata, yang kemudian memicu kecaman terhadap Paetongtarn. Dalam rekaman percakapan yang bocor, Paetongtarn terdengar berusaha menenangkan Hun Sen, namun hal itu justru menimbulkan anggapan bahwa ia mengorbankan kepentingan nasional.
Mahkamah Konstitusi Thailand memutuskan untuk memeriksa dugaan pelanggaran etik oleh Paetongtarn. Hasilnya, dengan suara 7-2, MK memutuskan untuk menangguhkan jabatannya sementara hingga putusan akhir terbit. MK memberikan waktu 15 hari bagi Paetongtarn untuk mengajukan bukti pembelaan. Namun belum ada jadwal resmi mengenai kapan MK akan mengumumkan keputusan final.
Juru bicara pemerintah, Jirayu Houngsub, menyatakan bahwa Raja telah menyetujui susunan kabinet baru, termasuk posisi baru Paetongtarn.