Menu

Otomatis
Breaking News

Internasional

Tantang Nvidia, Huawei Luncurkan CloudMatrix 384

badge-check

Robot humanoid yang dipamerkan di WAIC Shanghai, China. Kamis, 24 Juli 2025. (foto: GT/Qi Xijia) Perbesar

Robot humanoid yang dipamerkan di WAIC Shanghai, China. Kamis, 24 Juli 2025. (foto: GT/Qi Xijia)

Shanghai – Perusahaan teknologi asal China, Huawei Technologies, memperkenalkan sistem komputasi kecerdasan buatan (AI) terbarunya yang bernama CloudMatrix 384. Peluncuran ini dilakukan dalam gelaran World Artificial Intelligence Conference (WAIC) di Shanghai, Sabtu (26/7/2025).

Sistem tersebut mencuri perhatian para pengunjung di ajang tiga hari yang mempertemukan berbagai perusahaan teknologi global dengan inovasi-inovasi AI terdepan. Para pemerhati AI bahkan menyebut CloudMatrix 384 sebagai penantang langsung sistem komputasi tercanggih milik Nvidia, GB200 NVL72, yang saat ini mendominasi pasar.

Persaingan Langsung dengan Nvidia

Menurut Dylan Patel, pendiri lembaga riset semikonduktor SemiAnalysis, kemampuan sistem buatan Huawei itu bahkan melampaui Nvidia dalam beberapa aspek performa. “Huawei kini telah memiliki kemampuan sistem AI yang mampu mengalahkan Nvidia,” ujar Patel dalam artikelnya pada April lalu.

Meski menarik perhatian luas, perwakilan Huawei di stan pameran menolak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait sistem tersebut. Pihak juru bicara perusahaan pun tidak memberikan komentar saat dimintai keterangan oleh awak media.

Inovasi Arsitektur “Supernode”

Kendati demikian, kemunculan CloudMatrix 384 menandai langkah besar Huawei dalam menghadapi keterbatasan akses terhadap chip AI akibat pembatasan ekspor dari Amerika Serikat. CEO Nvidia Jensen Huang bahkan sempat mengakui perkembangan pesat Huawei, dengan menyebut CloudMatrix sebagai contoh inovasi signifikan.

Sistem ini mengandalkan 384 chip 910C buatan Huawei, berbeda dengan GB200 NVL72 milik Nvidia yang menggunakan 72 chip B200. Meskipun chip individual milik Huawei memiliki performa yang lebih rendah, SemiAnalysis menjelaskan bahwa keunggulan desain sistem dan arsitektur “supernode” memungkinkan integrasi chip dalam kecepatan sangat tinggi. Inovasi ini menjadi kunci performa unggul CloudMatrix 384 di tingkat sistem.

CEO Huawei Cloud, Zhang Pingan, pada Juni lalu menyatakan bahwa sistem CloudMatrix 384 telah mulai beroperasi di platform awan milik perusahaan.

Dengan hadirnya sistem ini, Huawei semakin memperkuat posisinya sebagai pemasok domestik paling menjanjikan dalam industri AI China. Langkah ini sekaligus mencerminkan ambisi besar Negeri Tirai Bambu untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing di bidang strategis seperti AI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 Apr 2026 - 07:23 WIB

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 Apr 2026 - 10:04 WIB

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 Apr 2026 - 12:08 WIB

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 Apr 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz
Trending di Internasional