Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

badge-check


					Presiden AS, Donald Trump memamerkan foto pertemuannya dengan Putin di Alaska. Perbesar

Presiden AS, Donald Trump memamerkan foto pertemuannya dengan Putin di Alaska.

WASHINGTON, 23 Agustus 2025 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali ancam jatuhkan sanksi kepada Rusia jika dalam dua pekan ke depan tidak ada kesepakatan damai perang Ukraina. Trump menyampaikan pernyataan itu di Gedung Putih, Jumat (22/8), sepekan setelah pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska.

“Saya akan membuat keputusan penting, apakah itu berupa sanksi besar-besaran, tarif besar-besaran, atau tidak melakukan apa-apa dan mengatakan ini urusan kalian,” kata Trump kepada wartawan.

Trump mengaku kecewa dengan serangan Rusia terhadap sebuah pabrik Amerika di Ukraina yang memicu kebakaran dan melukai sejumlah pekerja. “Saya tidak senang dengan itu, dan saya tidak senang dengan apa pun yang terkait dengan perang itu,” ujarnya.

Zelenskiy Tuding Rusia Menghindar

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menuduh Rusia sengaja menghalangi rencana pertemuan langsung dengan Putin. Zelenskiy menegaskan, pertemuan itu merupakan salah satu jalan untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung lebih dari tiga tahun.

“Karena mereka tidak ingin mengakhirinya. Mereka mencari cara untuk menghindar,” kata Zelenskiy dalam konferensi pers bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Kyiv.

Zelenskiy menambahkan bahwa ia dan Rutte juga membahas jaminan keamanan bagi Ukraina. Jaminan tersebut diharapkan setara dengan Pasal 5 NATO, yang menyatakan bahwa serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan agenda pertemuan puncak antara Putin dan Zelenskiy “belum siap sama sekali”. Moskow selama ini menekankan pertemuan tidak mungkin digelar tanpa kesepakatan awal mengenai isu-isu mendasar.

Putin Puji Trump

Di Moskow, Putin menilai kepemimpinan Trump dapat membuka peluang perbaikan hubungan AS-Rusia. “Dengan kehadiran Presiden Trump, saya pikir cahaya di ujung terowongan akhirnya muncul. Pertemuan kami di Alaska berlangsung baik, bermakna, dan terbuka,” kata Putin saat mengunjungi pusat riset nuklir.

Trump, pada kesempatan terpisah, bahkan menunjukkan foto pertemuannya dengan Putin di Alaska dan menyebut kemungkinan Putin hadir dalam Piala Dunia 2026 di AS. “Dia mungkin datang, mungkin juga tidak, tergantung situasinya,” ujar Trump.

Namun, pernyataan itu bertolak belakang dengan kenyataan bahwa Rusia masih dibekukan dari turnamen internasional, termasuk Piala Dunia, sejak invasi ke Ukraina pada 2022.

Perang Belum Mereda

Sejak invasi penuh Rusia pada 2022, ribuan warga sipil Ukraina tewas. Analis memperkirakan lebih dari satu juta tentara di kedua kubu tewas atau terluka. Pertempuran hingga kini terus berlanjut, dengan sasaran serangan meluas ke infrastruktur energi.

Rusia bersikeras agar Ukraina menyerahkan wilayah timur yang masih berada di bawah kendalinya. Selain itu, Moskow menuntut pembekuan garis depan di dua wilayah selatan yang telah sepenuhnya diklaimnya.

Meski Zelenskiy telah melonggarkan syarat gencatan senjata sebagai prasyarat pertemuan puncak, ia menegaskan Ukraina tidak bisa bernegosiasi “di bawah todongan senjata”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional