Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Internasional

Polisi Jerman Tangkap Robot yang Diduga Cabuli Gadis 16 Tahun

badge-check

Robot yang disita oleh pihak Kepolisian Jerman. Perbesar

Robot yang disita oleh pihak Kepolisian Jerman.

JERMAN, 15 Oktober 2026 – Polisi Jerman menyelidiki dua orang berusia 16 dan 19 tahun setelah sebuah robot diduga cabuli seorang gadis berusia 16 tahun di Kota Cologne.

Polisi menyita robot berwarna merah dan emas yang diduga digunakan untuk meraba-raba gadis tersebut. Menurut keterangan kepolisian North Rhine-Westphalia, robot itu juga diduga melakukan gerakan menyodokkan tubuh ke arah korban sebelum gadis tersebut berteriak dan menjauh.

Kepolisian menduga pemilik robot yang berusia 16 tahun dan rekannya yang berumur 19 tahun menyiarkan kejadian tersebut secara langsung melalui media sosial. Keduanya juga diduga memberikan berbagai komentar saat insiden itu tengah berlangsung.

Melalui pernyataan yang diunggah di Facebook, polisi menjelaskan rincian insiden tersebut. Robot setinggi 120 sentimeter itu mendekati korban dari arah belakang ketika korban sedang berkumpul bersama teman-temannya. Peristiwa ini terjadi menjelang tengah malam waktu setempat pada hari Sabtu.

Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah gerai makanan cepat saji dekat pusat Kota Cologne.

Polisi Sita Robot dan Dua Ponsel

Petugas layanan darurat menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Tak lama kemudian, polisi menemukan kedua orang yang kini diselidiki itu sekitar satu blok dari lokasi kejadian.

Robot tersebut ditemukan di bagian belakang sebuah mobil. Menurut polisi, pemiliknya telah memasukkan robot itu ke dalam kendaraan.

Foto yang dirilis kepolisian memperlihatkan robot tersebut mengenakan rompi putih, kalung berwarna emas, dan kumis hitam.

Selain menyita robot, polisi juga mengamankan dua telepon seluler milik kedua orang yang diperiksa. Penyidik kini berusaha memastikan apakah ada pihak yang sengaja mengendalikan gerakan robot saat insiden terjadi.

Polisi Peringatkan Pengguna Media Sosial

Dalam unggahan lanjutan di Facebook, kepolisian turut memperingatkan pengguna media sosial agar berhati-hati dalam memberikan komentar terkait kasus tersebut.

Polisi menyebut sejumlah komentar yang muncul di media sosial berpotensi melampaui batas dan, dalam kasus terburuk, dapat dikategorikan sebagai tindak pidana.

Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap bagaimana robot tersebut dioperasikan dan menentukan peran kedua orang yang diduga terlibat dalam insiden itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Elon Musk: Pembatasan Kecepatan Drone Ukraina Ditentukan AS

15 Okt 2026 - 11:16 WIB

Elon Musk: Pembatasan Kecepatan Drone Ukraina Ditentukan AS

Drone Ukraina Melambat Akibat Pembatasan Starlink, Rusia Gempur Kyiv

15 Okt 2026 - 09:08 WIB

Drone Ukraina Melambat Akibat Pembatasan Starlink, Rusia Gempur Kyiv

Houthi Serang Kantor Aramco, Arab Saudi Kian Tertekan

15 Okt 2026 - 06:44 WIB

Houthi Serang Kantor Aramco, Arab Saudi Kian Tertekan

AS Kirim 22 Migran ke Jamaika, Kesepakatan Picu Kontroversi

14 Okt 2026 - 11:39 WIB

AS Kirim 22 Migran ke Jamaika, Kesepakatan Picu Kontroversi

Labu Raksasa 1,4 Ton dari Rhode Island Klaim Pecahkan Rekor Dunia

14 Okt 2026 - 10:20 WIB

Labu Raksasa 1,4 Ton dari Rhode Island Klaim Pecahkan Rekor Dunia
Trending di Internasional