BANYUWANGI – Pemerintah Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, terus mendorong peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Salah satunya melalui pelatihan digital marketing yang dilaksanakan mulai Senin (6/4/2026).
Kegiatan pelatihan tersebut diikuti oleh 16 peserta dan berlangsung selama delapan hari. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha.
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Gladag, perwakilan Dinas Koperasi, serta BPVP Banyuwangi. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan dalam meningkatkan kompetensi masyarakat.
Dalam pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pemasaran di era digital. Digital marketing dinilai penting karena perkembangan media sosial dan berbagai platform digital telah membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperkenalkan produk maupun jasa kepada calon konsumen.
Selama delapan hari, peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan secara teori, tetapi juga diarahkan untuk memahami penerapan strategi pemasaran digital secara praktis. Peserta diharapkan mampu memanfaatkan media digital secara lebih efektif, kreatif, dan tepat sasaran.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi masyarakat Desa Gladag untuk meningkatkan kemampuan dalam mengikuti perubahan pola pemasaran. Jika sebelumnya pemasaran banyak dilakukan secara konvensional, kini pelaku usaha dapat memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Kepala Desa Gladag, Chaidir A. Sidqi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan keterampilan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi desa.
“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta. Dengan memiliki kemampuan digital marketing, masyarakat dapat lebih mudah mempromosikan produk dan mengembangkan usahanya sehingga mampu meningkatkan perekonomian keluarga maupun desa,” ujarnya.
Sementara itu, keterlibatan Dinas Koperasi dan BPVP Banyuwangi diharapkan semakin memperkuat kualitas pelatihan. Peserta memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan teknologi saat ini.
Dengan adanya pelatihan selama delapan hari tersebut, Pemerintah Desa Gladag berharap 16 peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan usaha maupun aktivitas produktif lainnya.
Program tersebut sekaligus menjadi langkah Desa Gladag dalam membangun masyarakat yang semakin terampil, mandiri, adaptif terhadap teknologi, dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi di era digital.












