Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Internasional

India Tetap Beli Minyak Rusia, AS: Itu Sama Saja Biayai Perang!

badge-check

Stephen Miller, wakil kepala staf Gedung Putih. (foto: REUTERS/Nathan Howard) Perbesar

Stephen Miller, wakil kepala staf Gedung Putih. (foto: REUTERS/Nathan Howard)

Washington – Seorang pejabat tinggi Gedung Putih, Stephen Miller, menuduh India secara tidak langsung membiayai perang Rusia di Ukraina dengan terus beli minyak dari Moskow. Kritik Miller ini merupakan salah satu yang paling tajam sejauh ini dari pemerintahan Trump terhadap salah satu mitra utama Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam wawancara dengan program Sunday Morning Futures di Fox News, Miller yang menjabat sebagai wakil kepala staf Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden Trump “sangat jelas” menyampaikan ketidaksetujuannya atas keputusan India tersebut.

“Apa yang beliau (Trump) katakan sangat jelas, yakni sikap India untuk terus mendanai perang ini dengan membeli minyak dari Rusia itu tidak dapat diterima,” ujar Miller.

Ia juga menekankan bahwa India kini sejajar dengan China dalam hal volume pembelian minyak dari Rusia, menyebut fakta itu sebagai “mencengangkan.”

Pernyataan tersebut menandai eskalasi diplomatik terbaru dari Washington terhadap salah satu mitra strategis utamanya di kawasan Indo-Pasifik. Hingga berita ini turun, Kedutaan Besar India di Washington belum memberikan tanggapan atas tudingan tersebut.

India Tak Gentar, Tetap Beli Minyak Rusia

Namun, seperti dilaporkan Reuters pada Sabtu (2/8/2025), sejumlah sumber pemerintahan India yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa New Delhi tetap akan melanjutkan pembelian minyak dari Rusia, meskipun mendapat tekanan dari Amerika Serikat.

Sebagai bentuk sanksi ekonomi, AS telah memberlakukan tarif sebesar 25 persen terhadap berbagai produk asal India mulai Jumat pekan lalu. Tarif ini diberlakukan menyusul keputusan India untuk tetap menjalin kerja sama pertahanan dan energi dengan Rusia.

Trump juga mengancam akan menaikkan tarif impor hingga 100 persen terhadap negara-negara yang tetap membeli minyak dari Rusia, kecuali Moskow bersedia mencapai kesepakatan damai besar dengan Ukraina.

Meski begitu, Miller mencoba meredam ketegangan dengan menekankan hubungan pribadi yang kuat antara Presiden Trump dan Perdana Menteri India, Narendra Modi.

“Hubungan Presiden Trump dengan PM Modi sangat luar biasa. Tapi ini adalah soal prinsip,” tuturnya.

Ketegangan antara dua negara demokrasi besar ini menyoroti tantangan yang dihadapi Washington dalam mempertahankan aliansinya sambil menekan Moskow atas invasinya ke Ukraina, yang memasuki tahun ketiga tanpa tanda-tanda mereda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Sudah ditampilkan semua
Baca Lainnya

Drone Ukraina Hantam Fasilitas Minyak Rusia, Satu Orang Tewas

19 Okt 2026 - 09:11 WIB

Drone Ukraina Hantam Fasilitas Minyak Rusia, Satu Orang Tewas

Kerusuhan Perancis, 2.400 Orang Ditangkap usai Penjarahan dan Pembakaran

19 Okt 2026 - 08:31 WIB

Kerusuhan Perancis, 2.400 Orang Ditangkap usai Penjarahan dan Pembakaran

Baru Sepekan Bertugas, Jubir Gedung Putih Katie Zacharia Diganti

18 Okt 2026 - 09:06 WIB

Baru Sepekan Bertugas, Jubir Gedung Putih Katie Zacharia Diganti

Trump Tunda Sanksi Baru terhadap Rusia, Apa Alasannya?

18 Okt 2026 - 08:34 WIB

Trump Tunda Sanksi Baru terhadap Rusia, Apa Alasannya?

Demo di Perancis Berujung Ricuh, Massa Jarah Toko dan Lakukan Pembakaran

18 Okt 2026 - 08:07 WIB

Demo di Perancis Berujung Ricuh, Massa Jarah Toko dan Lakukan Pembakaran
Trending di Internasional