JAKARTA, 26 Agustus 2025 – Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (Pantura) dan Badan Industri Mineral. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran untuk mendukung operasional dua badan baru tersebut.
“Ya kalau badan baru terbentuk dipenuhi nanti (anggarannya),” ujar Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (25/8), dikutip dari Antara.
Menurut dia, setiap lembaga atau badan baru yang resmi terbentuk akan mendapat dukungan anggaran melalui mekanisme yang berlaku. “Ya kalau sudah dibentuk pasti nanti ada turunannya,” katanya.
Pelantikan Kepala Badan
Sebelumnya, Presiden Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk menempati posisi strategis di kedua badan tersebut.
Di Badan Industri Mineral, Prabowo menunjuk Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi, sebagai kepala. Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Senin pagi, sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 77P Tahun 2025.
Adapun di Badan Otorita Pengelola Pantura, Prabowo mengangkat Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf sebagai kepala, berdasarkan Keppres Nomor 76P Tahun 2025.
Selain Didit, Presiden juga melantik Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro sebagai wakil kepala.
Dukungan Fiskal
Sri Mulyani menegaskan, meski kedua badan tersebut masih dalam tahap awal, kementeriannya siap mengakomodasi kebutuhan anggaran. Lebih lanjut, pemerintah akan menyesuaikan alokasi sesuai program dan struktur organisasi yang ditetapkan.
Dengan terbentuknya badan otorita dan badan industri baru ini, diharapkan pengelolaan sumber daya alam serta pembangunan wilayah strategis seperti Pantai Utara Jawa dapat berjalan lebih terarah dan terkoordinasi.