SAN MARINO, 13 September 2026 – Marc Marquez kembali menjadi pemimpin klasemen MotoGP setelah memenangi Grand Prix San Marino dan Riviera Rimini di Sirkuit Misano. Kemenangan tersebut terasa semakin penting karena tujuh seri sebelumnya, Marquez masih tertinggal 102 poin dari posisi teratas.
Kini, pembalap Ducati Lenovo Team itu kembali berada di puncak persaingan gelar juara dunia.
Marquez memanfaatkan kesalahan Marco Bezzecchi yang mengalami kecelakaan pada lap pertama. Setelah melewati berbagai tekanan sepanjang balapan, pembalap bernomor 93 tersebut akhirnya mengamankan kemenangan ke-78 dalam kariernya di kelas MotoGP.
Hasil itu sekaligus membuat Marquez kembali ke posisi teratas klasemen untuk pertama kalinya musim ini.
Alex Marquez, adik Marc, finis di posisi kedua setelah memulai balapan dari urutan kesembilan. Sementara itu, pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, melengkapi podium di posisi ketiga.
Jorge Martin, yang sebelum balapan memimpin klasemen, hanya mampu finis kelima. Hasil tersebut membuat Martin kini memiliki jumlah poin yang sama dengan Marc Marquez.
Bezzecchi Terjatuh pada Lap Pertama
Drama langsung terjadi sejak lap pertama.
Bezzecchi sebenarnya mampu mempertahankan posisi terdepan setelah start. Berbeda dengan balapan Sprint sehari sebelumnya, pembalap Aprilia Racing tersebut berhasil menahan tekanan Marc Marquez menuju Tikungan 1.
Marquez berada di posisi kedua dan belum mendapatkan kesempatan untuk melakukan serangan berarti.
Namun, situasi berubah drastis di Tikungan 13.
Bezzecchi kehilangan kendali dan terjatuh ketika baru menyelesaikan lap pertama. Kecelakaan tersebut mengakhiri peluangnya meraih 25 poin sekaligus menjadi pukulan besar terhadap perjuangannya dalam perebutan gelar juara dunia.
Bezzecchi dilaporkan dalam kondisi baik setelah insiden tersebut.
Kecelakaan itu juga menjadi keuntungan besar bagi Marquez. Pembalap Ducati tersebut langsung mengambil alih posisi terdepan, sementara Martin naik ke posisi kedua.
Martin Sempat Merebut Posisi Terdepan
Persaingan di barisan depan kemudian berlangsung ketat.
Pada lap kelima, jarak antara Marquez dan Martin hanya sekitar 0,4 detik. Di belakang mereka, Pedro Acosta dan Alex Marquez juga terlibat persaingan sebelum Alex akhirnya berhasil melewati pembalap KTM tersebut.
Martin kemudian melakukan serangan pada lap ketujuh.
Memanfaatkan kesempatan di Tikungan 4, Martin menyelip ke sisi dalam Marquez dan berhasil mengambil alih posisi pertama.
Marquez tidak langsung memberikan respons agresif. Pada saat yang sama, Alex Marquez mulai memberikan tekanan dari belakang.
Situasi tersebut sempat menimbulkan pertanyaan apakah Marquez mengalami masalah dengan motornya atau sengaja menjaga ritme untuk menunggu kesempatan yang tepat.
Jawabannya terlihat beberapa lap kemudian.
Marc Marquez Kembali Memimpin
Marquez mulai meningkatkan kecepatannya dengan mencatat sejumlah lap terbaik.
Pada lap ke-12, pembalap Ducati tersebut kembali menyerang Martin di Tikungan 6. Manuver itu berhasil dan Marquez kembali memimpin balapan.
Keunggulan Marquez kemudian terus bertambah hingga sekitar 0,7 detik.
Tekanan terhadap Martin semakin besar setelah Alex Marquez melakukan manuver di Tikungan 6 pada lap ke-14. Alex berhasil mengambil posisi kedua dan membuat Martin turun ke urutan ketiga.
Belum selesai sampai di sana, Pedro Acosta ikut masuk dalam persaingan podium.
Pada lap ke-16, Acosta melakukan serangan di Tikungan 8 dan berhasil melewati Martin. Pembalap KTM itu naik ke posisi ketiga, sedangkan Martin kembali turun satu posisi.
Di depan, keuntungan Marquez semakin besar setelah Alex Marquez sempat melebar ketika keluar dari Tikungan 6.
Posisi Martin bahkan kembali mendapat tekanan dari pembalap Gresini Racing lainnya, Fermin Aldeguer.
Aldeguer akhirnya berhasil melewati Martin. Dengan demikian, Marquez dan Martin kini memiliki jumlah poin yang sama di puncak klasemen sementara MotoGP.
Marquez Bertahan hingga Garis Finis
Meski memimpin, Marquez belum sepenuhnya aman.
Memasuki lima lap terakhir, Alex Marquez mulai memangkas jarak. Selisih keduanya tinggal sekitar 0,5 detik.
Acosta juga masih berada dalam jarak yang memungkinkan untuk memberikan tekanan. Pembalap KTM tersebut hanya terpaut sekitar 1,1 detik dari Alex dan menjadi salah satu pembalap tercepat di bagian akhir balapan.
Namun, Alex tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan serangan serius.
Marquez mampu mempertahankan ketenangannya hingga bendera finis dikibarkan.
Kemenangan di Misano menjadi kemenangan ke-78 Marquez di kelas MotoGP sekaligus mengantarkannya kembali ke puncak klasemen dunia.
Kebangkitan tersebut terasa luar biasa mengingat posisi Marquez sempat terlihat sangat sulit setelah kecelakaan di Le Mans dan hasil buruk pada Grand Prix Italia.
Kini, juara dunia bertahan itu kembali berada di jalur perebutan gelar.
Alex Marquez dan Acosta Lengkapi Podium
Alex Marquez menempati posisi kedua. Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi pembalap Gresini Racing, terlebih tim tersebut tampil dengan livery khusus yang memberikan penghormatan kepada mendiang Marco Simoncelli pada balapan kandang mereka di Misano.
Pedro Acosta melanjutkan tren positifnya dengan kembali meraih podium.
Setelah sebelumnya finis di podium pada Grand Prix Aragon, Acosta kembali menunjukkan performa kuat di Misano. Podium kali ini menjadi yang kelima bagi pembalap KTM tersebut sepanjang musim.
Fermin Aldeguer finis keempat, disusul Jorge Martin di posisi kelima.
Bagi Martin, hasil tersebut bukan sebuah bencana jika hanya melihat posisi finis. Namun, dalam konteks perebutan gelar, kehilangan posisi podium di Misano menjadi hasil yang cukup merugikan.
Terlebih, Martin kini harus berbagi jumlah poin dengan Marquez di puncak klasemen.
Hasil Lengkap MotoGP Misano
Raul Fernandez finis keenam, diikuti Fabio Di Giannantonio di posisi ketujuh.
Enea Bastianini menempati posisi kedelapan, Luca Marini kesembilan, dan Fabio Quartararo melengkapi 10 besar.
Brad Binder berada di posisi ke-11, disusul Toprak Razgatlioglu di urutan ke-12, Franco Morbidelli ke-13, dan Pol Espargaro ke-14.
Sementara itu, Francesco Bagnaia kembali mengalami akhir pekan yang mengecewakan.
Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut gagal menyelesaikan balapan setelah terjatuh dan keluar dari lintasan. Hasil itu menjadi pukulan tambahan bagi Bagnaia di hadapan publik Italia.
Marc Marquez dan Jorge Martin Sama-sama 274 Poin
Hasil di Misano membuat persaingan menuju gelar juara dunia semakin ketat.
Marc Marquez dan Jorge Martin kini sama-sama mengoleksi 274 poin. Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan selisih 33 poin dari pemuncak klasemen.
Dengan demikian, persaingan menuju seri berikutnya kembali terbuka lebar.
Momentum saat ini berada di pihak Marquez. Setelah sempat tertinggal jauh dalam perebutan gelar, pembalap Ducati tersebut justru berhasil membalikkan keadaan dalam beberapa seri terakhir.
Persaingan berikutnya akan berlanjut di Red Bull Ring, Austria.












