Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Swedia, Norwegia, dan Denmark Kucurkan Rp8 Triliun untuk Danai Ukraina

badge-check


					Rudal Patriot milik AS. Perbesar

Rudal Patriot milik AS.

Stockholm – Swedia, Norwegia, dan Denmark akan kucurkan Rp8,2 triliun, untuk danai Ukraina dalam perang melawan Rusia. Tiga negara Nordik itu menyampaikannya pada Selasa (5/8/2025). Tindakan itu bertujuan untuk mendukung inisiatif NATO dalam penyediaan senjata Amerika Serikat untuk Ukraina, termasuk sistem pertahanan udara Patriot.

Presiden Donald Trump sebelumnya telah menyampaikan bahwa AS akan mengirimkan persenjataan ke Ukraina dengan biaya yang ditanggung oleh sekutu Eropa. Namun, hingga kini belum dijelaskan secara rinci skema pendanaannya.

“Kami ingin memastikan Ukraina segera menerima peralatan yang dibutuhkan, sekaligus memperkuat kerja sama NATO dalam pertahanan Ukraina dan menjamin perdamaian berdasarkan syarat Ukraina,” ujar Menteri Pertahanan Norwegia, Tore O. Sandvik, dalam pernyataannya.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, menyambut langkah ini dan menyebutnya sebagai fondasi baru bagi keamanan jangka panjang Eropa.

“Langkah ini akan terasa dampaknya. Ini menjadi contoh kuat bagi negara-negara NATO lainnya untuk memperkuat hubungan keamanan antara Amerika dan Eropa serta memastikan perlindungan dari serangan Rusia,” tulis Zelenskiy di platform X (dulu Twitter). Ia menambahkan, “Rusia tidak akan pernah berhasil menjadikan Eropa sebagai benua perang. Melalui upaya bersama inilah, kita memastikan perdamaian akan tetap tegak.”

Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, menegaskan bahwa dana bantuan dari negaranya akan tersedia secara langsung dan tidak menutup kemungkinan adanya tambahan pendanaan di masa mendatang.

“Kecepatan adalah hal yang sangat krusial,” katanya.

Rincian Dana Bantuan

Denmark berkontribusi sekitar $90 juta (Rp1,48 triliun), sedangkan Norwegia menyumbang 1,5 miliar krona Norwegia atau sekitar $146 juta (Rp2,4 triliun). Swedia menjadi penyumbang terbesar dengan $275 juta (Rp4,5 triliun), mencakup rudal Patriot, sistem pertahanan udara lainnya, dan amunisi anti-tank.

“Pasokan berkelanjutan terhadap peralatan pertahanan buatan AS yang tidak bisa dipenuhi oleh Eropa secara mandiri adalah kunci kemampuan pertahanan Ukraina,” ujar Wakil Perdana Menteri Swedia, Ebba Busch, kepada media.

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyampaikan apresiasi kepada ketiga negara atas langkah cepat dalam pendanaan ini. Bantuan tersebut merupakan bagian dari inisiatif NATO Prioritised Ukraine Requirements List (PURL), yang didanai oleh negara-negara anggota Eropa dan Kanada. Bantuan akan dibagi ke dalam paket senilai sekitar $500 juta.

Sebelumnya, Belanda telah menjadi negara pertama yang mengumumkan partisipasinya pada Senin lalu, dengan kontribusi sebesar 500 juta euro atau sekitar Rp8,8 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional