BAKU, 27 September 2026 — Pembalap Mercedes, George Russell, memenangi Formula 1 (F1) Grand Prix Azerbaijan setelah menahan tekanan Max Verstappen dari Red Bull dalam duel ketat hingga garis finis.
Russell sempat memimpin balapan dengan nyaman. Namun, dua periode safety car yang terjadi dalam waktu berdekatan membuat Verstappen kembali mendekat dan menempel Russell dalam 11 lap terakhir.
Russell akhirnya finis hanya 0,196 detik di depan Verstappen.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertama Russell sejak Grand Prix Austria pada Juni lalu. Hasil ini juga memangkas keunggulan rekan setimnya, Kimi Antonelli, di klasemen pembalap menjadi 66 poin.
“Rasanya luar biasa bisa kembali ke podium teratas. Saya ingin berterima kasih kepada tim karena mereka terus percaya kepada saya di masa sulit dan membantu saya melewatinya,” kata Russell.
“Saya sangat bangga dengan akhir pekan ini,” ujarnya.
Verstappen Bangkit dari Posisi Start ke-8
Verstappen memulai balapan dari posisi kedelapan setelah mengalami sejumlah masalah dalam sesi kualifikasi. Pembalap asal Belanda itu perlahan memperbaiki posisinya. Pada lap ketujuh, Verstappen sudah naik ke posisi ketiga setelah melewati pembalap Racing Bulls, Isack Hadjar.
Sementara itu, Oscar Piastri dari McLaren naik dari posisi ketiga ke posisi kedua setelah melewati Charles Leclerc pada awal balapan. Namun, Piastri tidak memiliki kecepatan yang cukup untuk mengejar Russell. Ia kemudian harus bertahan dari tekanan Hadjar.
Balapan memasuki fase tenang hingga lap ke-30 ketika pembalap Williams, Alex Albon, mengalami kecelakaan di Tikungan 5. Safety car pun keluar dan memberi kesempatan bagi para pembalap untuk melakukan pit stop dengan kerugian waktu yang lebih kecil.
Dua Safety Car Ubah Jalannya Balapan
Enam lap setelah restart, Verstappen berhasil menyalip Piastri di Tikungan 1 untuk merebut posisi kedua. Namun, balapan kembali dihentikan sementara setelah kecelakaan beruntun di Tikungan 1.
Insiden tersebut bermula ketika pembalap Alpine, Franco Colapinto, kehilangan kendali dan menabrak rekan setimnya, Pierre Gasly. Gasly kemudian bertabrakan dengan Lando Norris dari McLaren.
Dua pembalap Racing Bulls, Arvid Lindblad dan Liam Lawson, juga terlibat insiden setelah Lindblad menyenggol mobil Lawson hingga berputar.
Situasi tersebut kembali menghadirkan safety car.
Pada restart berikutnya, Russell mampu melakukan akselerasi lebih awal dan mempertahankan posisi terdepan. Verstappen langsung membuntuti, tetapi tidak cukup dekat untuk bisa melakukan manuver menyalip di Tikungan 1.
Russell Nyaris Kehilangan Kemenangan
Drama kembali terjadi pada lap terakhir. Valtteri Bottas dari Cadillac mengalami kecelakaan di Tikungan 15. Russell kemudian harus mengurangi kecepatan karena adanya bendera kuning.
Dalam situasi tersebut, Russell mengalami masalah pada turbo yang berdampak pada sistem tenaga listrik mobilnya. Verstappen pun semakin mendekat.
Namun, Russell mampu mempertahankan posisi hingga garis finis. Jarak keduanya hanya 0,196 detik, menjadi salah satu finis terdekat dalam kondisi balapan tanpa safety car sejak GP Amerika Serikat 2002.
Russell kini telah naik podium dalam tiga dari empat balapan sejak jeda musim panas.
Hadjar Raih Podium
Di belakang Russell dan Verstappen, Isack Hadjar tampil impresif untuk merebut posisi ketiga. Hasil yang bagus bagi Hadjar setelah ia kembali membalap usai absen dalam tiga seri akibat cedera pergelangan tangan.
Charles Leclerc finis keempat, diikuti Kimi Antonelli di posisi kelima. Antonelli nyaris menyalip Leclerc menjelang finis, tetapi terpaut 0,3 detik dari pembalap Ferrari tersebut.
Rekan setim Leclerc, Lewis Hamilton, finis keenam. Arvid Lindblad berada di posisi ketujuh setelah tampil kuat pada 10 lap terakhir.
Esteban Ocon, Oliver Bearman, dan Carlos Sainz melengkapi 10 besar.
McLaren Kehilangan Peluang
McLaren gagal mempertahankan performa positif yang mereka tunjukkan pada awal balapan. Lando Norris sebelumnya mengalami masalah setelah terkunci saat memasuki tikungan pertama. Ia kemudian terlibat dalam kecelakaan setelah Colapinto kehilangan kendali dan menabrak Gasly.
Gasly dan Norris langsung gagal melanjutkan balapan, sementara Colapinto akhirnya masuk pit dan mengakhiri balapannya. Norris menilai Colapinto layak mendapatkan hukuman larangan membalap dalam satu seri akibat insiden tersebut.
Piastri juga kehilangan peluang meraih podium. Setelah kehilangan posisi kedua dari Verstappen pada restart pertama, Piastri kembali melakukan kesalahan pada lap pertama setelah restart kedua.
Piastri kemudian tidak mampu kembali masuk zona poin.
Hasil 10 Besar GP Azerbaijan
- George Russell — Mercedes
- Max Verstappen — Red Bull
- Isack Hadjar — Red Bull
- Charles Leclerc — Ferrari
- Kimi Antonelli — Mercedes
- Lewis Hamilton — Ferrari
- Arvid Lindblad — Racing Bulls
- Esteban Ocon — Haas
- Oliver Bearman — Haas
- Carlos Sainz — Williams
F1 Kembali ke Malaysia
Formula 1 selanjutnya akan kembali menggelar balapan di Malaysia untuk pertama kalinya sejak 2002 pada 2-4 Oktober.
Sirkuit Sepang akan menjadi tuan rumah balapan dengan istilah Grand Prix Bahrain di Malaysia. Balapan yang seharusnya berlangsung pada April di Sirkuit Internasional Bahrain, ditunda akibat perang di Timur Tengah.












