Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Karya Andy Warhol, Terbuang Saat Renovasi Balai Kota di Belanda

badge-check


					Karya Andy Warhol seri Reigning Queens yang dibuat pada tahun 1985. Perbesar

Karya Andy Warhol seri Reigning Queens yang dibuat pada tahun 1985.

Maashorst – Sebuah kota di Belanda, Maashorst, mengakui telah “kemungkinan besar” secara tidak sengaja membuang 46 karya seni, termasuk cetakan silkscreen karya Andy Warhol bergambar mantan Ratu Belanda, Beatrix, saat melakukan renovasi balai kota tahun lalu.

Dalam pernyataan resminya, otoritas setempat menyebutkan bahwa karya-karya tersebut disimpan di ruang bawah tanah selama proses renovasi gedung balai kota di Uden, yang kini menjadi bagian dari Maashorst. Namun, kurangnya pedoman penyimpanan membuat karya-karya itu diduga ikut terangkut bersama sampah.

Salah satu karya yang hilang adalah cetakan Warhol bergambar Ratu Beatrix yang dibuat pada 1980-an, dengan nilai sekitar 15.000 euro (setara Rp260 juta). Karya tersebut merupakan bagian dari seri Reigning Queens, di mana Warhol melukiskan potret empat ratu, termasuk Ratu Elizabeth II, Ratu Margrethe II dari Denmark, dan Ratu Ntombi Twala dari Eswatini.

“Benda berharga seharusnya tidak diperlakukan seperti itu. Namun, ini sudah terjadi. Kami sangat menyesal,” ujar Wali Kota Hans van der Pas.

Karya Andy Warhol Disimpan dalam Tempat Sampah

Menurut laporan penyelidikan, beberapa karya seni itu disimpan dalam tempat sampah roda di ruang bawah tanah dan “tidak ditangani dengan baik”. Laporan tersebut juga menyebutkan tidak adanya kebijakan yang jelas terkait kepemilikan, penyimpanan, hingga pengamanan karya seni selama proses renovasi.

“Kurangnya pedoman untuk registrasi, konservasi, dan penyimpanan menjadi faktor yang sangat berkontribusi,” tulis laporan tersebut.

Karya-karya seni yang hilang secara keseluruhan diperkirakan bernilai sekitar 22.000 euro (sekitar Rp385 juta). Pihak pemerintahan kota menyatakan kecil kemungkinan benda-benda itu dapat ditemukan kembali.

Insiden ini terjadi kurang dari setahun setelah dua cetakan Warhol lain, termasuk gambar Ratu Beatrix, dicuri dalam perampokan di galeri seni MPV di Provinsi Brabant Utara. Waktu itu, para pencuri meninggalkan dua dari empat cetakan karena tidak muat di dalam mobil yang mereka gunakan untuk kabur.

Andy Warhol, seniman pop art ternama asal Amerika Serikat, menciptakan seri Reigning Queens pada tahun 1985, dua tahun sebelum ia wafat. Karya-karyanya kini dianggap sebagai ikon penting dalam seni rupa abad ke-20.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional