Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Internasional

Hasil Midterm Elections AS 2026: Demokrat Kuasai Senat dan DPR

badge-check

Petugas pemilu membantu seorang pemilih di tempat pemungutan suara Nolensville Recreation Center di Nolensville, Tennessee. Selasa, 3 November 2026. (AP Photo/George Walker IV) Perbesar

Petugas pemilu membantu seorang pemilih di tempat pemungutan suara Nolensville Recreation Center di Nolensville, Tennessee. Selasa, 3 November 2026. (AP Photo/George Walker IV)

WASHINGTON, 5 November 2026 – Hasil midterm elections 2026, Partai Demokrat berhasil memenangkan pemilihan anggota Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS). Kemenangan tersebut membuat Demokrat menguasai Kongres hingga akhir masa jabatan Presiden Donald Trump.

Hasil proyeksi pemilu menunjukkan kemenangan besar bagi Demokrat, termasuk di sejumlah negara bagian yang sebelumnya menjadi basis kuat Partai Republik. Sejumlah kandidat juga mencatatkan sejarah baru dalam politik Amerika Serikat.

Berikut sejumlah hasil penting dan catatan bersejarah dari pemilu paruh waktu AS 2026.

Demokrat Menang di Basis Kuat Trump

Demokrat berhasil meraih kemenangan di sejumlah negara bagian yang dimenangkan Trump dengan mudah dalam pemilihan presiden dua tahun sebelumnya.

Di Texas, Demokrat mencatatkan dua kemenangan penting. James Talarico berhasil merebut kursi Senat, sementara Gina Hinojosa terpilih sebagai gubernur.

Kemenangan tersebut mengakhiri rangkaian kekalahan Demokrat dalam pemilihan tingkat negara bagian Texas selama hampir dua generasi.

Hinojosa juga mencatatkan sejarah sebagai perempuan Latina pertama yang terpilih menjadi gubernur Texas. Sementara itu, kemenangan Talarico menjadi kemenangan pertama kandidat Demokrat dalam pemilihan Senat Texas sejak 1988.

Di Kansas, Adam Hamilton juga berhasil memenangkan persaingan ketat untuk kursi Senat. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi kandidat Demokrat di negara bagian itu dalam hampir satu abad.

Sejumlah tokoh senior Demokrat menyambut hasil tersebut. Pemimpin Demokrat di DPR, Hakeem Jeffries, menyebut kemenangan ini sebagai awal kebangkitan besar Amerika.

“Hari ini menandai dimulainya kebangkitan besar Amerika,” kata Jeffries kepada para pendukungnya.

Jika rekan-rekannya kembali memilih Jeffries sebagai pemimpin fraksi Demokrat di DPR, ia berpeluang menjadi Ketua DPR berikutnya menggantikan politikus Republik Mike Johnson. Jeffries juga berpotensi menjadi orang kulit hitam pertama yang menduduki jabatan tersebut.

Trump Akui Demokrat Berhasil dan Soroti Perang Iran

Trump memberikan tanggapan terhadap hasil pemilu melalui sejumlah wawancara dengan media Amerika Serikat. Ia menyampaikan nada yang lebih lunak dan mengakui bahwa Demokrat telah melakukan pekerjaan dengan baik.

Trump mengatakan akan menerima hasil pemilu dan berharap dapat bekerja sama dengan Partai Demokrat. Meski demikian, sebagai presiden, ia tetap memiliki kewenangan untuk memveto undang-undang yang disahkan Kongres.

Trump juga berusaha mengambil jarak dari sejumlah kandidat Partai Republik yang kalah dalam pemilu.

“Dalam beberapa kasus, mereka tidak menyukai para kandidat. Dalam kasus lainnya, para kandidat tersebut bukan teman saya,” ujarnya.

Trump mengakui perang AS-Israel melawan Iran turut memengaruhi hasil pemilu. Konflik tersebut berdampak terhadap harga kebutuhan konsumen di Amerika Serikat, termasuk bahan bakar.

Ia berpendapat, tingginya harga bensin membuat masyarakat tidak dapat melihat keberhasilan kinerja ekonominya secara utuh.

“Harga BBM disebabkan oleh Iran,” kata Trump.

Abdul El-Sayed Jadi Muslim Pertama yang Terpilih ke Senat

Kandidat Demokrat Abdul El-Sayed mencatatkan sejarah setelah memenangkan pemilihan Senat di Michigan. Ia menjadi orang Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Senat Amerika Serikat.

El-Sayed mengalahkan kandidat Partai Republik Mike Rogers. Kemenangan tersebut sekaligus mempertahankan kursi Senat Michigan di tangan Demokrat.

Persaingan di Michigan menjadi salah satu kontestasi paling sengit dalam pemilu kali ini. El-Sayed sebelumnya menghadapi persaingan internal dengan sesama kandidat Demokrat, Haley Stevens.

Stevens secara mengejutkan memberikan dukungan kepada Rogers menjelang pemungutan suara.

Kampanye El-Sayed juga diwarnai kontroversi setelah Trump mengaitkannya dengan serangan 11 September 2001 dan menyebutnya sebagai seorang “jihadis” tanpa menyertakan bukti. Pernyataan tersebut memicu kritik dan tuduhan Islamofobia.

Saat merayakan kemenangannya, El-Sayed mengingat kebiasaannya mengucapkan “insyaallah” ketika membicarakan peluang kemenangan.

“Namun hari ini, malam ini, kita bisa mengubah ‘insyaallah’ menjadi ‘alhamdulillah’. Bagi operasi sayap kanan, itu berarti ‘segala puji bagi Tuhan’,” ujarnya.

Republik Gagal Selamatkan Kursi dengan Menjauh dari Trump

Kekalahan Senator Republik Susan Collins dari Maine menjadi salah satu gambaran besarnya kerugian Partai Republik.

Collins telah menjabat sebagai senator selama sekitar 30 tahun. Namun, ia akhirnya dikalahkan kandidat Demokrat Troy Jackson, seorang pekerja industri penebangan kayu yang mengandalkan latar belakangnya untuk menarik dukungan pemilih kelas pekerja.

Dalam pernyataan yang dilaporkan media Amerika, Collins mengakui kekalahannya dan menyebut pengabdiannya selama 30 tahun sebagai kehormatan terbesar dalam hidupnya.

Strategi Collins untuk menjaga jarak dari Trump ternyata tidak cukup menyelamatkan posisinya.

Nasib serupa dialami Ashley Hinson di Iowa. Ia kalah dalam persaingan kursi Senat dari kandidat Demokrat Josh Turek.

Hinson sebelumnya sempat mengambil jarak dari sejumlah kebijakan Trump. Ia mendesak presiden mengakhiri perang dengan Iran dan berbeda pendapat mengenai pelonggaran tarif daging sapi. Namun, ia tetap membela kebijakan tarif Trump secara umum.

Sejumlah Catatan Sejarah Baru dalam Pemilu AS

Selain kemenangan Demokrat di Kongres, pemilu paruh waktu 2026 juga menghasilkan sejumlah catatan sejarah baru di tingkat negara bagian dan nasional.

Di Florida, kandidat Republik Byron Donalds terpilih sebagai gubernur kulit hitam pertama negara bagian tersebut. Ia mendapat dukungan kuat dari Trump dan akan menggantikan Ron DeSantis.

Donalds mengatakan Florida merupakan negara bagian yang menjadi kebanggaan nasional. Ia berjanji berupaya membuat biaya hidup masyarakat lebih terjangkau.

Kemenangan Donalds menjadi salah satu hasil positif bagi Partai Republik di tengah kekalahan mereka di sejumlah wilayah lain.

Sementara itu, di Georgia, kandidat Demokrat Keisha Lance Bottoms memenangkan pemilihan gubernur. Mantan Wali Kota Atlanta tersebut mencatatkan sejarah sebagai perempuan kulit hitam pertama yang terpilih menjadi gubernur Georgia.

Bottoms mengalahkan kandidat Republik Rick Jackson, seorang pengusaha miliarder sekaligus pejabat di sektor kesehatan.

Di New Hampshire, Chris Pappas menjadi pria gay pertama yang terpilih sebagai anggota Senat AS. Ia merayakan kemenangan bersama suaminya setelah mengalahkan mantan Senator Republik John Sununu.

Pappas menyampaikan apresiasi kepada Sununu atas pengabdiannya kepada masyarakat New Hampshire.

“Kita semua berutang banyak kepada John Sununu atas pengabdiannya kepada masyarakat New Hampshire,” kata Pappas.

Catatan sejarah lainnya datang dari Colorado. Melat Kiros menjadi perempuan pertama dari generasi Z yang terpilih menjadi anggota Kongres AS. Generasi Z merujuk pada kelompok yang lahir antara 1997 hingga 2012.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Hacker Binance Gunakan Wawancara Kerja Palsu untuk Bobol Keamanan

5 Nov 2026 - 09:25 WIB

Hacker Binance Gunakan Wawancara Kerja Palsu untuk Bobol Keamanan

Hacker Kendalikan Freezer Supermarket, Seberapa Aman Mobil Kita?

5 Nov 2026 - 08:03 WIB

Hacker Kendalikan Freezer Supermarket, Seberapa Aman Mobil Kita?

Presiden ICC Tantang Trump: Sanksi AS Tak Akan Hentikan Pengadilan Internasional

4 Nov 2026 - 11:02 WIB

Presiden ICC Tantang Trump: Sanksi AS Tak Akan Hentikan Pengadilan Internasional

AS Serang Iran Jelang Pemilu, Ledakan Terdengar di Selat Hormuz

4 Nov 2026 - 10:21 WIB

AS Serang Iran Jelang Pemilu, Ledakan Terdengar di Selat Hormuz

Ludes Terjual, Apple Belum Tahu Kapan iPhone Duo Kembali Tersedia

3 Nov 2026 - 11:19 WIB

Ludes Terjual, Apple Belum Tahu Kapan iPhone Duo Kembali Tersedia
Trending di Internasional