Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Kena Travel Ban, Atlet Internasional Tetap Bisa Hadiri Olimpiade LA28

badge-check


					Casey Wasserman, Ketua dan Presiden LA28, bersama Nicole Hoevertsz, Wakil Presiden IOC dan Ketua Komisi Koordinasi LA28, serta Reynold Hoover, CEO LA28, dalam konferensi pers di Los Angeles, California, AS, pada 5 Juni 2025. (foto: REUTERS/Mike Blake) Perbesar

Casey Wasserman, Ketua dan Presiden LA28, bersama Nicole Hoevertsz, Wakil Presiden IOC dan Ketua Komisi Koordinasi LA28, serta Reynold Hoover, CEO LA28, dalam konferensi pers di Los Angeles, California, AS, pada 5 Juni 2025. (foto: REUTERS/Mike Blake)

Los Angeles – Di tengah kontroversi Travel Ban bagi warga dari 12 negara, panitia penyelenggara Olimpiade Los Angeles 2028 (LA28) memastikan bahwa atlet internasional tetap akan mendapat akses masuk Amerika Serikat. Presiden Donald Trump mengesahkan larangan ini pada Rabu (4/6/2025) di mana terdapat pengecualian khusus bagi peserta Olimpiade dan keluarga mereka.

CEO LA28, Reynold Hoover, mengatakan pihaknya telah menerima jaminan dari pemerintah federal bahwa pelaksanaan Olimpiade tidak akan terdampak oleh kebijakan baru imigrasi tersebut.

“Yang penting bagi kami adalah bahwa pemerintah federal, termasuk administrasi Presiden Trump, memahami pentingnya Olimpiade,” ujar Hoover, Kamis (5/6/2025).
“Ada pengecualian dalam perintah tersebut yang menjamin akses bagi atlet, keluarga mereka, dan ofisial untuk mengikuti Olimpiade. Kami optimistis pesta olahraga ini akan tetap terbuka lebar bagi dunia,” tambahnya.

Daftar Negara Terdampak dan Pengecualian

Kebijakan imigrasi terbaru ini melarang masuk warga dari 12 negara, termasuk Afghanistan, Iran, Libya, Somalia, dan Sudan. Selain itu, warga dari tujuh negara lainnya seperti Kuba, Venezuela, dan Laos akan menghadapi pembatasan sebagian.

Namun, dalam kebijakan tersebut, disebutkan bahwa atlet, ofisial, dan kerabat yang berpartisipasi dalam ajang olahraga besar seperti Olimpiade dan Piala Dunia akan mendapatkan pengecualian khusus.

Dukungan Penuh dari Pemerintah AS

Ketua panitia LA28, Casey Wasserman, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan pemerintah AS. “Sangat jelas bahwa Olimpiade mendapat pertimbangan khusus dalam kebijakan ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah federal atas pengakuan tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers usai menjamu pejabat Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Los Angeles.

Wasserman juga menegaskan bahwa larangan ini tidak akan berdampak pada penjualan tiket, yang jadwalnya mulai tahun depan.

Sebelumnya, Trump juga menyampaikan hal serupa dalam pertemuan gugus tugas Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko. Ia mengatakan bahwa “pengalaman perjalanan penonton internasional harus berjalan lancar.”

Hoover menambahkan bahwa komunikasi langsung antara LA28 dan Gedung Putih telah terjalin secara intensif. “Kami menjalin komunikasi langsung dengan Kepala Staf Gedung Putih, juga dengan Departemen Luar Negeri untuk memastikan kelancaran proses visa bagi semua peserta Olimpiade,” ujarnya.

Olimpiade LA28 di Tengah Travel Ban

Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal tiga tahun lagi, dunia berharap LA28 dapat menjadi momentum persatuan melalui olahraga. Pihak penyelenggara optimistis bahwa semangat Olimpiade akan tetap hidup meski isu geopolitik dan kebijakan imigrasi yang ketat membayangi.

“Kami menyambut dunia untuk datang ke Los Angeles,” pungkas Hoover.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional