BANYUWANGI, 8 Oktober 2026 — Sebuah truk tabrak portal pembatas ketinggian di Desa Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur. Kejadian itu sebabkan portal setinggi 4 meter tersebut roboh, Rabu (7/10).
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar Kilometer 17+394 petak jalan Argopuro-Ketapang, Desa Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Akibat benturan, bagian kemudi truk bernomor polisi P 8850 UV itu mengalami kerusakan.
Pengemudi truk, Fandy Ahmad, bersama kernetnya, Husna Fitroh, mengalami luka ringan. Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan.
lebihi Batas Muatan
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, pihaknya menerima informasi mengenai kejadian tersebut dari masyarakat sekitar pukul 19.00 WIB.
Berdasarkan informasi awal di lokasi, truk di duga membawa muatan dengan ketinggian melebihi batas. Kendaraan tersebut tetap mencoba melintas melalui portal hingga akhirnya terjadi benturan.
Cahyo menjelaskan, portal pembatas ketinggian dipasang untuk melindungi jembatan kereta api dari kendaraan yang memiliki dimensi melebihi batas aman.
“Portal dimensi bukan penghalang yang dipasang tanpa alasan, portal tersebut merupakan bagian dari sistem perlindungan jembatan kereta api,” kata Cahyo.
Portal yang roboh memiliki tinggi 4 meter. Sementara itu, tinggi bebas minimum Viaduk BH 87A sekitar 4,05 meter.
Portal tersebut berada sekitar 12 meter dari as jembatan ke arah Argopuro dan sekitar 16 meter dari as jembatan ke arah Ketapang.
Perjalanan Kereta Api Tetap Aman
Menurut Cahyo, benturan kendaraan dengan struktur jembatan berpotensi menyebabkan kerusakan pada konstruksi dan meningkatkan risiko terhadap keselamatan perjalanan kereta api.
Meski portal roboh, perjalanan kereta api tetap berlangsung aman dan tidak terdampak akibat kejadian tersebut.
KAI Daop 9 Jember langsung melakukan pemantauan dan pemeriksaan untuk memastikan kondisi prasarana perkeretaapian tetap aman. KAI juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani portal yang roboh dan memastikan perlindungan terhadap Viaduk BH 87A kembali optimal.
Cahyo mengingatkan pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memastikan tinggi kendaraan beserta muatannya sebelum melintasi jalan di bawah atau mendekati jembatan kereta api.
“Jangan memaksakan kendaraan untuk melewati portal apabila dimensinya tidak memungkinkan. Lebih baik berhenti dan mencari alternatif daripada mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Cahyo.













