SAN FRANCISCO, 4 Oktober 2026 — Golden State Valkyries kembali membuat sejarah. Setahun setelah menjadi tim ekspansi pertama yang menembus playoff WNBA, Valkyries kini melangkah ke semifinal dan akan menghadapi juara bertahan Las Vegas Aces.
Pertandingan pertama semifinal dengan format best of five akan berlangsung Minggu sore waktu setempat atau Senin (5/10) dini hari WIB di Chase Center, San Francisco. Dukungan suporter Valkyries yang dikenal sebagai “Ballhalla” diperkirakan kembali memenuhi arena.
Langkah Valkyries menuju semifinal tidak mudah. Mereka harus bangkit dari ketertinggalan 16 poin sebelum mengalahkan Dallas Wings 77-73 pada Game 3 babak pertama.
Guard Tiffany Hayes menjadi salah satu pemain penting dalam kemenangan tersebut. Masuk dari bangku cadangan, Hayes mencetak 18 poin.
“Luar biasa. Setelah semua kerja keras, berjuang dan terus berusaha bersama tim ini, rasanya luar biasa,” kata Hayes.
Gabby Williams Jadi Kunci
Salah satu sosok penting dalam perkembangan Valkyries musim ini adalah Gabby Williams. Williams mencetak 19 poin saat Valkyries mengalahkan Dallas. Ia juga mencetak tembakan jarak menengah yang membawa Golden State unggul dengan 1 menit 17 detik tersisa.
Dua tembakan tiga angka Williams pada kuarter ketiga turut membantu Valkyries membalikkan keadaan.
Hayes bahkan menjulukinya “Big Shot Gabby”. “Dia adalah pemimpin kami. Dia pemain yang kami andalkan, dan dia menunjukkan mengapa dia adalah dirinya sekarang,” ujar Hayes.
Williams mengaku menyukai pertandingan dengan tekanan tinggi.
“Saya menyukai situasi seperti ini, Saya menyukai tekanan tinggi. Saya bermain paling baik ketika tidak punya pilihan selain memberikan yang terbaik,” kata Williams.
Kehadiran Williams bersama veteran Veronica Burton dan Hayes membuat Valkyries tampil semakin solid. Mereka berhasil mengamankan unggulan kedua sekaligus membangun basis penggemar yang kuat di Bay Area.
A’ja Wilson Jadi Ancaman Utama
Di semifinal, tantangan Valkyries jauh lebih berat. Mereka harus menghadapi Las Vegas Aces yang dipimpin A’ja Wilson.
Wilson merupakan MVP bertahan sekaligus pencetak angka terbanyak WNBA musim ini dengan rata-rata 26 poin per pertandingan.
Wilson menunjukkan performa luar biasa saat Aces menyingkirkan Indiana Fever yang diperkuat Caitlin Clark pada Game 3. Ia mencetak 36 poin dalam pertandingan tersebut.
Meski sudah menjadi pemain paling dominan di liga, Wilson mengatakan dirinya tetap harus terus meningkatkan permainan.
“Saya tidak boleh lengah. Saya harus terus waspada jika ingin tetap menjadi yang terbaik dan berada di tim terbaik bersama pemain-pemain terbaik,” ujar Wilson.
Reuni Dua Pelatih
Semifinal ini juga mempertemukan dua pelatih yang sudah saling mengenal. Pelatih Valkyries, Natalie Nakase, pernah menjadi asisten Becky Hammon di Las Vegas Aces pada 2022 hingga 2024. Pada periode tersebut, Aces berhasil meraih gelar juara WNBA pada 2022 dan 2023.
Hammon mengaku senang melihat perkembangan Nakase bersama Valkyries. Namun, persahabatan tersebut akan dikesampingkan ketika kedua tim bertanding. “Saya sangat bahagia melihat kesuksesan yang dia raih di sana. Tetapi sekarang dia berada di sisi lain,” kata Hammon.
Pertandingan semifinal pertama akan menjadi ujian besar bagi Valkyries. Selain menghadapi Wilson dan Aces, mereka juga akan mengandalkan dukungan penuh suporter di Chase Center.
Williams pun memberikan apresiasi kepada para penggemar setelah kemenangan atas Dallas. “Kami benar-benar berutang banyak kepada Ballhalla malam ini,” ujarnya.
Menariknya, Williams menutup konferensi pers dengan sebuah catatan kecil. Ia mengaku sempat memblok tembakan Paige Bueckers pada akhir pertandingan, tetapi aksinya tidak tercatat sebagai blok.
Terlepas dari itu, satu hal sudah jelas: Williams dan Valkyries akan membutuhkan pertahanan ketat ketika menghadapi Aces di semifinal.
Pertarungan antara tim ekspansi yang sedang naik daun dan juara bertahan WNBA itu pun siap menjadi salah satu duel paling menarik di babak semifinal.











