Menu

Otomatis
Breaking News

Sports

WNBA Tingkatkan Sanksi Marina Mabrey Usai Insiden Dorong Caitlin Clark

badge-check

Guard Indiana Fever, Sophie Cunningham saat melakukan pelanggaran berat kepada Jacy Sheldon (4). Selasa, 17 juni 2025. (foto: AP/Michael Conroy) Perbesar

Guard Indiana Fever, Sophie Cunningham saat melakukan pelanggaran berat kepada Jacy Sheldon (4). Selasa, 17 juni 2025. (foto: AP/Michael Conroy)

Indianapolis – Liga Basket Putri Amerika Serikat (WNBA) menaikkan klasifikasi pelanggaran terhadap pemain Connecticut Sun, Marina Mabrey, menjadi Flagrant Foul 2 usai insiden mendorong Caitlin Clark dalam pertandingan panas melawan Indiana Fever, Selasa (17/6/2025) malam waktu setempat.

Keputusan itu disampaikan oleh seorang narasumber yang mengetahui situasi tersebut pada Kamis (19/6), meskipun belum ada pengumuman resmi dari pihak liga. Dengan perubahan klasifikasi ini, Mabrey akan dikenai denda otomatis, sesuai ketentuan liga terkait pelanggaran keras.

Tak hanya Mabrey, pemain Fever Sophie Cunningham juga dikenai denda karena keterlibatannya dalam keributan yang terjadi di akhir pertandingan, tepatnya 46 detik sebelum laga usai, saat ia melakukan pelanggaran keras terhadap Jacy Sheldon. Cunningham sudah lebih dulu mendapatkan Flagrant Foul 2 saat pertandingan berlangsung.

Meski insiden memanas, pihak WNBA menyatakan tidak akan ada sanksi tambahan kepada pemain lain yang terlibat dalam kericuhan tersebut. Seperti biasa, WNBA tidak mengungkap jumlah denda yang dikenakan kepada pemain.

Kronologi Marina Mabrey Dorong Caitlin Clark

Pertandingan antara Indiana Fever dan Connecticut Sun memang berlangsung keras sejak awal. Ketegangan mulai terlihat di kuarter ketiga saat Jacy Sheldon secara tidak sengaja menyentuh mata Caitlin Clark saat bertahan. Caitlin Clark merespons dengan mendorong Sheldon, namun kemudian Marina Mabrey datang dan menabrak Clark hingga terjatuh ke lantai.

Wasit saat itu memberikan pelanggaran teknis kepada Clark dan Tina Charles, serta Mabrey. Namun, dalam laporan wasit seusai laga, ofisial Ashley Gloss menyatakan bahwa tindakan Mabrey “tidak memenuhi kriteria pelanggaran berat” untuk pengusiran langsung atau Flagrant Foul 2.

Namun setelah evaluasi lanjutan, WNBA menaikkan status pelanggaran Mabrey. Keputusan ini memicu perbincangan luas di kalangan penggemar dan analis liga.

Protes Pelatih Fever: “Ofisial Harus Lebih Baik”

Pelatih Indiana Fever, Stephanie White, secara terbuka mengkritik kualitas kepemimpinan wasit dalam laga ini. Menurutnya, kekacauan di penghujung pertandingan adalah buah dari buruknya pengelolaan pertandingan sejak awal.

“Saya sudah berbicara dengan ofisial sejak kuarter pertama,” kata White. “Kami tahu ini akan terjadi. Sudah terlihat tanda-tandanya. Mereka (wasit) harus bisa mengendalikan situasi. Mereka harus tampil lebih baik.”

White menambahkan bahwa wasit menjadi satu-satunya elemen yang tidak mengalami kemajuan di liga. “Semua pihak di WNBA berkembang, kecuali ofisial,” ujarnya.

Insiden ini menambah catatan panas dalam musim WNBA 2025 yang terus menarik sorotan, terutama karena meningkatnya popularitas pemain muda seperti Caitlin Clark. Liga kini berada di bawah tekanan untuk menjaga kualitas dan konsistensi wasit agar pertandingan berjalan dengan adil dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Tumbangkan Perancis 97-79, Juara Dunia Lima Kali Beruntun

14 Sep 2026 - 08:58 WIB

AS Tumbangkan Perancis 97-79, Juara Dunia Lima Kali Beruntun

Juara MotoGP San Marino, Marc Marquez Kembali ke Puncak

13 Sep 2026 - 22:24 WIB

Juara MotoGP San Marino, Marc Marquez Kembali ke Puncak

Piala Dunia Basket Putri 2026: AS Kalahkan Spanyol di Semifinal

13 Sep 2026 - 12:37 WIB

Piala Dunia Basket Putri 2026: AS Kalahkan Spanyol di Semifinal

Juara US Open 2026, Elena Rybakina Tumbangkan Aryna Sabalenka

13 Sep 2026 - 11:26 WIB

Juara US Open 2026, Elena Rybakina Tumbangkan Aryna Sabalenka

Rybakina Tekuk Gauff, Tantang Sabalenka di Final US Open 2026

11 Sep 2026 - 10:52 WIB

Rybakina Tekuk Gauff, Tantang Sabalenka di Final US Open 2026
Trending di Sports