Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Dubes Pakistan Klaim Jalur Komunikasi dengan India Terbuka

badge-check


					Dubes Pakistan Klaim Jalur Komunikasi dengan India Terbuka Perbesar

Washington – Duta Besar Pakistan untuk Amerika Serikat, Rizwan Saeed Sheikh, mengungkapkan bahwa telah terjadi kontak antara Pakistan dan India di tingkat Dewan Keamanan Nasional (NSC) masing-masing negara, meski ketegangan terus meningkat menyusul bentrokan selama dua hari terakhir.

Pernyataan ini disampaikan Sheikh dalam wawancara dengan CNN, Jumat (9/5/2025) waktu Indonesia, di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional terhadap eskalasi konflik antara dua negara bersenjata nuklir di Asia Selatan tersebut.

“Tanggung Jawab Deeskalasi Ada di India”

Menurut Sheikh, meski telah ada komunikasi, eskalasi yang terjadi saat ini harus segera dihentikan. Ia juga menegaskan bahwa Pakistan tetap berhak merespons serangan jika situasi terus memburuk.

“Saya kira telah terjadi kontak di tingkat NSC, tetapi eskalasi, baik dalam bentuk tindakan maupun retorika, harus dihentikan,” kata Sheikh.
“Sekarang tanggung jawab untuk menurunkan ketegangan ada di India. Namun, kemampuan untuk menahan diri juga memiliki batas. Tekanan publik di dalam negeri cukup kuat agar pemerintah kami merespons,” lanjutnya.

Dunia Desak Dialog Langsung

Sejumlah kekuatan dunia, termasuk Amerika Serikat, telah mendesak kedua negara untuk menahan diri dan menjaga jalur komunikasi terbuka. Washington secara khusus menyerukan dialog langsung antara New Delhi dan Islamabad guna mencegah situasi semakin memburuk.

Pada Kamis kemarin, kedua negara kembali saling menuduh melakukan serangan drone lintas batas. Menteri Pertahanan Pakistan bahkan menyebut serangan balasan lebih lanjut “semakin pasti,” menunjukkan bahwa ketegangan masih jauh dari mereda.

Pertempuran yang terjadi sejak dua hari terakhir dilaporkan telah menewaskan hampir 50 orang, termasuk personel militer dan warga sipil dari kedua belah pihak.

Awal Mula Ketegangan

Konflik terbaru dipicu oleh serangan mematikan di wilayah Kashmir yang dikelola India pada 22 April lalu. Serangan tersebut menewaskan 26 orang dan diduga dilakukan oleh militan Islamis. India menuding Pakistan berada di balik serangan itu, tuduhan yang langsung dibantah oleh Islamabad.

Pakistan meminta penyelidikan netral terhadap insiden tersebut, namun sejak itu, aksi saling serang di wilayah perbatasan dan udara terus berlanjut.

India dan Pakistan telah berperang sebanyak tiga kali dan terlibat dalam berbagai konflik kecil sejak merdeka dari Inggris pada 1947. Dengan latar belakang sejarah dan kepemilikan senjata nuklir, setiap ketegangan antara keduanya menjadi perhatian utama dunia internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional