SEATTLE, 17 September 2026 — Rapper Macklemore akan sumbang pendapatannya dari Loop Tour sebesar satu juta dollar AS atau sekitar Rp 15 miliar untuk membantu masyarakat Palestina dan korban krisis kemanusiaan di Gaza. Keputusan ini dibuat setelah dirinya dikeluarkan sebagai pembuka dari rangkaian tur Ed Sheeran tersebut.
Macklemore juga menantang Robert Kraft, pemilik klub NFL New England Patriots, untuk melakukan hal yang sama. “Saya akan mendonasikan seluruh pendapatan bersih 1 juta dollar AS dari Ed Sheeran’s Loop Tour kepada enam organisasi yang bekerja langsung untuk membantu rakyat Palestina,” tulis Macklemore dalam unggahan di Instagram.
Ia kemudian mengajak Kraft menyamai jumlah donasinya. Menurut Macklemore, perbedaan pandangan mengenai konflik Israel-Palestina seharusnya tidak menghilangkan kepedulian terhadap warga sipil.
Robert Kraft dan Ed Sheeran Sumbang 2 Juta Dollar AS
Tantangan Macklemore mendapat respons dari Robert Kraft. Kraft mengatakan dirinya dan Ed Sheeran masing-masing akan menyumbangkan 2 juta dollar AS untuk membantu mengatasi krisis kemanusiaan di kawasan tersebut.
Total donasi keduanya mencapai 4 juta dollar AS. Namun, Kraft belum menjelaskan organisasi atau lembaga mana yang akan menerima dana tersebut.
Kraft mengatakan Sheeran sebelumnya telah menghubunginya dan meminta komitmen donasi sebesar 2 juta dollar AS untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis.
Sheeran juga disebut akan menghubungi pemilik-pemilik tempat pertunjukan lainnya untuk memperluas bantuan.
Gara-gara Seruan “Free Palestine”
Nama Macklemore menjadi sorotan setelah ia menyampaikan dukungan terbuka kepada Palestina saat tampil di MetLife Stadium, New Jersey, awal September 2026. Dalam konsernya, Macklemore menyuarakan keinginannya agar Palestina merdeka dan meminta agar penderitaan masyarakat di Gaza dan Tepi Barat tidak dilupakan.
Sehari setelahnya, ia kembali membahas isu tersebut dari atas panggung.
Macklemore juga mengatakan bahwa kritik terhadap pemerintah Israel tidak ditujukan kepada masyarakat Yahudi. Ia menyebut pesan yang ingin disampaikannya adalah perdamaian serta perlakuan yang bermartabat dan setara bagi semua manusia.
Pernyataan itu kemudian mendapat reaksi dari Israeli-American Council yang mengajukan petisi agar Macklemore dikeluarkan dari tur Ed Sheeran.
Macklemore Akhirnya Dikeluarkan dari Tur
Ed Sheeran kemudian memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut. Menurut Sheeran, Robert Kraft dan sejumlah pemilik tempat pertunjukan lainnya memberi tahu bahwa mereka tidak dapat menjadi lokasi konser jika Macklemore tetap menjadi penampil pembuka.
Macklemore akhirnya tidak lagi menjadi bagian dari Loop Tour. Keputusan itu kemudian diikuti empat penampil pembuka lainnya, yakni Finneas, Aaron Rowe, Boega, dan Lukas Graham. Mereka memilih mundur dari sisa rangkaian tur sebagai bentuk solidaritas kepada Macklemore dan Palestina.
Macklemore: Fokus Saya Tetap Palestina
Setelah kontroversi tersebut, Macklemore mengatakan dirinya tidak ingin perhatian publik berhenti pada dirinya. Ia meminta perhatian kembali diarahkan kepada masyarakat Palestina, termasuk keluarga yang membawa anak-anak mereka ke rumah sakit di tengah keterbatasan fasilitas.
Macklemore juga menyoroti dokter, paramedis, jurnalis, pekerja bantuan, serta aktivis yang menurutnya terus bekerja dalam situasi sulit. Ia mengatakan risiko yang dihadapinya sebagai musisi tidak sebanding dengan risiko yang ditanggung orang-orang yang berada langsung di wilayah konflik.
“Saya akan terus berdiri bersama rakyat Palestina dan perjuangan mereka untuk kebebasan,” kata Macklemore.
Robert Kraft Sebut Ada Riwayat Pernyataan Antisemit
Robert Kraft sebelumnya menjelaskan alasan Macklemore tidak diperbolehkan tampil di stadion milik New England Patriots.
Kraft menyebut keputusan itu berkaitan dengan tindakan terbaru Macklemore serta apa yang ia sebut sebagai riwayat retorika dan penggunaan simbol antisemit yang dianggap menyinggung komunitas Yahudi.
Macklemore sebelumnya telah menyampaikan bahwa kritik terhadap Israel dan kebijakan pemerintahnya tidak sama dengan kritik terhadap masyarakat Yahudi.














