JAKARTA, 30 September 2026 — Caitlin Clark tampil luar biasa pada Game 2 untuk menjaga peluang Indiana Fever melanjutkan perjalanan mereka di WNBA Playoffs 2026. Di pertandingan lain, New York Liberty justru menciptakan sejarah setelah menyingkirkan Minnesota Lynx dan menjadi unggulan kedelapan pertama yang melaju ke semifinal.
Clark mencetak 27 poin dan 15 assist untuk membawa Indiana Fever mengalahkan juara bertahan WNBA, Las Vegas Aces, dengan skor 99-89 pada Game 2 babak playoff.
Kemenangan tersebut membuat Fever menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dalam seri best-of-three. Penentuan tim yang melaju ke semifinal akan berlangsung pada Game 3 di Las Vegas, Kamis (1/10).
Kelsey Mitchell turut memberikan kontribusi besar dengan mencetak 26 poin. Penampilan Clark juga membuat penonton Indiana berkali-kali meneriakkan “M-V-P”.
Bukan hanya mencetak angka, Clark juga mencatatkan sejarah baru dalam pertandingan tersebut.
Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah WNBA yang mencatat double-double poin dan assist pada babak pertama pertandingan playoff. Dalam 20 menit pertama, Clark sudah mengemas 14 poin dan 11 assist.
Pelatih Indiana Fever, Stephanie White, memuji energi dan kepemimpinan Clark sepanjang pertandingan. “Saya pikir energinya dari awal sampai akhir luar biasa. Double-double pada babak pertama saja sudah sangat luar biasa,” kata White.
Menurut White, Clark mampu mengatur permainan, menyerang dari berbagai posisi, mengalirkan bola dengan baik, sekaligus memberikan energi besar dalam bertahan. “Itulah yang kami butuhkan darinya,” ujar White.
Clark Bangkitkan Fever Setelah Tertinggal
Indiana sempat berada dalam situasi sulit pada awal pertandingan. Las Vegas menutup kuarter pertama dengan laju 9-2 dan kemudian membuka kuarter kedua dengan tembakan tiga angka. Aces pun sempat unggul 29-18.
Namun, Clark kemudian mengubah momentum pertandingan. Ia sempat terlibat dalam perebutan bola dengan A’ja Wilson dalam situasi jump ball. Setelah mendapatkan bola, Clark berjalan menuju sudut lapangan sambil mengepalkan tangan ke arah penonton.
Setelah itu, permainan Clark semakin agresif. Ia melakukan sejumlah aksi dribel, memberikan assist demi assist, serta memberikan tekanan kepada pemain Aces ketika bertahan.
Indiana kemudian menciptakan laju 20-6 pada kuarter kedua. Rentetan tersebut ditutup dengan tembakan pendek Raven Johnson yang membuat Fever berbalik unggul 46-39.
Indiana tidak lagi tertinggal setelah itu.
“Kalau menurutku, kita sudah terpojok,” kata Clark. Menurut Clark, pertandingan tersebut merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan karena belum tentu akan ada pertandingan berikutnya.
“Kami punya mentalitas bahwa ini adalah pertandingan yang akan kami menangkan, apa pun yang terjadi, dan kami melakukannya untuk para penggemar,” ujarnya.
Insiden A’ja Wilson Warnai Pertandingan
Selain aksi Clark, pertandingan juga diwarnai insiden antara A’ja Wilson dan seorang penonton pada kuarter keempat. Insiden terjadi setelah Sophie Cunningham mendapatkan pelanggaran. Wilson dan seorang penonton terlihat saling menunjuk dan berteriak.
Wilson kemudian berjalan menuju area tempat duduk. Dua rekan setimnya, seorang asisten pelatih, dan petugas keamanan turun tangan untuk memisahkan keduanya.
Wilson mendapat technical foul karena keluar dari area lapangan, tetapi tidak dikeluarkan dari pertandingan.
Penonton tersebut kemudian dibawa keluar oleh petugas keamanan. Namun, pihak Fever mengatakan penonton itu diperbolehkan kembali karena dinilai tidak melanggar kode etik penonton.
Pelatih Aces, Becky Hammon, mengatakan dirinya tidak melihat awal kejadian secara langsung. “Saya belum pernah melihat A’ja Wilson seperti itu. Apa pun yang terjadi, saya bisa mengatakan bahwa dia merasa sangat tidak dihormati pada saat itu,” kata Hammon.
Insiden tersebut sempat memberikan tambahan energi bagi Las Vegas. Aces yang tertinggal 79-90 mampu memangkas jarak setelah Clark melakukan foul out dengan sisa waktu 2 menit 45 detik. Las Vegas bahkan sempat mendekat menjadi 87-92.
Namun, Fever mampu bertahan dan memastikan kemenangan.
Las Vegas Gagal Mengulang Dominasi Game 1
Hasil Game 2 menjadi kebalikan dari pertandingan pertama. Pada Game 1, A’ja Wilson mendominasi area paint dan Las Vegas mampu mengendalikan permainan. Kali ini, Jackie Young menjadi pencetak angka terbanyak Aces dengan 31 poin. Wilson menambahkan 22 poin dan sembilan rebound.
Wilson juga melewati Rebekkah Brunson untuk menempati posisi keempat dalam daftar poin playoff sepanjang sejarah WNBA.
Namun, performa tersebut belum cukup untuk membawa Aces mengamankan tiket semifinal. Game 3 di Las Vegas pada Kamis akan menentukan tim yang melaju ke babak semifinal.
Sementara Indiana Fever berusaha mempertahankan momentum, New York Liberty justru sudah memastikan tempat mereka di semifinal dengan cara yang bersejarah.
New York Liberty Singkirkan Unggulan Pertama
New York Liberty menyapu bersih seri playoff melawan Minnesota Lynx setelah menang 87-71 pada Game 2. Jonquel Jones menjadi salah satu pemain kunci Liberty dengan torehan 21 poin dan 13 rebound.
Hasil tersebut menciptakan sejarah baru dalam kompetisi WNBA.
Liberty menjadi unggulan kedelapan pertama dalam sejarah WNBA yang berhasil menyingkirkan unggulan pertama.
WNBA telah beberapa kali mengubah format playoff sepanjang sejarahnya. Dalam sejumlah format sebelumnya, unggulan pertama dan kedelapan tidak selalu memiliki kesempatan bertemu.
Sejak 2022, WNBA menggunakan format yang mempertemukan delapan tim terbaik di babak perempat final.
“Rasanya menyenangkan. Kami memahami siapa diri kami sebagai sebuah tim,” kata Jones.
Breanna Stewart juga mencetak 21 poin, sementara Sabrina Ionescu menyumbang 18 poin untuk Liberty.
New York selanjutnya akan menghadapi pemenang seri Atlanta Dream melawan Washington Mystics. Atlanta sementara unggul 1-0 dan akan menghadapi Washington pada Rabu.
Semifinal WNBA dijadwalkan dimulai Minggu.
Stewart Sempat Terkena Flagrant-1
Liberty sudah mengendalikan permainan sejak kuarter pertama. New York unggul lima poin setelah kuarter pertama dan memimpin 40-35 dengan sisa waktu 2 menit 39 detik pada kuarter kedua.
Liberty kemudian mencetak sembilan dari 11 poin terakhir pada kuarter tersebut untuk menutup babak pertama dengan keunggulan 49-37.
Pada kuarter ketiga, pertandingan sempat terhenti setelah Breanna Stewart terkena benturan di wajah.
Ketika Liberty unggul 52-39 dengan waktu tersisa 6 menit 26 detik, Stewart melakukan penetrasi ke area paint. Olivia Miles berusaha menghentikan tembakan tersebut dan mengenai wajah Stewart.
Stewart terjatuh selama sekitar satu menit ketika wasit meninjau ulang kejadian tersebut. Setelah review, pelanggaran Miles ditingkatkan menjadi Flagrant-1.
Musim Minnesota Lynx Berakhir
Courtney Williams menjadi pencetak angka terbanyak Minnesota dengan 18 poin. “New York adalah tim basket yang hebat. Anda menggali lubang untuk diri sendiri dan mencoba keluar dari sana,” kata Williams.
Kekalahan tersebut mengakhiri musim Lynx yang sebelumnya tampil sebagai tim dengan catatan terbaik pada musim reguler. Minnesota gagal mengulang performa dominan mereka ketika menghadapi Liberty di playoff.
Sehari sebelumnya, pelatih Minnesota Cheryl Reeve dinobatkan sebagai Coach of the Year. Olivia Miles juga terpilih secara mutlak sebagai Rookie of the Year.
Namun, Miles mengalami kesulitan dalam dua pertandingan menghadapi New York.
Pada Game 2, Miles hanya mencetak lima poin setelah memasukkan satu dari delapan percobaan tembakan dalam 17 menit bermain.
Pertahanan dan ukuran pemain Liberty menjadi tantangan bagi rookie tersebut.
Reeve mengatakan dirinya memberikan dukungan kepada Miles setelah pertandingan. “Seperti yang saya katakan kepadanya, kapan terakhir kali seorang rookie memimpin tim yang finis di posisi pertama? Itu belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Reeve.
“Itulah yang kami sampaikan kepadanya. Ini memang menyakitkan.”
Napheesa Collier dan Kayla McBride masing-masing menambahkan 14 poin untuk Minnesota.
Dengan hasil tersebut, New York Liberty kini tinggal menunggu lawan di semifinal. Sementara itu, perhatian akan tertuju ke Las Vegas pada Kamis ketika Indiana Fever dan Caitlin Clark berusaha merebut tiket menuju babak semifinal.













