Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

Kejagung Banding! Vonis Korupsi Timah Dinilai Terlalu Ringan

badge-check

Kejagung Banding! Vonis Korupsi Timah Dinilai Terlalu Ringan Perbesar

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi mengajukan banding atas vonis pidana penjara terhadap dua terdakwa kasus korupsi dalam tata niaga timah di Bangka Belitung. Kedua terdakwa, yakni mantan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Bangka Belitung Supianto, masing-masing divonis 4 dan 3 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.

“Sudah banding, diajukan 8 Mei 2025,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Harli Siregar saat dijumpai di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/5/2025).

Banding diajukan karena Kejaksaan menilai hukuman terhadap keduanya tidak sebanding dengan besarnya kerugian negara dalam perkara ini, yang mencapai Rp 300 triliun. Kejaksaan sebelumnya mendakwa kedua terdakwa telah menyalahgunakan kewenangan dalam proses perizinan dan pengawasan usaha pertambangan yang merugikan keuangan negara secara masif.

Dalam putusan yang dibacakan majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Senin (5/5/2025), Bambang Gatot dinyatakan terbukti menerima suap dan fasilitas dari pihak-pihak tertentu terkait persetujuan Revisi Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Timah tahun 2019. Revisi tersebut disetujui meski tidak memenuhi ketentuan lingkungan, termasuk belum adanya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) maupun studi kelayakan.

Adapun Supianto dinilai bersalah karena menerbitkan 10 RKAB kepada sejumlah perusahaan penambang timah sepanjang masa jabatannya. Tindakan ini turut berkontribusi dalam kerugian negara yang mencapai triliunan rupiah.

Majelis hakim menyatakan keduanya terbukti melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Selain pidana badan, Bambang Gatot dan Supianto juga dijatuhi pidana denda masing-masing sebesar Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RANS Carnival di Sleman Sepi, Belasan Musisi dan 95 Persen UMKM Mundur

2 Nov 2026 - 10:08 WIB

RANS Carnival di Sleman Sepi, Belasan Musisi dan 95 Persen UMKM Mundur

Kecelakaan Maut Diduga Libatkan Konvoi Suporter Wabup Cup di Banyuwangi

2 Nov 2026 - 09:21 WIB

Kecelakaan Maut Diduga Libatkan Konvoi Suporter Wabup Cup di Banyuwangi

PKB dan Golkar Buka Suara soal Pemakzulan Gibran, PKS Siapkan Hak Angket

2 Nov 2026 - 07:11 WIB

PKB dan Golkar Buka Suara soal Pemakzulan Gibran, PKS Siapkan Hak Angket

PDIP Sebut Pencalonan Gibran di Pilkada Solo Akibat Tekanan Jokowi

1 Nov 2026 - 06:08 WIB

PDIP Sebut Pencalonan Gibran di Pilkada Solo Akibat Tekanan Jokowi

MA Kabulkan Kasasi, Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

31 Okt 2026 - 07:59 WIB

MA Kabulkan Kasasi, Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah
Trending di Nasional