NEW YORK, 11 September 2026 – Aryna Sabalenka tinggal selangkah lagi mencetak sejarah di US Open 2026. Petenis unggulan pertama itu mengalahkan Jessica Pegula dengan skor 7-5, 6-2 pada semifinal yang berlangsung Kamis malam waktu New York atau Jumat (11/9) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut mengantarkan Sabalenka ke final US Open untuk keempat kalinya secara beruntun.
Sabalenka kini hanya membutuhkan satu kemenangan untuk meraih gelar US Open ketiga berturut-turut. Jika berhasil, ia akan menjadi petenis pertama sejak Serena Williams pada 2012-2014 yang mampu menjuarai US Open tiga tahun beruntun.
“Semuanya lancar. Saya sangat senang bisa bermain seperti itu,” kata Sabalenka seusai pertandingan.
Pertandingan sempat berlangsung ketat pada set pertama. Namun, Sabalenka mampu meningkatkan agresivitasnya pada penghujung set dan kemudian tampil dominan pada set kedua.
Sabalenka mencatat 29 winner, jauh lebih banyak daripada Pegula yang menghasilkan 12 winner. Ia juga sangat efektif dalam menghadapi servis kedua lawannya dengan memenangkan 14 dari 19 poin.
Sabalenka Lepas dari Tekanan
Persaingan berlangsung ketat pada sebagian besar set pertama. Kedua pemain sama-sama mempertahankan servis hingga kedudukan 4-4. Sabalenka sempat tampak frustrasi karena kesulitan menghadapi servis Pegula. Namun, momentum berubah ketika Sabalenka memimpin 6-5.
Ia melepaskan backhand winner, kemudian Pegula melakukan kesalahan forehand. Satu winner berikutnya membuat Sabalenka mendapatkan set point sebelum akhirnya menutup set pertama 7-5.
Memasuki set kedua, Sabalenka semakin sulit dihentikan. Ia berhasil menekan servis Pegula dan merebut break untuk memimpin 3-1. Salah satu pukulan terbaiknya terjadi ketika Sabalenka menghukum servis kedua Pegula dengan pengembalian forehand keras yang tidak mampu dikejar lawannya.
Sabalenka terus mempertahankan tekanan hingga akhirnya menutup set kedua 6-2. “Saya sangat menginginkan kemenangan ini. Saya benar-benar menginginkannya,” ujar Sabalenka.
19 Kemenangan Beruntun di US Open
Kemenangan atas Pegula memperpanjang rekor Sabalenka menjadi 19 kemenangan beruntun di US Open. Sabalenka terakhir kali kalah di Flushing Meadows pada final 2023 ketika ditundukkan Coco Gauff.
Setelah itu, Sabalenka menjadi juara pada 2024 dan 2025. Kini, ia kembali mencapai partai puncak dan berpeluang mencatat sejarah baru.
Menariknya, empat unggulan teratas mencapai semifinal US Open 2026. Sabalenka berstatus unggulan pertama, Rybakina unggulan kedua, Pegula unggulan ketiga, dan Gauff unggulan keempat. Ini menjadi kali pertama sejak 1975 empat unggulan teratas menembus semifinal US Open.
Sabalenka selanjutnya akan menghadapi pemenang semifinal antara Elena Rybakina dan Coco Gauff.
Rybakina sendiri telah memastikan diri menjadi petenis nomor satu dunia berikutnya setelah mencapai semifinal. Dengan demikian, posisi nomor satu dunia Sabalenka akan berakhir setelah 99 pekan berturut-turut.
Bagi Sabalenka, kehilangan posisi teratas peringkat dunia bisa terbayar jika ia mampu kembali mengangkat trofi US Open. Jika berhasil mengalahkan lawannya di final, Sabalenka akan menjadi petenis pertama sejak Serena Williams yang mampu memenangi US Open tiga tahun berturut-turut.












1 Komentar