,ATLANTA, 5 Oktober 2026 — DeWanna Bonner tampil gemilang saat Atlanta Dream kalahkan New York Liberty dengan skor 92-82 pada Game 1 semifinal WNBA, Senin (5/10) WIB.
Bonner mencetak 23 poin, sembilan rebound, dua assist, dan dua steal. Pertandingan berlangsung dramatis setelah pencetak angka terbanyak Atlanta, Allisha Gray, mengalami cedera tangan kiri pada awal pertandingan.
Kondisi tersebut membuat Dream harus mengubah rotasi. Bonner, yang baru menjalani pertandingan kedelapannya bersama Atlanta, mendapat kesempatan bermain lebih banyak.
Pemain berusia 39 tahun itu kemudian menjawab kepercayaan tersebut dengan performa luar biasa selama lebih dari 30 menit dari bangku cadangan.
“Saya masih banyak belajar,” kata Bonner. “Masih banyak yang harus saya pikirkan karena saya belajar mengenal pemain baru, mempelajari permainan, dan mengenal kota ini. Tapi mereka membuat semuanya menjadi mudah” lanjutnya.
Bonner bergabung dengan Atlanta sebagai unrestricted free agent pada 27 Agustus 2026. Perekrutan tersebut menjadi langkah penting bagi Dream yang berusaha mengakhiri kegagalan mereka di playoff.
Dalam tiga musim sebelumnya, Atlanta selalu tersingkir pada putaran pertama. Bonner dianggap sebagai bagian terakhir dari kepingan yang dibutuhkan tim untuk melangkah lebih jauh.
Veteran Berpengalaman
Pelatih Atlanta Dream, Karl Smesko, mengatakan timnya sebenarnya sudah beberapa kali berusaha mendatangkan Bonner sebelum akhirnya berhasil merekrutnya.
“Kami sudah mencoba mendapatkannya beberapa kali dan tidak pernah berhasil. Saya pikir dia benar-benar pemain yang kami butuhkan,” ujar Smesko.
Menurut Smesko, kontribusi Bonner bukan hanya soal pengalaman. Ia juga masih mampu tampil pada level tinggi ketika tim membutuhkannya.
“Bukan hanya karena dia seorang veteran berpengalaman, tetapi karena dia masih bermain seperti yang dia tunjukkan hari ini. Itu penampilan yang luar biasa. Ketika kami membutuhkan sebuah permainan penting, dia membuatnya,” katanya.
Cedera Allisha Gray Ubah Rotasi Atlanta
Sebelum pertandingan melawan Liberty, Bonner rata-rata hanya bermain sekitar 20 menit dan mencetak sembilan poin per pertandingan bersama Atlanta.
Namun, cedera Gray membuat rotasi Dream menyempit. Bonner kemudian bermain hampir sepanjang babak kedua dan tampil penuh pada kuarter keempat. Ia tidak hanya berkontribusi dalam mencetak angka, tetapi juga memainkan peran penting dalam pertahanan.
Atlanta sempat tertinggal 37-40 saat memasuki halftime. Bonner kemudian membantu membangkitkan semangat tim di ruang ganti.
Bangkit di Babak Kedua
Jordin Canada mengungkapkan bahwa Bonner memberikan pesan penting kepada rekan-rekannya sebelum memasuki babak kedua.
Bonner kemudian membuka kuarter keempat dengan offensive rebound yang berakhir menjadi poin.
Ia juga mencetak tembakan tiga angka yang membuat keunggulan Atlanta kembali melewati dua digit setelah Liberty sempat memangkas jarak menjadi delapan poin.
Smesko menilai kemampuan Bonner beradaptasi menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan tersebut.
“Dia bermain di beberapa posisi menjaga pemain yang pernah menjadi MVP di liga ini. Dia juga berpindah posisi dalam pertandingan ketika dia bahkan belum banyak berlatih di posisi tersebut,” kata Smesko.
Menurutnya, pengalaman panjang Bonner membuat sang pemain mampu membaca permainan tanpa harus selalu menjalankan skema yang sudah dilatih sebelumnya.
Kemenangan tersebut juga memperpanjang rekor sempurna Atlanta bersama Bonner. Dream kini mencatatkan delapan kemenangan tanpa kekalahan sejak Bonner bergabung dengan tim.
Lebih penting lagi, Atlanta kini hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mencapai final WNBA untuk pertama kalinya sejak 2013.
Sementara bagi New York Liberty, kekalahan pada Game 1 membuat mereka harus segera bangkit jika ingin mempertahankan peluang melaju ke babak final.















