BANYUWANGI – Suasana kebersamaan dan kekhidmatan terasa Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, pada Jumat (27/3/2026). Warga setempat menggelar tradisi 7 Hari Syawal atau selametan bersih kampung sebagai bagian dari upaya melestarikan tradisi dan budaya masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kegiatan selametan tersebut berpusat di Masjid Baiturrohim, Dusun Krajan, Desa Gladag. Sejumlah tokoh masyarakat dan warga berkumpul untuk mengikuti rangkaian doa dan tahlil yang menjadi bagian utama dalam tradisi tersebut.
Tahlil dalam kegiatan ini dipimpin oleh Ustaz Syaikhul Huda. Dengan penuh kekhusyukan, para jamaah bersama-sama memanjatkan doa dan membaca tahlil sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memohon keberkahan, keselamatan, kesehatan, serta ketenteraman bagi masyarakat Dusun Krajan dan Desa Gladag.
Menariknya, semangat mengikuti selametan tidak hanya terlihat dari warga yang berkumpul di Masjid Baiturrohim. Warga Dusun Krajan turut mengikuti kegiatan dari depan rumah masing-masing maupun di pinggir-pinggir jalan yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat.
Tradisi tersebut berlangsung dalam suasana guyub. Warga membawa berbagai hidangan dan makanan untuk dinikmati bersama setelah rangkaian doa selesai. Kebersamaan dalam menikmati hidangan menjadi salah satu bentuk sederhana dari semangat gotong royong dan mempererat hubungan sosial antarwarga.
Bagi masyarakat setempat, tradisi 7 Hari Syawal bukan sekadar kegiatan selametan. Momentum tersebut menjadi ruang untuk kembali memperkuat silaturahmi setelah Hari Raya Idulfitri, sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama.
Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan bersih desa juga menjadi bentuk penghormatan masyarakat terhadap tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, kepedulian, dan doa bersama menjadi bagian penting yang terus dipertahankan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, warga berharap Dusun Krajan dan Desa Gladag senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, kesehatan, keberkahan serta dijauhkan dari berbagai marabahaya. Tradisi selametan juga diharapkan tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang mampu mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan warga.
Kegiatan 7 Hari Syawal di Dusun Krajan pun menjadi gambaran nyata kuatnya budaya kebersamaan masyarakat Desa Gladag. Di tengah perkembangan zaman, tradisi lokal tetap dijaga sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat desa.












