Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Zelensky Siap Bertemu Putin di Istanbul

badge-check


					Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Perbesar

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Kyiv – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan kesiapannya untuk bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istanbul, Kamis mendatang. Langkah ini menjadi sinyal terbaru dari kemungkinan dibukanya kembali jalur diplomasi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun.

Dalam pernyataan yang diunggah di platform X pada Minggu malam, Zelensky menegaskan bahwa “tidak ada gunanya memperpanjang pertumpahan darah.” Ia juga menambahkan bahwa dirinya akan “menunggu Putin di Türkiye, secara langsung.”

Pernyataan ini muncul tak lama setelah mantan Presiden AS Donald Trump mendesak Ukraina agar segera menerima tawaran Putin untuk melakukan perundingan langsung di Turki. “Setidaknya mereka akan tahu apakah kesepakatan mungkin dicapai, dan jika tidak, para pemimpin Eropa dan AS akan mengetahui posisi masing-masing pihak dan bisa melangkah sesuai kondisi,” tulis Trump di media sosial.

Gencatan Senjata Jadi Syarat

Zelensky sebelumnya telah menyatakan keterbukaan Ukraina terhadap dialog dengan Rusia, namun dengan syarat utama: gencatan senjata harus lebih dulu diberlakukan. Dalam unggahan terbarunya, ia kembali menekankan hal tersebut. “Kami menanti gencatan senjata penuh dan permanen mulai besok, sebagai dasar penting untuk diplomasi,” ujarnya.

Sementara itu, pemimpin Rusia Vladimir Putin pada Sabtu malam menyatakan bahwa pihaknya terbuka untuk melakukan “negosiasi serius” dengan Ukraina. Namun, Putin belum menanggapi langsung seruan gencatan senjata selama 30 hari yang didorong oleh para pemimpin Eropa dalam pertemuan di Kyiv sehari sebelumnya.

“Ini bisa menjadi langkah pertama menuju perdamaian jangka panjang, bukan sekadar jeda sebelum pertempuran kembali dimulai,” kata Putin. Ia menyatakan bahwa negosiasi hanya akan bermakna jika Barat menghentikan bantuan militer kepada Ukraina. Namun, syarat tersebut hingga kini masih ditolak oleh negara-negara yang mendukung Kyiv.

Koalisi Eropa Desak Gencatan Senjata 30 Hari

Pertemuan puncak di Kyiv pada Sabtu lalu dihadiri oleh sejumlah pemimpin Eropa, termasuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Ketua CDU Jerman Friedrich Merz, dan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk. Dalam konferensi pers bersama Zelensky, mereka memperingatkan bahwa Rusia akan menghadapi sanksi besar-besaran terhadap sektor energi dan perbankan. Sanksi tersebut akan diberlakukan jika Moskow tidak segera menyetujui gencatan senjata selama 30 hari, mencakup udara, laut, dan darat.

Sir Keir mengatakan bahwa Presiden AS mendukung penuh seruan gencatan senjata ini dan menganggapnya sebagai “tuntutan yang harus segera dipenuhi.”

Perundingan langsung terakhir antara Rusia dan Ukraina berlangsung di Istanbul pada Maret 2022, tidak lama setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina. Kini, lebih dari tiga tahun setelahnya, kedua belah pihak secara prinsip telah sepakat untuk membuka kembali jalur dialog.

Namun, para analis memperingatkan bahwa kesepakatan Zelensky dan Putin untuk bertemu belum tentu berujung pada kesepakatan damai. Garis merah kedua pihak tampaknya masih berjauhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.

Gencatan Dagang China – AS Dorong Optimisme Investor Asing

31 Oktober 2025 - 09:41 WIB

Gencatan dagang China - AS menghapus kekhawatiran investor global dan memicu optimisme baru di pasar saham China.
Trending di Internasional