Menu

Otomatis
Breaking News

Internasional

Kerusuhan Anti-Migran di Torre Pacheco, Spanyol: Satu Orang Ditangkap

badge-check

(foto: Europa Press/Martín C.) Perbesar

(foto: Europa Press/Martín C.)

Madrid – Keadaan kota Torre Pacheco di Spanyol semakin mencekam menyusul serangan terhadap seorang lansia memicu kerusuhan anti-migran selama dua hari berturut-turut. Otoritas setempat menyatakan telah menangkap satu orang, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat bentrokan yang berlangsung di jalanan.

Media lokal La Opinión de Murcia, melaporkan keadaan kota berpenduduk sekitar 36.000 jiwa tersebut sangat mencekam. Meski aparat kepolisian telah dikerahkan dalam jumlah besar, sejumlah kelompok warga tetap terlihat berkeliaran sambil membawa tongkat dan mengejar orang-orang yang diduga berasal dari luar negeri.

Penyebab Kerusuhan

Kerusuhan bermula setelah seorang pria berusia 68 tahun mengaku dipukuli oleh tiga pemuda yang disebutnya berasal dari Afrika Utara. Insiden pemukulan yang terjadi pada Rabu (16/7/2025) malam itu terekam video dan menjadi viral di media sosial, memicu kemarahan warga.

Pemerintah kota sempat mengadakan aksi damai pada Jumat (11/7/2025) lalu. Namun suasana berubah panas ketika sejumlah kelompok sayap kanan menyusup dan meneriakkan slogan-slogan anti-imigran. Kelompok radikal yang menamakan diri Deport Them Now bahkan memprovokasi kekerasan dengan menyerukan serangan terhadap warga keturunan Afrika Utara melalui media sosial.

Pemerintah Minta Warga Menjaga Ketertiban

Pemerintah wilayah Murcia mengeluarkan seruan agar masyarakat tetap tenang. “Torre Pacheco harus kembali ke keadaan normal. Saya memahami rasa frustrasi yang ada, tetapi tidak ada yang membenarkan kekerasan,” tulis Gubernur Wilayah Murcia, Fernando López Miras, dari Partai Konservatif, dalam pernyataan di platform X.

Wali Kota Torre Pacheco, Pedro Ángel Roca Ternel, juga meminta warganya untuk menjaga ketenangan. “Saya menyerukan kepada semua warga untuk tetap tenang dan menjaga ketenteraman,” ujarnya kepada stasiun televisi nasional RTVE.

Sementara itu, Menteri Pemuda Spanyol, Sira Rego, mengecam kekerasan tersebut dan menyalahkan kelompok ultra-kanan atas pecahnya kerusuhan.

Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki insiden pemukulan terhadap pria lansia tersebut. Mereka juga tengah mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan di jalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Australia Perketat Visa Pelajar Asing, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Bawa Keluarga

17 Sep 2026 - 09:56 WIB

Australia Perketat Visa Pelajar Asing, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Bawa Keluarga

Mahkamah Agung AS Pertahankan Pemungutan Suara Lewat Pos

15 Sep 2026 - 09:29 WIB

Mahkamah Agung AS Pertahankan Pemungutan Suara Lewat Pos

Trump Desak Zelenskyy Hentikan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

14 Sep 2026 - 09:54 WIB

Trump Desak Zelenskyy Hentikan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Gelombang Panas Membuat Anggur Perancis Lebih Memabukkan

12 Sep 2026 - 21:19 WIB

Gelombang Panas Membuat Anggur Perancis Lebih Memabukkan

Arab Saudi Tutup Jalur Pipa Minyak Utama Usai Diserang Drone

12 Sep 2026 - 20:39 WIB

Arab Saudi Tutup Jalur Pipa Minyak Utama Usai Diserang Drone
Trending di Internasional