NEW YORK, 10 Oktober 2026 — Atlanta Dream memastikan tiket ke Final WNBA 2026 setelah mengalahkan New York Liberty dengan skor tipis 85-83 pada Jumat malam waktu setempat atau Sabtu (10/10) pagi WIB.
Angel Reese menjadi salah satu pemain kunci Atlanta dengan torehan 22 poin, sementara Rhyne Howard menyumbang 21 poin. Kemenangan ini mengantarkan Dream ke final untuk pertama kalinya sejak 2013.
Dream yang berstatus unggulan keempat juga menyelesaikan semifinal dengan menyapu bersih tiga pertandingan melawan Liberty. Mereka belum pernah kalah sepanjang babak playoff musim ini.
Pada final, Atlanta akan menghadapi pemenang seri antara Las Vegas dan Golden State.
DeWanna Bonner Pastikan Kemenangan Atlanta
Pertandingan berlangsung ketat hingga detik-detik terakhir. Atlanta sempat unggul 83-81 setelah melakukan turnover dengan 17,7 detik tersisa, sehingga New York memperoleh kesempatan untuk menyamakan kedudukan atau berbalik unggul.
Namun, upaya layup Breanna Stewart yang mendapat penjagaan ketat gagal masuk saat pertandingan menyisakan sembilan detik.
DeWanna Bonner kemudian mencetak dua lemparan bebas ketika waktu tersisa 6,2 detik. Tambahan poin tersebut memastikan kemenangan Atlanta dengan skor 85-83.
Di kubu New York, Jonquel Jones dan Stewart masing-masing mencetak 26 poin. Meski demikian, kontribusi keduanya belum cukup untuk menghentikan langkah Dream menuju final.
Angel Reese Jadi Kunci di Tengah Absennya Allisha Gray
Reese, yang dinobatkan sebagai Pemain Bertahan Terbaik WNBA musim ini, bergabung dengan Atlanta melalui pertukaran pemain pada awal musim. Kehadirannya terbukti menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Dream melaju ke partai puncak.
Ia juga membantu mengisi kekosongan poin akibat absennya pencetak angka terbanyak Atlanta, Allisha Gray, yang mengalami cedera jari pada Gim 1.
Gray kembali absen pada Gim 2. Ia sempat melakukan pemanasan menjelang pertandingan Jumat, tetapi dinyatakan tidak bisa bermain sekitar satu jam sebelum laga dimulai. Gray tetap mendukung rekan-rekannya dari bangku cadangan dengan mengenakan jersey Howard.
Howard langsung membawa Atlanta tampil agresif pada kuarter pertama dengan mencetak 11 poin. Reese menambahkan 10 poin pada periode yang sama, termasuk dua tembakan tiga angka.
Liberty Sempat Berbalik Unggul
Pertandingan juga diwarnai sejumlah insiden antara pemain kedua tim. Pada kuarter kedua, Sabrina Ionescu terlibat adu mulut dengan Reese setelah dinyatakan melakukan pelanggaran ofensif ketika mencoba memasang screen.
Ketegangan kembali terjadi beberapa menit kemudian setelah Jones memblok tembakan Reese. Keduanya sempat bersenggolan dada sambil saling melontarkan kata-kata sebelum wasit turun tangan dan memberikan technical foul kepada masing-masing pemain.
Atlanta menutup paruh pertama dengan keunggulan 44-39 setelah Reese mencetak empat poin terakhir timnya pada kuarter kedua.
Dream kemudian membuka kuarter ketiga dengan tujuh poin beruntun untuk memperlebar jarak menjadi 51-39. Namun, Liberty membalas lewat laju 16-4 dan berhasil merebut keunggulan pertama mereka sejak skor 2-0.
New York menutup kuarter ketiga dengan memimpin 68-66.
Pada kuarter keempat, Atlanta sempat tertinggal empat poin sebelum mencetak delapan poin berturut-turut untuk berbalik unggul 75-71 dengan sisa waktu 4 menit 55 detik. Dalam periode tersebut, Dream mampu menahan Liberty tanpa mencetak angka selama lebih dari enam menit.
Kedua tim kemudian saling berbalas poin hingga Atlanta unggul 83-79 ketika pertandingan menyisakan satu menit. Liberty sempat memperkecil selisih menjadi dua poin melalui layup Jones, tetapi dua lemparan bebas Bonner akhirnya memastikan kemenangan Dream.
Dream Bidik Gelar Pertama
Keberhasilan melaju ke final menjadi pencapaian penting bagi Atlanta. Sebelum musim ini, Dream terakhir kali mencapai semifinal pada 2018.
Kini, mereka berpeluang merebut gelar juara WNBA pertama dalam sejarah waralaba tersebut. Atlanta membutuhkan empat kemenangan lagi untuk mewujudkan target itu.
Sebaliknya, kekalahan tersebut mengakhiri musim yang mengecewakan bagi Liberty. Tim yang masih mengandalkan sebagian besar pemain inti dari skuad juara dua tahun lalu itu kesulitan menjaga konsistensi sepanjang musim reguler dan hanya menempati unggulan kedelapan di playoff.
Liberty sempat membuat kejutan dengan menyingkirkan Minnesota yang merupakan unggulan pertama pada putaran pertama. Namun, mereka tidak mampu mengatasi Atlanta dalam seri semifinal.












