LAS VEGAS, 10 Oktober 2026 — Golden State Valkyries mencetak sejarah dengan melaju ke Final WNBA 2026 setelah mengalahkan juara bertahan Las Vegas Aces dengan skor 87-77 melalui babak overtime, Jumat malam waktu setempat atau Sabtu (10/10) pagi WIB.
Kayla Thornton menjadi pencetak angka terbanyak Valkyries dengan 18 poin. Gabby Williams turut menyumbang 16 poin, termasuk delapan poin pada babak tambahan waktu, dan membawa Golden State menyapu bersih tiga pertandingan semifinal melawan Aces.
Keberhasilan ini menjadikan Valkyries sebagai tim baru tercepat yang mencapai Final WNBA. Pada musim debutnya tahun lalu, Golden State juga mencatat sejarah sebagai tim baru pertama yang berhasil menembus babak playoff.
“Semuanya terasa istimewa karena kelompok ini memang istimewa,” kata Williams. Ia mengungkapkan bahwa banyak pihak sebelumnya tidak percaya kepada timnya, tetapi hal itu justru membuat para pemain semakin mengandalkan satu sama lain.
Valkyries yang menempati unggulan kedua akan mendapat keuntungan sebagai tuan rumah saat menghadapi Atlanta Dream, unggulan keempat, pada final WNBA 2026.
Atlanta lebih dahulu memastikan tempat di final setelah menyingkirkan New York Liberty. Dengan hasil tersebut, untuk pertama kalinya dalam sejarah playoff WNBA, tim yang unggul 2-0 dalam sebuah seri selalu berhasil melaju ke babak berikutnya. Rekor tersebut kini mencapai 22 kemenangan tanpa kekalahan.
Valkyries Hentikan Dominasi Aces
Keberhasilan Golden State melaju ke final menjadi pukulan telak atas dominasi Las Vegas Aces dalam beberapa musim terakhir. Aces sebelumnya memenangi tiga dari empat gelar WNBA terakhir.
Kekalahan ini juga menjadi kali pertama tim Aces yang dilatih Becky Hammon tersapu bersih dalam seri playoff. Terakhir kali Las Vegas mengalami hasil serupa terjadi pada Final WNBA 2020, ketika tim asuhan Bill Laimbeer kalah dalam tiga pertandingan melawan Seattle.
Bintang Aces, A’ja Wilson, mencetak 21 poin dan 10 rebound. Namun, ia hanya memasukkan enam dari 19 percobaan tembakan.
Sebelum pertandingan, Wilson menerima penghargaan atas keberhasilannya meraih gelar Most Valuable Player (MVP) kelima.
Wilson mengakui musim ini menjadi kegagalan bagi Aces dalam memenuhi target juara. Meski demikian, ia menegaskan akan terus berusaha mempertahankan standar tinggi yang telah dibangun timnya.
Jackie Young menambahkan 18 poin, sedangkan Chelsea Gray menyumbang 17 poin bagi Las Vegas.
Golden State Bangkit pada Akhir Laga
Valkyries sempat mengambil kendali pertandingan melalui rentetan 17 poin yang membawa mereka unggul 53-47. Aces kemudian memperkecil jarak hingga hanya terpaut satu poin pada akhir kuarter tersebut.
Aces sempat memimpin dengan selisih enam poin pada penghujung pertandingan. Namun, Valkyries bangkit setelah Gabby Williams merebut bola dari Wilson, lalu Thornton menuntaskan serangan cepat untuk menyamakan kedudukan menjadi 69-69 dengan sisa waktu 1 menit 50 detik.
Golden State kemudian berbalik unggul melalui tembakan floater Veronica Burton dari jarak sekitar 2,7 meter ketika waktu tersisa 1 menit 12 detik.
Las Vegas kembali menyamakan skor melalui kerja sama Gray dan Young dengan 27 detik tersisa, sehingga pertandingan harus berlanjut ke babak overtime.
Pada babak tambahan, Valkyries tampil dominan dengan mencetak 16 poin, sementara Aces hanya mampu menambah enam poin.
Mantan Staf Aces Berperan dalam Kesuksesan Valkyries
Keberhasilan Golden State juga melibatkan sejumlah sosok yang sebelumnya memiliki hubungan dengan Las Vegas Aces.
Pelatih Valkyries, Natalie Nakase, pernah menjadi asisten pelatih Aces di bawah Becky Hammon. Selain itu, pemain Kiah Stokes dan Tiffany Hayes juga pernah membela Las Vegas.
Stokes dan Hayes masing-masing mencetak 11 poin untuk Golden State. Stokes turut menyumbang 10 rebound.
Nakase mengakui pertandingan tersebut terasa emosional karena banyak orang di kubu lawan yang dianggapnya sebagai keluarga.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Hammon yang memberinya kesempatan berkarier di WNBA dan menjadi sosok yang banyak mengajarinya selama bekerja bersama.
Di sisi lain, Golden State kini berpeluang melanjutkan perjalanan bersejarahnya dengan merebut gelar juara WNBA pertama dalam sejarah waralaba tersebut. Namun, mereka harus lebih dahulu melewati Atlanta Dream yang juga sedang mengejar gelar perdana.












