Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

FSU Kembali Buka Kelas Senin Usai Insiden Penembakan, Mahasiswa Diberi Fleksibilitas Belajar

badge-check


					Warga Florida berkumpul dalam doa bersama sehari setelah penembakan di FSU. Perbesar

Warga Florida berkumpul dalam doa bersama sehari setelah penembakan di FSU.

Tallahassee – Empat hari setelah insiden penembakan tragis yang mengguncang kampus Florida State University (FSU), pihak universitas menyatakan bahwa kegiatan belajar-mengajar akan kembali dilanjutkan pada Senin (21/4/2025). Namun, dengan mempertimbangkan kondisi psikologis mahasiswa dan dosen, FSU memberikan opsi fleksibel bagi seluruh sivitas akademika.

Presiden FSU, Richard McCullough, dalam surat resminya kepada mahasiswa dan staf pengajar, menyatakan bahwa kelas dapat diselenggarakan baik secara daring maupun tatap muka. Kebijakan kehadiran wajib yang biasa memengaruhi penilaian juga sementara dicabut.

“Kami ingin semua orang mendapatkan dukungan dan bantuan yang mereka butuhkan. Bagi sebagian mahasiswa, mungkin artinya adalah tidak kembali ke ruang kelas. Bagi yang lain, berkumpul dalam komunitas dan fokus pada kegiatan akademik justru bisa memberikan ketenangan. Tidak ada satu jawaban benar untuk semua,” tulis McCullough.

FSU juga membuka kemungkinan bagi mahasiswa untuk mengajukan nilai incomplete jika merasa belum mampu menyelesaikan mata kuliah tertentu akibat dampak insiden.

Insiden penembakan terjadi pada Kamis (18/4/2025) menjelang waktu makan siang. Polisi Tallahassee menyebut pelaku bernama Phoenix Ikner (20), mahasiswa FSU yang juga merupakan anak tiri seorang deputi sheriff. Ia dilaporkan tiba di kampus sekitar satu jam sebelum kejadian, berkeliaran di dekat area parkir, dan kemudian berjalan di dalam serta luar gedung sambil menembakkan pistol.

Aksi brutal tersebut berlangsung sekitar empat menit sebelum petugas kepolisian berhasil melumpuhkan Ikner dengan tembakan. Ia kini dalam kondisi luka dan dalam pengawasan pihak berwenang.

Dua orang tewas dalam insiden tersebut, yakni Robert Morales, seorang koordinator layanan makan di kampus, serta Tiru Chabba, eksekutif perusahaan penyedia jasa makanan Aramark. Identitas keduanya dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan kuasa hukum.

FSU bersama otoritas setempat kini tengah fokus pada pemulihan pasca tragedi. Sejumlah layanan konseling dan trauma healing telah dibuka untuk seluruh warga kampus.

“Kami berdiri bersama dalam duka dan berusaha bangkit sebagai komunitas,” tutup McCullough dalam pernyataannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional