LAS VEGAS, 28 September 2026 — A’ja Wilson cetak 38 poin, 16 rebound, dan empat blok untuk membawa Las Vegas Aces menang 102-85 atas Indiana Fever pada Game 1 putaran pertama playoff WNBA, Minggu (27/9) waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Wilson kembali buktikan kenapa dirinya pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik WNBA.
Wilson tampil dominan sepanjang pertandingan. Ia memasukkan 15 dari 19 tembakan dan menyamai catatan terbaik dalam kariernya untuk perolehan poin dalam satu pertandingan playoff.
Pelatih Aces, Becky Hammon, menyebut Wilson tampil luar biasa dalam pertandingan yang memiliki tekanan besar tersebut. “Dia benar-benar memahami besarnya arti pertandingan ini,” kata Hammon. “Penampilannya malam ini luar biasa.”
Kemenangan tersebut semakin mempertegas status Aces sebagai salah satu kekuatan utama WNBA. Las Vegas merupakan juara bertahan dan telah memenangkan tiga dari empat gelar WNBA terakhir.
Menariknya, beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, Wilson kembali dinobatkan sebagai WNBA Player of the Year versi Associated Press. Penghargaan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun baginya.
Wilson Tampil Dominan
Wilson sudah menunjukkan dominasinya sejak kuarter pertama. Ia menutup paruh pertama dengan 22 poin dari 11 percobaan tembakan, enam rebound, dan tiga blok. Suporter Aces bahkan meneriakkan “M-V-P” ketika Wilson berdiri di garis lemparan bebas.
“Menurut saya, kami hanya datang untuk bekerja. Itulah yang harus kami lakukan ke depannya,” ujar Wilson.
Selain Wilson, Aces juga mendapatkan kontribusi besar dari Jackie Young yang mencetak 21 poin dan 10 assist. Chelsea Gray menambahkan 14 poin dan delapan assist, sedangkan Jewell Loyd menyumbang 10 poin.
Gray juga mencatatkan pencapaian pribadi. Ia kini mengoleksi 397 assist sepanjang sejarah playoff WNBA, melewati Courtney Vandersloot yang memiliki 390 assist. Gray menempati posisi kedua dalam daftar assist playoff sepanjang masa.
Caitlin Clark Belum Mampu Bawa Fever bangkit
Di kubu Indiana Fever, Aliyah Boston menjadi pencetak angka terbanyak dengan 18 poin dan delapan rebound meski bermain dalam kondisi cedera pada bagian bawah kaki. Caitlin Clark mencatatkan 15 poin dan 10 assist. Sementara itu, Kelsey Mitchell menyumbang 12 poin dari 16 percobaan tembakan.
Mitchell sebelumnya mencatat rekor dengan mencetak sedikitnya 20 poin dalam 27 pertandingan secara beruntun.
Fever juga harus membayar mahal kesalahan mereka sendiri. Indiana melakukan 17 turnover yang berhasil dikonversi Aces menjadi 28 poin.
Pelatih Fever, Stephanie White, mengakui Las Vegas tampil lebih siap menghadapi tekanan playoff.
“Las Vegas layak mendapat pujian. Mereka adalah juara bertahan bukan tanpa alasan. Mereka memahami situasi dan tahu bahwa playoff membutuhkan tingkat intensitas serta urgensi yang berbeda,” kata White.
Clark juga mengkritik penampilan timnya, terutama di sektor pertahanan dan serangan.
“Saya pikir permainan kami ceroboh. Pola serangan yang kami jalankan juga tidak bagus dan tidak ada yang mendapatkan peluang terbuka yang lebih mudah,” ujar Clark.
Aces Unggul Jauh Sejak Babak Pertama
Las Vegas menutup babak pertama dengan keunggulan 62-47. Aces kemudian terus menjaga jarak pada paruh kedua dan sempat unggul hingga 27 poin.
Indiana tidak pernah benar-benar mampu memberikan ancaman serius setelah turun minum.
Aces bahkan nyaris memecahkan rekor klub untuk jumlah poin terbanyak dalam satu babak playoff. Las Vegas mencetak 63 poin saat menghadapi Phoenix pada 20 Agustus 2022, sementara pada pertandingan kali ini mereka mengoleksi 62 poin di paruh pertama.
Kemenangan tersebut membuat Aces unggul 1-0 dalam format seri putaran pertama.
Game 2 akan berlangsung di kandang Indiana pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Fever wajib menang untuk memaksakan Game 3 di Las Vegas. Jika kembali kalah, musim Indiana berakhir dan Aces akan melaju ke semifinal playoff WNBA.












