Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Dampak Tarif Impor AS, Nissan Pangkas Produksi Rogue di Jepang

badge-check


					Nissan Rogue 2025 Perbesar

Nissan Rogue 2025

Tokyo – Nissan Motor Co. akan mengurangi produksi mobil sport utility vehicle (SUV) unggulannya, Rogue, di pabrik Kyushu, Jepang, selama periode Mei hingga Juli 2025. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat yang memberlakukan bea masuk 25 persen terhadap kendaraan yang diproduksi di luar negeri.

Seorang sumber yang mengetahui langsung rencana tersebut mengungkapkan bahwa Nissan akan memangkas produksi Rogue sebanyak 13.000 unit dalam tiga bulan ke depan. Jumlah tersebut setara dengan lebih dari seperlima dari total 62.000 unit Rogue yang terjual di pasar Amerika Serikat sepanjang kuartal pertama tahun ini. Sumber tersebut meminta untuk tidak disebutkan namanya karena informasi ini belum diumumkan secara resmi.

Pengurangan produksi akan berdampak langsung pada jam kerja karyawan di pabrik Kyushu, yang merupakan fasilitas produksi terbesar Nissan di Jepang. Produksi akan dihentikan pada beberapa hari tertentu, meskipun pabrik tetap beroperasi dalam dua shift setiap harinya. Nissan disebut akan mengevaluasi ulang rencana produksinya tergantung pada perkembangan kebijakan tarif impor dari pemerintah Amerika Serikat.

Dalam pernyataan tertulis, Nissan menyatakan tengah meninjau ulang operasi produksi dan rantai pasokan mereka untuk mencari solusi terbaik yang efisien dan berkelanjutan. “Pendekatan kami akan dilakukan secara hati-hati dan penuh pertimbangan, baik terhadap dampak jangka pendek maupun jangka panjang,” tulis Nissan.

Kebijakan tarif baru yang diumumkan Presiden AS Donald Trump disebut telah mengacaukan rantai pasok industri otomotif global. Trump menyatakan, kebijakan ini bertujuan mendorong industri otomotif AS dan menciptakan lapangan kerja domestik. Namun, banyak produsen otomotif global kini berusaha menyesuaikan strategi produksinya agar tetap kompetitif.

Pasar AS merupakan pasar utama bagi Nissan, dengan kontribusi lebih dari seperempat dari total penjualan global perusahaan tahun lalu. Selain memproduksi Rogue di Jepang, Nissan juga memproduksi model tersebut di Smyrna, Tennessee, AS. Sebelumnya, Nissan sempat berencana mengurangi jumlah shift di pabrik tersebut, namun kemudian membatalkan rencana itu dan tetap mempertahankan dua shift produksi.

Langkah Nissan sejalan dengan sejumlah manuver serupa dari produsen lain. Stellantis, induk perusahaan Chrysler, menangguhkan operasional dua pabrik di Meksiko dan Kanada yang berdampak pada lima fasilitas di AS serta mengakibatkan 900 pekerja dirumahkan sementara. Honda juga berencana memproduksi Civic hybrid generasi berikutnya di Indiana, AS, untuk menghindari dampak tarif jika diproduksi di Meksiko.

Di tengah tekanan global dan kebijakan perdagangan yang dinamis, Nissan juga sedang menjalani proses restrukturisasi internal. Di bawah kepemimpinan CEO baru Ivan Espinosa, perusahaan tengah menjalankan rencana pemangkasan kapasitas produksi global hingga 20 persen, seiring dengan kinerja penjualan yang melemah, terutama di pasar AS. Tahun fiskal lalu, Nissan tiga kali merevisi turun proyeksi laba perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.

Gencatan Dagang China – AS Dorong Optimisme Investor Asing

31 Oktober 2025 - 09:41 WIB

Gencatan dagang China - AS menghapus kekhawatiran investor global dan memicu optimisme baru di pasar saham China.
Trending di Internasional