PANAMA, 10 Oktober 2026 – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Panama pada Jumat (9/10), merusak sejumlah bangunan dan menyebabkan guncangan kuat yang dirasakan jutaan orang. Hingga laporan awal disampaikan, belum ada korban jiwa yang dilaporkan.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) memperkirakan sekitar 4,6 juta orang merasakan guncangan dengan intensitas sedang hingga kuat akibat gempa tersebut. USGS juga memperingatkan bahwa dampak gempa kemungkinan meluas.
Gempa terjadi sesaat sebelum pukul 15.00 waktu setempat atau Sabtu dini hari pukul 01.00 WIB. Pusat gempa berada sekitar 10 kilometer dari Kota Pitaloza Arriba, di wilayah selatan-tengah Panama.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kerusakan bangunan di Kota Penonomé dan Soná. Salah satu video menunjukkan seorang pria berteriak memanggil orang-orang yang diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Rekaman lain memperlihatkan sebagian sisi katedral di Penonomé runtuh akibat guncangan, termasuk salah satu menaranya. Sebuah hotel lokal juga dilaporkan hampir seluruhnya ambruk.

Warga Ketakutan, Bangunan Mengalami Kerusakan
Ricardo Brown, warga Provinsi Herrera di bagian selatan Panama, mengatakan bahwa gempa merusak sejumlah rumah di lingkungan tempat tinggalnya, Las Minas. “Kami ketakutan. Hanya ada kami berdua yang sudah tua di sini. Rumahnya retak dan kami khawatir bangunan itu akan roboh menimpa kami,” ujar pria berusia 74 tahun tersebut.
Besarnya kerusakan akibat gempa masih belum diketahui secara pasti. Sejumlah gempa susulan berkekuatan besar juga dilaporkan terjadi di sekitar pusat gempa awal, sehingga berpotensi memperburuk situasi.
Gempa tercatat terjadi pada kedalaman sekitar 12 kilometer. Gempa dangkal seperti ini berpotensi menimbulkan dampak lebih besar di permukaan dibandingkan gempa dengan kedalaman yang lebih besar, bergantung pada kondisi geologi dan karakteristik guncangannya.
Di ibu kota Panama, yang berjarak sekitar 200 kilometer dari pusat gempa, sejumlah warga dievakuasi dari gedung-gedung. Mereka terlihat berkumpul di jalanan dan taman terdekat hingga guncangan berhenti.
Kerusakan di ibu kota sejauh ini tampaknya terbatas pada dampak jatuhnya material dari atap bangunan.
Pemerintah Panama Kerahkan Seluruh Jajaran
Presiden Panama José Raúl Mulino mengatakan seluruh jajaran pemerintah dikerahkan untuk merespons gempa tersebut. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan kejadian itu untuk menimbulkan kepanikan atau kekacauan.
Peringatan tsunami sempat dikeluarkan untuk 11 negara di sekitar Panama. Namun, Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat kemudian mengonfirmasi bahwa tidak ada ancaman tsunami.
Otoritas Terusan Panama juga menyatakan bahwa gempa tidak memengaruhi operasional Terusan Panama, jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik.
Gempa tersebut terjadi hanya tiga hari sebelum Panama dijadwalkan menggelar latihan evakuasi nasional untuk menghadapi kemungkinan gempa bumi besar.
Peristiwa ini juga menyusul gempa bumi yang menimbulkan kerusakan parah di Kolombia dan Venezuela pada awal tahun ini.















