Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Internasional

Trump Kecam Partai Baru Elon Musk: “Konyol dan Akan Gagal”

badge-check

(foto: Getty Images) Perbesar

(foto: Getty Images)

Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam rencana Elon Musk untuk membentuk partai politik baru. Trump menyebutnya “konyol” dan memperingatkan potensi konflik kepentingan terkait kepentingan bisnis Musk di sektor antariksa.

Trump menyampaikan pernyataan pedasnya itu pada Minggu (6/7/2025) kepada wartawan sebelum menaiki Air Force One di Morristown, New Jersey.

“Saya pikir membentuk partai ketiga itu konyol. Kita sudah sangat sukses dengan Partai Republik. Sistem kita memang dirancang untuk dua partai. Partai ketiga hanya akan menambah kebingungan,” ujar Trump.

Komentar itu muncul sehari setelah Musk, miliarder teknologi sekaligus CEO Tesla dan SpaceX, mengumumkan pembentukan partai baru bernama America Party. Musk menyebut langkah itu sebagai bentuk protes terhadap UU pemotongan pajak dan belanja pemerintah yang baru saja ditandatangani Trump. Menurut Musk, UU itu akan membebani ekonomi AS dengan tambahan utang sebesar US$5 triliun.

Lewat akun media sosial X, Musk menulis, “Apa gunanya @DOGE kalau dia justru menambah utang negara sebesar 5 triliun dolar?”

Hubungan yang Memburuk

Musk sebelumnya adalah sekutu dekat Trump, bahkan sempat menjadi donatur besar kampanye Trump pada 2024. Namun, ketegangan meningkat setelah pengesahan UU anggaran itu yang juga berdampak pada hilangnya insentif pajak untuk kendaraan listrik Tesla.

Trump membalas kritik Musk melalui platform Truth Social, menyebut Musk telah “keluar jalur sepenuhnya” dan menyebutnya sebagai “kecelakaan kereta api selama lima minggu terakhir.”

“Sangat disayangkan melihat Elon berubah seperti ini,” tulis Trump.

Trump juga menyinggung soal pencalonan Jared Isaacman, teman dekat Musk dan seorang miliarder yang pernah menjalani misi luar angkasa pribadi, sebagai Kepala NASA. Ia menyebut keputusan tersebut sebagai “tidak pantas” mengingat keterlibatan besar Musk dengan proyek-proyek NASA melalui SpaceX.

“Saya pikir tidak pantas bila seorang yang begitu dekat dengan Elon dan juga aktif di bisnis luar angkasa, justru memimpin NASA,” ungkap Trump. Isaacman telah ditarik dari proses pencalonan pada Mei lalu sebelum sempat menjalani uji kelayakan di Senat.

Imbas ke Dunia Bisnis

Tak hanya menuai kritik politik, keputusan Musk juga berdampak ke sektor keuangan. Perusahaan manajemen aset Azoria Partners mengumumkan penundaan peluncuran Azoria Tesla Convexity ETF yang rencananya akan rilis pekan ini.

“Pembentukan partai baru oleh Elon menimbulkan konflik dengan tanggung jawab penuhnya sebagai CEO Tesla,” kata CEO Azoria, James Fishback. Ia meminta dewan direksi Tesla segera mengevaluasi apakah ambisi politik Musk masih sejalan dengan tugas utamanya di perusahaan.

Musk belum memberikan respons resmi atas serangkaian kritik tersebut. Namun, dalam unggahan sebelumnya, ia menegaskan America Party akan berupaya mencopot para legislator Republik yang menyokong UU “big, beautiful bill” pada pemilu sela tahun depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Azerbaijan Larang Siswi Berjilbab di Sekolah, 37 Orang Ditahan

16 Okt 2026 - 11:01 WIB

Azerbaijan Larang Siswi Berjilbab di Sekolah, 37 Orang Ditahan

Houthi Rudal Istana Presiden Yaman, Lima Orang Tewas

16 Okt 2026 - 10:35 WIB

Houthi Rudal Istana Presiden Yaman, Lima Orang Tewas

Senegal Tangkap 320 Orang Terkait LGBTQ

16 Okt 2026 - 09:34 WIB

Senegal Tangkap 320 Orang Terkait LGBTQ

Merasa Dikhianati Trump, Ukraina Kembali Serang Kilang Minyak Rusia

16 Okt 2026 - 08:56 WIB

Merasa Dikhianati Trump, Ukraina Kembali Serang Kilang Minyak Rusia

Arab Saudi Cegat Rudal ke Madinah, Houthi Bantah Terlibat

16 Okt 2026 - 07:55 WIB

Arab Saudi Cegat Rudal ke Madinah, Houthi Bantah Terlibat
Trending di Internasional