Menu

Otomatis
Breaking News

Internasional

Julio César Chávez Bela Sang Putra yang Ditangkap: “Dia Bukan Penjahat!”

badge-check

Legenda tinju Meksiko Julio César Chávez. (foto: marca.com) Perbesar

Legenda tinju Meksiko Julio César Chávez. (foto: marca.com)

Mexico City – Legenda tinju Meksiko Julio César Chávez menyatakan siap “bertarung di luar ring” demi membela putranya yang ditangkap di Amerika Serikat. Petugas Imigrasi AS baru-baru ini menangkap Julio César Chávez Jr., karena pelanggaran visa dan dugaan pemalsuan dokumen kartu hijau.

Chávez Jr., 39 tahun, tengah menghadapi tuduhan serius bukan hanya di AS, tetapi juga di Meksiko. Ia memiliki surat penangkapan aktif di negaranya terkait dugaan keterlibatan dalam perdagangan senjata dan narkoba. Selain itu, Ia juga terhubung dengan Kartel Sinaloa—salah satu jaringan kriminal terbesar di dunia.

“Banyak yang membicarakan ini, memang rumit,” kata Chávez Sr. kepada El Heraldo. “Tapi kami tetap tenang karena tahu anak saya tidak bersalah. Anak saya mungkin punya banyak kekurangan, tapi dia bukan kriminal, apalagi seperti yang dituduhkan.”

Tuduhan Berat dan Jejak Kartel

Jaksa Agung Meksiko, Alejandro Gertz Manero, mengungkap bahwa investigasi terhadap Chávez Jr. bermula pada 2019 setelah AS mengajukan keluhan resmi terkait kegiatan kriminal Kartel Sinaloa. Tuduhan itu mencakup perdagangan manusia, senjata, dan narkoba.

Namun, sang ayah menilai tuduhan itu berlebihan. “Kami tinggal di Culiacán. Tidak mungkin tidak kenal orang-orang itu. Tapi kenal bukan berarti ikut serta. Dulu saya juga kenal semua orang, tapi saya tidak ditangkap,” ujarnya.

Chávez Sr. sendiri di masa jayanya memang dekat dengan figur-figur dunia malam dan bahkan pernah mengaku berteman dengan Amado Carrillo Fuentes, bos narkoba ternama dari Kartel Juárez.

Upaya Hukum Gagal di Meksiko

Menurut Gertz Manero, tim kuasa hukum Chávez Jr. telah mengajukan sedikitnya lima permohonan perlindungan hukum di Meksiko. Namun, otoritas Meksiko menolak seluruh permohonan itu lantaran sang petinju masih berada di Amerika Serikat.

Sementara itu, sang ayah menegaskan bahwa tim hukum di kedua negara telah bersiap. “Pengacara di AS sedang berjuang agar dia tetap di sana. Tapi kalau dia harus kembali ke Meksiko, kami siap bertarung di bawah hukum negara kami,” tegasnya.

Penangkapan Usai Kalah dari Jake Paul

Penangkapan Chávez Jr. menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, pihak imigrasi AS melakukan penahanan hanya beberapa hari setelah kalah dari youtuber yang beralih menjadi petinju, Jake Paul, dalam laga di California.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengaku telah menetapkan keputusan penangkapan pada 27 Juni, sehari sebelum pertarungan. Namun, tidak jelas mengapa baru melakukan eksekusi setelah pertandingan, beberapa hari kemudian.

“Kenapa dibiarkan bertarung dulu?” tanya Chávez Sr. “Anak saya sudah tiga tahun membayar pajak di AS, sekarang tiba-tiba dituduh cuci uang di Meksiko? Ya, dia memang kenal orang-orang itu, tapi itu bukan bukti bahwa dia pengedar narkoba. Mari kita percaya pada hukum.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Australia Perketat Visa Pelajar Asing, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Bawa Keluarga

17 Sep 2026 - 09:56 WIB

Australia Perketat Visa Pelajar Asing, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Bawa Keluarga

Mahkamah Agung AS Pertahankan Pemungutan Suara Lewat Pos

15 Sep 2026 - 09:29 WIB

Mahkamah Agung AS Pertahankan Pemungutan Suara Lewat Pos

Trump Desak Zelenskyy Hentikan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

14 Sep 2026 - 09:54 WIB

Trump Desak Zelenskyy Hentikan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Gelombang Panas Membuat Anggur Perancis Lebih Memabukkan

12 Sep 2026 - 21:19 WIB

Gelombang Panas Membuat Anggur Perancis Lebih Memabukkan

Arab Saudi Tutup Jalur Pipa Minyak Utama Usai Diserang Drone

12 Sep 2026 - 20:39 WIB

Arab Saudi Tutup Jalur Pipa Minyak Utama Usai Diserang Drone
Trending di Internasional