LONDON, 18 Oktober 2026 – Anies Rasyid Baswedan atau Anies Baswedan menerima penghargaan The Freedom of the City of London dalam upacara di Guildhall, London, Inggris.
Informasi mengenai penerimaan penghargaan tersebut disampaikan Anies melalui akun Threads pribadinya, @aniesbaswedan, pada Sabtu (17/10).
Dalam unggahannya, Anies mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa pengakuan itu bukan semata-mata untuk dirinya, melainkan juga untuk kerja bersama yang telah dilakukan, terutama saat mengemban amanah di Jakarta.
“Alhamdulillah,” tulis Anies dalam unggahannya.
Upacara berlangsung khidmat di Guildhall, bangunan bersejarah yang menjadi pusat kehidupan sipil London sejak abad pertengahan. Menurut Anies, kamera tidak diperbolehkan menyala hingga seluruh rangkaian acara selesai.
Prosesi tersebut meliputi pembacaan deklarasi dengan redaksi yang sama seperti tradisi terdahulu, penandatanganan buku besar, serta jabat tangan. Upacara kemudian ditutup dengan sambutan yang menyebut penerima sebagai “a Citizen of London” atau warga London.
Tradisi Sejak Abad ke-13
Freedom of the City of London merupakan salah satu tradisi sipil tertua di dunia. Catatan sejarah menunjukkan tradisi tersebut telah ada sejak 1237.
Pada awalnya, status itu berkaitan dengan hak warga untuk berdagang di Kota London. Seiring perkembangan zaman, penghargaan tersebut juga diberikan kepada individu yang dinilai berkontribusi bagi kehidupan publik.
Sejumlah tokoh dunia tercatat pernah menerimanya, antara lain Winston Churchill, Nelson Mandela, Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking. Selain itu, beberapa nama besar lain juga pernah menerima seperti J.K. Rowling, Tim Berners-Lee, Harry Kane, dan Andrew Lloyd Webber.
Anies menyebut nominasi penghargaan tersebut diajukan oleh Lord Mayor of London Alastair King dan Alderman Gregory Jones.
Prosesi dipimpin oleh The City Remembrancer, pejabat yang bertanggung jawab atas fungsi protokoler dan urusan seremonial Kota London. Alderman Vincent Keaveny, yang pernah menjabat sebagai Lord Mayor pada periode 2021–2022, turut mendampingi sepanjang upacara.
Anies Dedikasikan Penghargaan untuk Kerja Bersama
Dalam unggahannya, Anies menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah sekadar pencapaian nama pribadinya semata. Ia menyatakan bahwa prestasi itu merupakan hasil dari kerja bersama yang telah dilakukan sebelumnya, terutama saat dirinya mengemban amanah di Jakarta.
Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai pengakuan terhadap kerja kolektif dan mendedikasikannya kepada semua pihak yang turut berkontribusi.
Dalam sambutan singkatnya, Anies menyampaikan harapan agar penghargaan tersebut menjadi pintu untuk membuka lebih banyak kesempatan kerja sama antara Indonesia dan London, bukan sekadar piala untuk dipajang.
Ia berharap semakin banyak wali kota, insinyur, guru, dan anak muda Indonesia yang dapat belajar ke London. Sebaliknya, London juga diharapkan datang untuk belajar dari kota-kota di Indonesia.
Anies mengakhiri unggahan Threads-nya dengan kata “Merdeka!” yang kemudian dilanjutkan dengan ucapan terima kasih kepada London.
“Merdeka! Terima kasih, London. Sampai jumpa di Jakarta.” tulis Anies pada akhir unggahannya.















