MADRID, 14 Oktober 2026 – Netflix resmi memperoleh hak siar eksklusif Piala Dunia 2030 di Spanyol. Kesepakatan tersebut resmi diumumkan pada Selasa (13/10). Melalui perjanjian ini, layanan streaming tersebut berhak menayangkan seluruh 104 pertandingan secara langsung. Meski demikian, sejumlah laga tetap dapat disaksikan secara gratis melalui stasiun televisi publik.
Netflix menyatakan seluruh pertandingan akan disiarkan secara langsung selama turnamen yang digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko. Tiga pertandingan pembuka akan berlangsung di Amerika Selatan sebelum kompetisi berlanjut ke Eropa selatan dan Afrika utara.
Nilai kesepakatan hak siar tersebut tidak diungkapkan kepada publik. Sebagai perbandingan, hak siar Piala Dunia 2026 di Spanyol dilaporkan diberikan kepada lembaga penyiaran publik RTVE dengan nilai sekitar 61,6 juta dollar AS setara dengan Rp1,104 triliun.
Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi peringatan 100 tahun turnamen tersebut. FIFA menandai momentum itu dengan menggelar tiga pertandingan di negara asal penyelenggaraan Piala Dunia pertama pada 1930, yakni Uruguay, serta Argentina dan Paraguay.
Setelah rangkaian pertandingan pembuka di Amerika Selatan, turnamen utama akan berlanjut di Spanyol, Portugal, dan Maroko.
Sejumlah Pertandingan Tetap Bisa Ditonton Gratis
Meski Netflix memegang hak siar eksklusif di Spanyol, kesepakatan tersebut tetap mencakup akses gratis untuk sebagian pertandingan melalui televisi terestrial. “Sebagai bagian dari kesepakatan ini, satu pertandingan pada setiap hari pertandingan akan tersedia secara gratis di Spanyol,” kata Netflix dalam pernyataannya.
Paket pertandingan yang disediakan untuk penyiar nasional gratis juga akan mencakup seluruh pertandingan timnas Spanyol, kedua semifinal, dan partai final.
Kebijakan ini menjadi bagian penting dari kesepakatan karena FIFA selama ini cenderung memilih penyiar publik untuk hak siar Piala Dunia demi menjangkau sebanyak mungkin penonton.
Kesepakatan tersebut juga menandai langkah besar Netflix dalam penyiaran Piala Dunia sepak bola. Sebelumnya, pada 2024, perusahaan itu telah mencapai kesepakatan dengan FIFA untuk hak siar Piala Dunia Wanita di Amerika Serikat pada edisi 2027 dan 2031.
Spanyol dan Maroko Bersaing Menjadi Tuan Rumah Final
Selain perebutan hak siar, penentuan lokasi pertandingan final Piala Dunia 2030 juga menjadi sorotan.
Spanyol dan Maroko sama-sama bersaing untuk menjadi tuan rumah partai puncak. Persaingan tersebut turut berkaitan dengan dinamika politik di tingkat pemerintahan nasional dan FIFA.
Presiden FIFA Gianni Infantino diketahui memiliki hubungan dekat dengan sepak bola Maroko.
Dua stadion yang menjadi kandidat utama adalah Santiago Bernabeu milik Real Madrid di Spanyol dan King Hassan II Stadium yang sedang dibangun di dekat Casablanca, Maroko.
Stadion King Hassan II dirancang memiliki kapasitas hingga 115.000 penonton. Jika dipilih, stadion tersebut berpotensi menjadi salah satu lokasi pertandingan terbesar dalam sejarah sepak bola internasional.
Hingga pengumuman hak siar Netflix, keputusan mengenai lokasi final belum ditetapkan.
















