Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Trump Segera Berlakukan Tarif 100 Persen untuk Film Impor

badge-check


					Trump Segera Berlakukan Tarif 100 Persen untuk Film Impor Perbesar

WASHINGTON, 30 September 2025 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan berlakukan tarif 100 persen terhadap seluruh film yang diproduksi di luar negeri dan kemudian didistribusikan ke Amerika Serikat. Kebijakan yang pernah ia lontarkan pada Mei lalu, berpotensi mengguncang model bisnis global Hollywood.

Langkah ini menunjukkan kesediaan Trump memperluas kebijakan proteksionisme perdagangan ke sektor industri budaya. Hal tersebut menimbulkan ketidakpastian bagi studio-studio besar yang selama ini sangat bergantung pada produksi lintas negara dan pemasukan dari pasar internasional.

“Bisnis perfilman kita telah dicuri dari Amerika Serikat oleh negara lain, sama mudahnya seperti mencuri permen dari bayi,” tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya.

Namun, hingga kini belum jelas dasar hukum apa yang akan digunakan Trump untuk menerapkan tarif 100 persen tersebut. Gedung Putih pun belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi mengenai mekanisme pelaksanaan kebijakan ini.

Beberapa studio besar, termasuk Warner Bros Discovery, Paramount Skydance, dan Netflix, juga tidak segera memberikan komentar. Sementara itu, Comcast menolak untuk menanggapi.

Dampak bagi Konsumen dan Industri

Menurut analis PP Foresight, Paolo Pescatore, kebijakan ini berisiko meningkatkan biaya produksi dan distribusi film. “Pada akhirnya, beban ini akan dialihkan kepada konsumen,” ujarnya.

Trump pertama kali menggulirkan gagasan tarif film pada Mei lalu, meski saat itu belum ada penjelasan rinci apakah kebijakan tersebut berlaku untuk negara tertentu atau semua impor.

Usai pengumuman tersebut, sejumlah serikat pekerja dan asosiasi perfilman Amerika mengirim surat kepada Trump. Mereka mendesak pemerintah agar lebih mendukung produksi film domestik melalui insentif pajak yang tengah dibahas di Kongres.

Data Motion Picture Association mencatat, pada 2023 industri film AS mencatat surplus perdagangan sebesar 15,3 miliar dolar AS, dengan ekspor mencapai 22,6 miliar dolar AS ke pasar internasional.

Tantangan Globalisasi Produksi Film

Eksekutif studio menilai penerapan tarif film akan sulit ditegakkan. Pasalnya, produksi modern kerap melibatkan berbagai negara, mulai dari pembiayaan, pasca-produksi, hingga efek visual.

Hollywood semakin mengandalkan pusat produksi di luar negeri seperti Kanada, Inggris, dan Australia. Negara-negara tersebut menawarkan insentif pajak yang menarik bagi proyek film berskala besar. Selain itu, kerja sama produksi dengan studio asing di Asia dan Eropa juga kian marak, mulai dari pendanaan hingga pendistribusian.

Pelaku industri juga memperingatkan bahwa tarif yang terlalu luas bisa berdampak negatif. Ribuan pekerja AS yang terlibat dalam proyek luar negeri—mulai dari artis efek visual hingga kru produksi—berisiko dirugikan karena pekerjaan mereka kerap terkoordinasi lintas negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.

Gencatan Dagang China – AS Dorong Optimisme Investor Asing

31 Oktober 2025 - 09:41 WIB

Gencatan dagang China - AS menghapus kekhawatiran investor global dan memicu optimisme baru di pasar saham China.
Trending di Internasional