Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Binance Coret Pi Network dari Daftar Listing : Apa Alasannya?

badge-check


					Binance Coret Pi Network dari Daftar Listing : Apa Alasannya? Perbesar

Elmedia – Binance mencoret Pi Network dari daftar listing. Keputusan Binance coret Pi Network menimbulkan kekecewaan di komunitas Pioneer Pi Network.

Sebab, Pada 17 Februari 2025, Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia, mengadakan voting komunitas untuk menentukan aset kripto mana yang layak masuk ke platform mereka. Hasilnya, 86% suara mendukung listing Pi Network (PI).

Namun, meskipun dukungan komunitas sangat besar, Binance memutuskan untuk tidak memasukkan Pi Network dalam daftar listing terbaru mereka.

Hasil Voting Binance: 86% Dukung Pi Network

Voting yang diadakan Binance melibatkan lebih dari 300 ribu pengguna aktif. Hasilnya, 86% peserta memilih ‘Ya’ untuk mendukung listing Pi Network. Namun, Binance menegaskan bahwa hasil voting ini hanya bersifat referensi dan bukan faktor penentu utama dalam keputusan listing.

Keputusan Binance untuk tidak melisting Pi Network meski mendapat dukungan besar menimbulkan pertanyaan: Apa alasan di balik keputusan ini? Apakah ada masalah regulasi, teknis, atau faktor lain yang menjadi pertimbangan Binance?

Alasan Binance Tidak Listing Pi Network

Menurut laporan terbaru, ada beberapa alasan mengapa Binance memutuskan untuk tidak melisting Pi Network:

 

1. Kriteria Teknis yang Tidak Terpenuhi :

▪︎ Binance menggunakan sistem decentralized listing yang hanya menerima proyek yang berjalan di BNB Smart Chain (BSC).

▪︎ Pi Network menggunakan blockchain sendiri, sehingga tidak memenuhi kriteria teknis Binance.

2. Kebijakan Regulasi yang Ketat :

▪︎ Binance dikenal memiliki standar tinggi dalam memilih proyek kripto untuk listing, termasuk aspek legalitas dan transparansi.

▪︎ Pi Network mungkin masih dalam proses memenuhi persyaratan regulasi yang ditetapkan Binance.

3. Voting Hanya Referensi :

▪︎ Meskipun voting komunitas menunjukkan dukungan besar, Binance menegaskan bahwa hasil voting hanya sebagai referensi.

▪︎ Keputusan akhir tetap berada di tangan tim internal Binance yang mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk risiko dan potensi adopsi.

Reaksi Komunitas Pi Network

Keputusan Binance ini menuai reaksi negatif dari komunitas Pi Network. Banyak pengguna merasa bahwa Binance tidak menghargai suara mayoritas dan mengabaikan potensi besar Pi Network. Beberapa aksi yang dilakukan komunitas antara lain:

1. Review Negatif di Aplikasi Binance :

▪︎ Banyak pengguna Pi Network memberikan review bintang satu di aplikasi Binance di Google Play Store dan Apple App Store.

▪︎ Aksi ini bertujuan untuk menunjukkan kekecewaan dan mendorong Binance untuk mempertimbangkan kembali keputusannya.

2. Tagar #ListPiOnBinanceNow :

▪︎ Tagar ini semakin viral di platform media sosial seperti Twitter (X), Telegram, dan Reddit.

▪︎ Ribuan pengguna menggunakan tagar ini untuk menuntut Binance segera listing Pi Network.

3. Dukungan dari Influencer Kripto :

▪︎ Beberapa influencer kripto turut menyuarakan dukungan mereka untuk Pi Network.

▪︎ Mereka berpendapat bahwa Binance seharusnya lebih responsif terhadap suara komunitas.

Keputusan Binance Terhadap Harga Pi Coin

Meskipun gagal masuk listing Binance, harga Pi Coin (PI) tetap stabil. Saat ini, Pi Coin diperdagangkan di kisaran $1,16 dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $50,33 juta. Stabilitas harga ini menunjukkan bahwa komunitas Pi Network tetap percaya pada masa depan proyek ini, meskipun belum mendapat akses ke bursa utama seperti Binance.

Analis kripto menilai dukungan komunitas yang kuat bisa menjadi dorongan bagi Binance untuk mempertimbangkan listing Pi Network di masa mendatang. Jika Pi Network berhasil meningkatkan adopsi dan membangun lebih banyak integrasi dengan blockchain lain, peluang untuk masuk Binance bisa saja tetap terbuka.

Masa Depan Pi Network dan Binance

Keputusan Binance untuk tidak melisting Pi Network memicu banyak spekulasi. Apakah ini strategi Binance untuk menunggu perkembangan lebih lanjut? Ataukah ada faktor lain yang membuat Pi Network belum memenuhi standar listing Binance?

Yang jelas, komunitas Pi Network tetap solid dan harga Pi Coin masih stabil. Dengan dorongan yang terus berlanjut, bukan tidak mungkin Binance akhirnya membuka pintu untuk Pi Network di masa depan. Namun, Pi Network perlu membuktikan diri mereka layak dengan meningkatkan stabilitas jaringan, adopsi, dan kepatuhan regulasi.

Keputusan Binance coret Pi Network dari daftar listing meski mendapat dukungan besar dari komunitas menimbulkan banyak pertanyaan dan kekecewaan. Namun, stabilitas harga Pi Coin menunjukkan komunitas tetap percaya pada masa depan proyek ini.

 

(opo/yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.

Gencatan Dagang China – AS Dorong Optimisme Investor Asing

31 Oktober 2025 - 09:41 WIB

Gencatan dagang China - AS menghapus kekhawatiran investor global dan memicu optimisme baru di pasar saham China.
Trending di Internasional