Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Hong Kong Diterjang Hujan Badai Deras, Disneyland Tetap Buka

badge-check


					Seorang pejalan kaki melewati tangga yang tergenang banjir di luar sebuah rumah sakit saat hujan deras mengguyur Hong Kong. Perbesar

Seorang pejalan kaki melewati tangga yang tergenang banjir di luar sebuah rumah sakit saat hujan deras mengguyur Hong Kong.

Hong Kong – Langit hitam menggantung pekat di atas Hong Kong pada Selasa (5/8/2025), sebelum akhirnya melepaskan hujan paling deras sepanjang sejarah dan melumpuhkan aktivitas di pusat keuangan Asia tersebut. Rumah sakit, sekolah, dan pengadilan terpaksa ditutup sementara, sementara sistem transportasi terganggu di sejumlah wilayah.

Badan cuaca Hong Kong melaporkan, lebih dari 350 mm curah hujan turun hingga pukul 14.00 waktu setempat. Angka tersebut menjadikannya hujan harian terlebat pada bulan Agustus sejak tahun 1884.

Video yang beredar menunjukkan air bah mengalir deras dari lereng-lereng curam dan menciptakan arus kuat di tangga-tangga kota yang bertingkat. Pemandangan itu menggambarkan betapa ekstremnya curah hujan yang mengguyur wilayah bekas koloni Inggris tersebut. BMKG Hong Kong akhirnya harus memperpanjang peringatan hujan deras tingkat tertinggi, yaitu “peringatan hitam”, hingga pukul 17.00 waktu setempat.

Air setinggi mata kaki tergenang di sekitar Rumah Sakit Queen Mary, rumah sakit terbesar di kota itu. Otoritas medis setempat pun mengumumkan penutupan seluruh klinik untuk sementara demi keselamatan pasien dan tenaga medis.

Bencana Iklim dan Risiko Ekonomi

Hujan ekstrem ini terjadi hanya beberapa hari setelah banjir bandang mematikan melanda wilayah selatan China, menewaskan lima orang di Provinsi Guangdong. Lebih dari 1.300 personel dikerahkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan di daerah terdampak.

Stasiun televisi China, CCTV, melaporkan empat sungai di Guangdong telah mencapai ketinggian kritis dan terancam meluap. Di saat yang sama, monsun Asia Timur yang mandek sejak awal Juli memicu kekacauan atmosfer di utara dan selatan China. Sebuah tornado juga terjadi di Mongolia Dalam pada Senin, sementara Beijing tengah bersiap menghadapi banjir susulan.

Para ahli meteorologi mengaitkan curah hujan ekstrem ini dengan dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Fenomena tersebut sering memicu bencana banjir, menelan korban jiwa, memaksa ribuan orang mengungsi, dan mengancam kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.

Disneyland Tetap Buka

Peringatan hujan hitam di Hong Kong telah terbit untuk keempat kalinya hanya dalam delapan hari terakhir—rekor tertinggi dalam satu tahun, menurut Kantor Berita Xinhua.

Data dari Flightmaster menunjukkan sekitar 20 persen penerbangan di bandara kawasan tersebut dibatalkan pada Selasa. Di Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macau, batas kecepatan diturunkan karena jarak pandang terbatas.

Meski demikian, Bandara Internasional Hong Kong tetap beroperasi, dengan beberapa penerbangan mengalami penundaan. Penumpang diminta memastikan jadwal keberangkatan sebelum menuju bandara.

Bursa Efek Hong Kong juga tetap buka, berkat perubahan kebijakan tahun lalu yang mengizinkan perdagangan tetap berjalan dalam kondisi cuaca ekstrem. Namun, pengadilan dan kantor registrasi tetap ditutup hingga dua jam setelah peringatan hujan hitam dicabut.

Menariknya, Hong Kong Disneyland justru mengumumkan tetap beroperasi seperti biasa, memberikan sedikit hiburan di tengah suasana mencekam akibat cuaca ekstrem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional