JAKARTA, 27 Oktober 2026 – Pengiriman PC global turun 21 persen secara tahunan pada kuartal III 2026 menjadi 57 juta unit, menurut data awal Counterpoint Research. Menurut lembaga riset itu, penurunan terjadi karena kenaikan biaya memori dan komponen utama mendorong harga komputer pribadi (PC) naik.
Permintaan Konsumen Melemah
Sementara itu, pengiriman PC turun 13,8 persen secara kuartalan. Akibatnya, konsumen menunda penggantian perangkat karena harga sistem lebih tinggi, menurut Counterpoint. Segmen komersial relatif stabil berkat peremajaan perangkat dan migrasi ke Windows versi terbaru. Namun, kontribusi segmen itu belum cukup mengimbangi penurunan pasar secara keseluruhan.
Selain itu, basis pembanding yang tinggi memperbesar angka penurunan. Pada kuartal III 2025, pengiriman terdorong pembelian lebih awal menjelang berakhirnya dukungan Windows 10 dan penyesuaian inventaris terkait tarif. Lembaga riset lain juga mencatat penurunan serupa, yakni 20,1 persen menurut IDC dan 21,2 persen menurut Omdia.
Seluruh Vendor Besar Turun, HP Paling Dalam
Penurunan terjadi pada seluruh lima vendor teratas.
| Vendor | Pengiriman (juta unit) | Perubahan tahunan | Pangsa pasar |
|---|---|---|---|
| Lenovo | 15 | turun 23 persen | 26,3 persen |
| HP | 10,3 | turun 31 persen | 18,1 persen |
| Dell | 7,6 | turun 25 persen | 13,3 persen |
| Apple | 5,6 | turun 11 persen | 9,8 persen |
| ASUS | 5,2 | turun 7 persen | 9,2 persen |
Sebagai perbandingan, HP mencatat penurunan terdalam di antara vendor utama, yakni 31 persen. Di sisi lain, Apple menaikkan pangsa pasarnya dari 8,7 persen pada periode yang sama tahun lalu menjadi 9,8 persen. ASUS mencatat penurunan paling kecil, yakni 7 persen, dan naik 19,4 persen secara kuartalan.
Kelima vendor itu menguasai 76,7 persen pasar PC global. Adapun merek lainnya mengirimkan total 13,3 juta unit.
Proyeksi Pengiriman PC Global Kuartal IV: Turun 27 Persen
Analis Senior Counterpoint Minsoo Kang mengatakan kenaikan biaya memori dan komponen mendorong harga sistem naik dan membuat konsumen menunda pembelian PC pengganti. Menurut dia, faktor keterjangkauan makin menentukan, sehingga pemimpin pasar pun kesulitan mempertahankan momentum pengiriman. Di samping itu, Counterpoint menyebut sebagian produsen memprioritaskan konfigurasi yang lebih mampu menyerap kenaikan biaya komponen.
Ke depan, Counterpoint memproyeksikan pengiriman PC global pada kuartal IV 2026 turun 27 persen secara tahunan. Setelah itu, pasar pada 2027 kemungkinan akan relatif stagnan. Meski demikian, Associate Director Counterpoint David Naranjo mengingatkan bahwa stabilisasi tidak boleh disalahartikan sebagai pemulihan.
“Dengan pengiriman global yang diproyeksikan anjlok 27 persen pada kuartal IV 2026 dan stagnan pada 2027, stabilisasi tidak boleh disalahartikan sebagai pemulihan,” kata Naranjo.
















