Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Dubes Pakistan Klaim Jalur Komunikasi dengan India Terbuka

badge-check


					Dubes Pakistan Klaim Jalur Komunikasi dengan India Terbuka Perbesar

Washington – Duta Besar Pakistan untuk Amerika Serikat, Rizwan Saeed Sheikh, mengungkapkan bahwa telah terjadi kontak antara Pakistan dan India di tingkat Dewan Keamanan Nasional (NSC) masing-masing negara, meski ketegangan terus meningkat menyusul bentrokan selama dua hari terakhir.

Pernyataan ini disampaikan Sheikh dalam wawancara dengan CNN, Jumat (9/5/2025) waktu Indonesia, di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional terhadap eskalasi konflik antara dua negara bersenjata nuklir di Asia Selatan tersebut.

“Tanggung Jawab Deeskalasi Ada di India”

Menurut Sheikh, meski telah ada komunikasi, eskalasi yang terjadi saat ini harus segera dihentikan. Ia juga menegaskan bahwa Pakistan tetap berhak merespons serangan jika situasi terus memburuk.

“Saya kira telah terjadi kontak di tingkat NSC, tetapi eskalasi, baik dalam bentuk tindakan maupun retorika, harus dihentikan,” kata Sheikh.
“Sekarang tanggung jawab untuk menurunkan ketegangan ada di India. Namun, kemampuan untuk menahan diri juga memiliki batas. Tekanan publik di dalam negeri cukup kuat agar pemerintah kami merespons,” lanjutnya.

Dunia Desak Dialog Langsung

Sejumlah kekuatan dunia, termasuk Amerika Serikat, telah mendesak kedua negara untuk menahan diri dan menjaga jalur komunikasi terbuka. Washington secara khusus menyerukan dialog langsung antara New Delhi dan Islamabad guna mencegah situasi semakin memburuk.

Pada Kamis kemarin, kedua negara kembali saling menuduh melakukan serangan drone lintas batas. Menteri Pertahanan Pakistan bahkan menyebut serangan balasan lebih lanjut “semakin pasti,” menunjukkan bahwa ketegangan masih jauh dari mereda.

Pertempuran yang terjadi sejak dua hari terakhir dilaporkan telah menewaskan hampir 50 orang, termasuk personel militer dan warga sipil dari kedua belah pihak.

Awal Mula Ketegangan

Konflik terbaru dipicu oleh serangan mematikan di wilayah Kashmir yang dikelola India pada 22 April lalu. Serangan tersebut menewaskan 26 orang dan diduga dilakukan oleh militan Islamis. India menuding Pakistan berada di balik serangan itu, tuduhan yang langsung dibantah oleh Islamabad.

Pakistan meminta penyelidikan netral terhadap insiden tersebut, namun sejak itu, aksi saling serang di wilayah perbatasan dan udara terus berlanjut.

India dan Pakistan telah berperang sebanyak tiga kali dan terlibat dalam berbagai konflik kecil sejak merdeka dari Inggris pada 1947. Dengan latar belakang sejarah dan kepemilikan senjata nuklir, setiap ketegangan antara keduanya menjadi perhatian utama dunia internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional