Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Laba BYD Melonjak 73%, Dorong Dominasi di Pasar Kendaraan Listrik

badge-check


					Laba BYD Melonjak 73%, Dorong Dominasi di Pasar Kendaraan Listrik Perbesar

Beijing – Produsen kendaraan listrik (EV) asal China, BYD, mencatat lonjakan laba hingga 73 persen pada kuartal IV 2024. Peningkatan ini menegaskan dominasi BYD di pasar kendaraan listrik global sekaligus mencerminkan meningkatnya permintaan atas kendaraan ramah lingkungan.

Dalam laporan keuangannya yang disampaikan hari Senin waktu setempat, BYD mengungkapkan bahwa laba bersih perusahaan pada periode Oktober-Desember 2024 mencapai 10,5 miliar yuan atau sekitar Rp23,5 triliun. Angka ini naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencatatkan laba sebesar 6,07 miliar yuan.

Kenaikan laba ini didorong oleh meningkatnya volume penjualan kendaraan listrik BYD, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar di tengah persaingan ketat dengan produsen global lainnya, termasuk Tesla. Strategi diversifikasi produk dan ekspansi ke berbagai pasar internasional turut menjadi faktor utama dalam pertumbuhan tersebut.

Selain peningkatan laba, BYD juga mencatat lonjakan penjualan kendaraan listrik. Sepanjang 2024, BYD berhasil menjual lebih dari 3,02 juta unit kendaraan listrik dan hybrid, melampaui target perusahaan dan menempatkannya di puncak industri EV dunia. Ekspansi ke Eropa, Amerika Latin, dan Asia Tenggara berperan besar dalam peningkatan penjualan ini.

Keberhasilan BYD dalam mempertahankan pertumbuhan yang kuat juga didukung oleh efisiensi biaya produksi dan inovasi teknologi. Perusahaan terus mengembangkan baterai berkapasitas lebih besar dan lebih tahan lama, yang menjadi daya tarik utama bagi konsumen.

Analis industri memperkirakan tren positif ini akan terus berlanjut seiring dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik secara global. Kebijakan pemerintah di berbagai negara yang mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan juga menjadi katalis utama bagi pertumbuhan BYD dan industri EV secara keseluruhan.

Dengan capaian ini, BYD semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemimpin industri kendaraan listrik dunia dan memperkuat daya saingnya dalam menghadapi kompetitor global seperti Tesla dan produsen otomotif konvensional yang mulai beralih ke teknologi listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional