Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Laba BYD Melonjak 73%, Dorong Dominasi di Pasar Kendaraan Listrik

badge-check


					Laba BYD Melonjak 73%, Dorong Dominasi di Pasar Kendaraan Listrik Perbesar

Beijing – Produsen kendaraan listrik (EV) asal China, BYD, mencatat lonjakan laba hingga 73 persen pada kuartal IV 2024. Peningkatan ini menegaskan dominasi BYD di pasar kendaraan listrik global sekaligus mencerminkan meningkatnya permintaan atas kendaraan ramah lingkungan.

Dalam laporan keuangannya yang disampaikan hari Senin waktu setempat, BYD mengungkapkan bahwa laba bersih perusahaan pada periode Oktober-Desember 2024 mencapai 10,5 miliar yuan atau sekitar Rp23,5 triliun. Angka ini naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencatatkan laba sebesar 6,07 miliar yuan.

Kenaikan laba ini didorong oleh meningkatnya volume penjualan kendaraan listrik BYD, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar di tengah persaingan ketat dengan produsen global lainnya, termasuk Tesla. Strategi diversifikasi produk dan ekspansi ke berbagai pasar internasional turut menjadi faktor utama dalam pertumbuhan tersebut.

Selain peningkatan laba, BYD juga mencatat lonjakan penjualan kendaraan listrik. Sepanjang 2024, BYD berhasil menjual lebih dari 3,02 juta unit kendaraan listrik dan hybrid, melampaui target perusahaan dan menempatkannya di puncak industri EV dunia. Ekspansi ke Eropa, Amerika Latin, dan Asia Tenggara berperan besar dalam peningkatan penjualan ini.

Keberhasilan BYD dalam mempertahankan pertumbuhan yang kuat juga didukung oleh efisiensi biaya produksi dan inovasi teknologi. Perusahaan terus mengembangkan baterai berkapasitas lebih besar dan lebih tahan lama, yang menjadi daya tarik utama bagi konsumen.

Analis industri memperkirakan tren positif ini akan terus berlanjut seiring dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik secara global. Kebijakan pemerintah di berbagai negara yang mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan juga menjadi katalis utama bagi pertumbuhan BYD dan industri EV secara keseluruhan.

Dengan capaian ini, BYD semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemimpin industri kendaraan listrik dunia dan memperkuat daya saingnya dalam menghadapi kompetitor global seperti Tesla dan produsen otomotif konvensional yang mulai beralih ke teknologi listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional