Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Entertainment

Sidang Sean “Diddy” Combs Masuki Babak Akhir Setelah 7 Minggu

badge-check

Ilustrasi Cassie Ventura saat memberikan kesaksian pada sidang Sean "Diddy" Combs. Selasa, 13 Mei 2025. (foto: AP/Elizabeth Williams) Perbesar

Ilustrasi Cassie Ventura saat memberikan kesaksian pada sidang Sean "Diddy" Combs. Selasa, 13 Mei 2025. (foto: AP/Elizabeth Williams)

New York – Sidang Sean “Diddy” Combs memasuki babak akhir setelah juri mendengarkan kesaksian dari 34 saksi selama tujuh minggu. Para saksi memberikan kesaksian mencengangkan yang menggambarkan sisi gelap dari kehidupan sang taipan hip-hop. Dalam sidang yang berlangsung di New York, juri memeriksa bukti-bukti mengejutkan, termasuk video kekerasan, cerita kekerasan seksual, hingga pengakuan soal pesta narkoba yang bernama “freak-off”.

Di hari pertama, jaksa langsung memutar rekaman CCTV yang memperlihatkan Combs menyerang mantan pacarnya, penyanyi R&B Cassie Ventura, di sebuah hotel mewah di Los Angeles. Video itu, yang sempat ditutupi selama bertahun-tahun, akhirnya muncul ke publik setelah disiarkan CNN pada Mei 2024.

Kesaksian Mantan Pacar

Cassie, yang menjalin hubungan dengan Combs selama lebih dari satu dekade, memberikan kesaksian selama empat hari. Ia menyebut Combs kerap memaksanya mengikuti pesta narkoba dan melakukan hubungan seksual dengan pria lain di bawah tekanan.

Ia juga mengungkap peristiwa pada 2016, ketika Combs memukul dan menyeretnya di lorong hotel. “Saya bukan boneka. Saya anak orang,” tulisnya dalam pesan teks kepada Combs setelah kejadian.

Meskipun pernah menggugat Combs pada 2023 dan menerima penyelesaian senilai USD 20 juta, Cassie tetap menjadi saksi utama dalam kasus ini.

Kesaksian tak kalah menyayat datang dari “Jane”, nama samaran untuk mantan kekasih Combs lainnya yang berpacaran dengannya sejak 2021. Jane mengaku dipaksa berhubungan seksual dengan pria lain di bawah tekanan finansial dan emosional.

Ia menyebut Combs pernah mencekiknya, memukul wajahnya, dan memaksanya dalam aktivitas seksual yang tak diinginkan. Dalam salah satu pesan teks, Jane menulis: “Kau menghancurkan cinta kita.”

Kesaksian Lain: Dari Kid Cudi hingga Mantan Asisten

Rapper Kid Cudi juga hadir sebagai saksi. Ia menyebut mobilnya di lempar molotov dan terbakar tak lama setelah menjalin hubungan dengan Cassie. Cudi, yang memiliki nama asli Scott Mescudi, mengatakan bahwa ia tahu Combs “ada kaitannya” dengan kejadian itu, tetapi Combs membantah keterlibatannya. Saksi lain menyebut Combs pernah mengancam akan “membunuh Cudi”.

Enam mantan asisten pribadi Combs turut memberikan keterangan. Salah satunya, George Kaplan, mengaku sering membersihkan kamar hotel dari botol minuman keras, narkoba, hingga minyak bayi. Saksi lain menyebutkan keberadaan senjata api, termasuk AR-15, di kediaman Combs.

Pembelaan Minim, Tapi Fokus pada Kredibilitas

Meski jaksa menghadirkan 34 saksi, tim pembela Combs hanya menggunakan waktu sekitar 30 menit untuk membacakan pembelaan. Mereka tidak memanggil saksi baru dan Combs memilih untuk tidak bersaksi.

Alih-alih menyanggah fakta, pengacara Combs fokus menyerang kredibilitas para saksi. Mereka menunjukkan bahwa beberapa korban tetap menjalin komunikasi hangat dengan Combs setelah dugaan kekerasan terjadi.

Mereka menyebut bahwa kasus ini hanyalah bagian dari upaya “#MeToo money grab”—tuduhan bahwa para perempuan hanya ingin mengambil keuntungan dari reputasi dan kekayaan Combs.

Beberapa saksi justru menunjukkan sisi simpatik terhadap Combs. Jane sendiri mengaku masih memiliki rasa cinta terhadapnya. George Kaplan mengatakan tetap mengundang Combs ke pernikahannya dan menyebut mantan bosnya sebagai “sosok yang terhormat”.

Sementara itu, saksi penting seperti Gina, mantan kekasih Combs yang disebut sebagai “Korban-3”, tidak pernah muncul di pengadilan. Kendati begitu, namanya kerap muncul dalam kesaksian pihak lain.

Combs, 55 tahun, menghadapi dakwaan berat termasuk konspirasi pemerasan, dua tuduhan perdagangan seks, serta dua tuduhan membawa orang untuk tujuan prostitusi. Jika terbukti bersalah, ia berpotensi menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji besi. Keputusan juri kemungkinan akan keluar dalam waktu dekat. Putusan ini akan menutup salah satu persidangan selebritas paling kontroversial di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Profesor X Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

30 Okt 2026 - 08:30 WIB

Profesor X Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Buya Anwar Abbas dan MUI Kritik Izin Konser Andrea Bocelli

29 Okt 2026 - 11:41 WIB

Buya Anwar Abbas dan MUI Kritik Izin Konser Andrea Bocelli

Tur Free Palestine Macklemore Dimulai di Dublin

27 Okt 2026 - 10:30 WIB

Tur Free Palestine Macklemore Dimulai di Dublin

Konser Ye di Jakarta Datangkan 30.000 Wisatawan Asing

26 Okt 2026 - 09:20 WIB

Konser Ye di Jakarta Datangkan 30.000 Wisatawan Asing

Patung Lilin Agnez Mo Kini Mejeng di Madame Tussauds Hollywood

24 Okt 2026 - 11:52 WIB

Patung Lilin Agnez Mo Kini Mejeng di Madame Tussauds Hollywood
Trending di Entertainment