Menu

Otomatis
Breaking News

Sports

Manusia yang Pernah Lompat dari Luar Angkasa, Felix Baumgartner, Meninggal Dunia

badge-check

Felix Baumgartner saat melakukan lompatan dari luar angkasa. (foto: Red Bull) Perbesar

Felix Baumgartner saat melakukan lompatan dari luar angkasa. (foto: Red Bull)

Roma – Dunia olahraga ekstrem kembali berduka, Felix Baumgartner, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan paralayang bermotor di Italia tengah, Kamis (17/7/2025). Pionir olahraga ekstrem asal Austria itu sempat terkenal lewat lompatan supersonik dari tepi luar angkasa pada 2012. Ia tutup usia pada usia 56 tahun.

Menurut keterangan kepolisian setempat, Baumgartner kehilangan kendali atas paralayang bermotornya saat terbang di atas kawasan Porto Sant’Elpidio, Italia. Ia jatuh di dekat kolam renang sebuah hotel. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Wali Kota Porto Sant’Elpidio, Massimiliano Ciarpella, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya sosok yang ia sebut sebagai “simbol keberanian dan hasrat terhadap penerbangan ekstrem.” Ia menyebut ada kemungkinan Baumgartner mengalami gangguan medis mendadak saat mengudara.

Rekor dari Tepi Luar Angkasa

Nama Baumgartner mendunia setelah melakukan terjun bebas dari ketinggian 38 kilometer di atas permukaan bumi. Aksi luar biasanya itu berlangsung di langit Roswell, New Mexico, Amerika Serikat, pada 14 Oktober 2012. Mengenakan pakaian khusus, ia menjadi manusia pertama yang memecahkan penghalang kecepatan suara tanpa bantuan kendaraan. Dalam aksi itu ia mencapai kecepatan lebih dari 833 mil per jam (1.343 km/jam).

Baumgartner melakukan aksi tersebut bertepatan dengan 65 tahun peringatan penerbangan legendaris Chuck Yeager yang memecahkan penghalang suara dengan pesawat jet pada 1947.

Karier Berani dan Penuh Kontroversi

Lahir dan besar di Austria, Baumgartner mulai terjun payung sejak remaja dan kemudian menjajal berbagai aksi nekat seperti BASE jumping. Ia pernah melintasi Selat Inggris dengan terjun payung dan melakukan lompatan dari puncak Menara Petronas di Malaysia.

Namun, kehidupannya tak lepas dari kontroversi. Di Austria, Baumgartner dikenal dengan pandangan politiknya yang keras, termasuk dukungan terhadap sistem pemerintahan diktator. Ia juga sempat berurusan dengan hukum. Pada 2010, ia didenda €1.500 setelah memukul seorang sopir truk asal Yunani dalam insiden kemacetan lalu lintas di dekat Salzburg.

Meski demikian, keberanian dan pencapaiannya di dunia olahraga ekstrem membuatnya tetap dikenang sebagai sosok yang menembus batas-batas manusiawi—baik di langit maupun dalam sejarah olahraga penerbangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

AS Tumbangkan Perancis 97-79, Juara Dunia Lima Kali Beruntun

14 Sep 2026 - 08:58 WIB

AS Tumbangkan Perancis 97-79, Juara Dunia Lima Kali Beruntun

Juara MotoGP San Marino, Marc Marquez Kembali ke Puncak

13 Sep 2026 - 22:24 WIB

Juara MotoGP San Marino, Marc Marquez Kembali ke Puncak

Piala Dunia Basket Putri 2026: AS Kalahkan Spanyol di Semifinal

13 Sep 2026 - 12:37 WIB

Piala Dunia Basket Putri 2026: AS Kalahkan Spanyol di Semifinal

Juara US Open 2026, Elena Rybakina Tumbangkan Aryna Sabalenka

13 Sep 2026 - 11:26 WIB

Juara US Open 2026, Elena Rybakina Tumbangkan Aryna Sabalenka

Rybakina Tekuk Gauff, Tantang Sabalenka di Final US Open 2026

11 Sep 2026 - 10:52 WIB

Rybakina Tekuk Gauff, Tantang Sabalenka di Final US Open 2026
Trending di Sports