Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Internasional

Ancaman Bom di Konser Lady Gaga: Polisi Tangkap Dua Tersangka

badge-check

Ancaman Bom di Konser Lady Gaga: Polisi Tangkap Dua Tersangka Perbesar

Rio de Janeiro – Kepolisian Brasil menangkap dua orang tersangka, termasuk seorang remaja, dalam upaya menggagalkan dugaan rencana pengeboman di konser penyanyi pop dunia, Lady Gaga, yang digelar Sabtu (3/5/2025) di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro. Konser gratis itu dihadiri lebih dari dua juta penggemar.

Operasi penangkapan yang diberi sandi “Fake Monster” ini merujuk pada “Little Monsters”, sebutan Lady Gaga untuk para penggemarnya. Polisi menyatakan bahwa kelompok di balik rencana tersebut berupaya melancarkan serangan bom rakitan yang dimotivasi oleh kebencian terhadap komunitas LGBTQ+ di Brasil.

“Motivasi mereka jelas berasal dari kebencian terhadap orientasi seksual tertentu. Mereka menargetkan konser ini karena identitas dan pesan yang dibawa Lady Gaga,” kata Felipe Cury, Sekretaris Kepolisian Negara Bagian Rio, Minggu (4/5/2025).

Remaja Turut Terlibat, Rekrutmen Dilakukan Secara Daring

Menurut pernyataan resmi, para tersangka aktif merekrut orang melalui forum-forum daring untuk bergabung dalam serangan. Tujuan utama mereka adalah meraih ketenaran di media sosial. “Kelompok ini menyebarkan ujaran kebencian dan konten kekerasan di internet untuk menjaring pengikut, sebagian besar dari mereka adalah remaja bahkan anak-anak,” ungkap Kepala Polisi Rio, Luiz Lima.

Penggerebekan dilakukan secara serentak di negara bagian Rio de Janeiro, Sao Paulo, Rio Grande do Sul, dan Mato Grosso. Operasi ini berlangsung dengan kerja sama Kementerian Kehakiman Brasil.

Lady Gaga Tidak Mengetahui Adanya Ancaman Bom di Konser

Meski sempat ada ancaman bom, konser Lady Gaga tetap berlangsung aman. Pemerintah kota mencatat kehadiran sekitar 2,1 juta orang dalam pertunjukan itu. Pertunjukan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara musim panas di kota tersebut. Aparat keamanan menerjunkan lebih dari 5.200 personel militer dan polisi demi memastikan kelancaran acara.

Seorang juru bicara Lady Gaga menyatakan bahwa sang bintang dan timnya tidak mengetahui adanya ancaman hingga keesokan harinya. “Kami tidak mendapat informasi mengenai ancaman sebelum atau selama konser. Namun, kami bekerja sama erat dengan penegak hukum selama proses perencanaan dan pelaksanaan konser, dan merasa yakin dengan sistem keamanan yang ada,” demikian pernyataan resmi yang dirilis.

Konser ini menjadi sorotan karena digelar secara gratis di tengah tren mahalnya harga tiket pertunjukan musik live di seluruh dunia.

Lagu-lagu ikonik seperti Born This Way menggema di sepanjang garis pantai Copacabana malam itu. Sorotan lampu, antusiasme penonton, dan kesigapan aparat semakin menghidupkan suasana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polisi India Tembak Ratusan Pencuri Sapi, Dugaan Diskriminasi Terhadap Komunitas Muslim Menguat

25 Okt 2026 - 11:01 WIB

Polisi India Tembak Ratusan Pencuri Sapi, Dugaan Diskriminasi Terhadap Komunitas Muslim Menguat

Nama Mirip Bisa Pecah Suara? Trump Gugat Pemilu Senat Alaska

25 Okt 2026 - 10:13 WIB

Nama Mirip Bisa Pecah Suara? Trump Gugat Pemilu Senat Alaska

Taktik Dalmas Polisi Perancis Tuai Kritik, Sebabkan Cacat Permanen

25 Okt 2026 - 09:03 WIB

Taktik Dalmas Polisi Perancis Tuai Kritik, Sebabkan Cacat Permanen

Didakwa Sebagai Pemilih Ilegal, Perempuan Ini Mengaku Baru Tahu Dirinya Bukan WN AS

25 Okt 2026 - 07:52 WIB

Didakwa Sebagai Pemilih Ilegal, Perempuan Ini Mengaku Baru Tahu Dirinya Bukan WN AS

Ada Dua Caleg Bernama Sama, Pemilu Alaska Berujung Gugatan

24 Okt 2026 - 10:02 WIB

Ada Dua Caleg Bernama Sama, Pemilu Alaska Berujung Gugatan
Trending di Internasional