Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

PBB Soroti Dugaan Kekerasan Seksual oleh Israel dan Rusia

badge-check


					Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres. Perbesar

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres.

New York, 13 Agustus 2025 – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Selasa (12/8/2025) mengeluarkan peringatan keras kepada Israel dan Rusia terkait dugaan pola kekerasan seksual yang dilakukan aparat bersenjata dan keamanan kedua negara. Guterres menyampaikan peringatan ini melalui laporan tahunannya kepada Dewan Keamanan PBB mengenai kekerasan seksual dalam konflik.

Dalam laporan tersebut, PBB mengungkap adanya “kekhawatiran signifikan” terkait bentuk-bentuk kekerasan seksual yang terdokumentasi secara konsisten lebih jauh. Termasuk kekerasan terhadap alat kelamin, pemaksaan tahanan untuk telanjang dalam waktu lama, serta penggeledahan telanjang yang kasar dan merendahkan martabat.

Israel Bantah Tuduhan

Guterres memperingatkan Israel dan Rusia bahwa tahun depan mereka kemungkinan akan dimasukkan dalam daftar pihak yang diduga secara kredibel melakukan atau bertanggung jawab atas pola pemerkosaan atau bentuk kekerasan seksual lain.

Sementara itu, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, menolak tuduhan tersebut. “PBB harus fokus pada kejahatan perang dan kekerasan seksual yang dilakukan Hamas serta pembebasan semua sandera. Israel akan terus melindungi warganya dan bertindak sesuai hukum internasional,” ujarnya dalam pernyataan tertulis.

Sementara itu, kelompok militan Hamas sudah masuk dalam daftar pihak yang diduga melakukan kekerasan seksual dalam laporan Guterres tahun ini. Pejabat senior Hamas, Basem Naim, membantah keras tuduhan tersebut. Ia menyebutnya sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari “kejahatan brutal” Israel di Gaza.

Dugaan Pelanggaran di Penjara

Dalam peringatannya kepada Israel, Guterres menyebut adanya “informasi kredibel” mengenai pelanggaran yang dilakukan aparat keamanan Israel terhadap warga Palestina di beberapa penjara, pusat penahanan, dan pangkalan militer. Bukti yang dikumpulkan PBB menunjukkan pola kekerasan seksual yang mengkhawatirkan. Bentuk-bentuknya mencakup kekerasan terhadap alat kelamin, pemaksaan telanjang berkepanjangan, dan penggeledahan telanjang berulang kali yang dinilai menghina martabat korban.

Laporan itu juga menyoroti dugaan pelanggaran oleh pasukan bersenjata Rusia dan kelompok bersenjata afiliasinya terhadap tawanan perang Ukraina. PBB mencatat setidaknya 72 fasilitas penahanan resmi dan tidak resmi di Ukraina dan Rusia yang menjadi lokasi dugaan kekerasan seksual.

Bentuk pelanggaran yang dilaporkan meliputi penyetruman, pemukulan, pembakaran alat kelamin, serta pemaksaan telanjang untuk tujuan penghinaan dan memperoleh pengakuan atau informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional