SPIELBERG, 21 September 2026 — Pedro Acosta akhirnya meraih juara perdananya di MotoGP setelah menjadi yang tercepat pada MotoGP Austria 2026 di Red Bull Ring, Minggu (20/9). Pebalap Red Bull KTM Factory Racing itu tampil solid sepanjang 28 lap balapan. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pembalasan Acosta setelah melakukan kesalahan pada sesi Tissot Sprint sehari sebelumnya.
Bagi Acosta, kemenangan ini terasa semakin istimewa karena di raih di kandang KTM dan Red Bull. Ini menjadi kemenangan pertama Acosta di kelas MotoGP setelah hampir tiga tahun berkiprah di kelas utama.
Acosta harus bekerja keras untuk merebut posisi terdepan. Ia sempat berada di belakang sejumlah pebalap Aprilia sebelum akhirnya mengambil alih pimpinan balapan dari Jorge Martin pada Lap 9. Martin yang membela Aprilia Racing finis di posisi kedua. Hasil tersebut membuatnya memperlebar keunggulan di klasemen sementara menjadi 12 poin atas Marc Marquez.
Sementara itu, rekan setim Martin, Marco Bezzecchi, melengkapi podium setelah finis hanya terpaut 0,192 detik dari Martin.
Aprilia Kuasai Awal Balapan
Balapan bermula dengan dominasi Aprilia. Martin, Bezzecchi, dan Ai Ogura langsung menempati posisi tiga besar selepas start. Marc Marquez justru kehilangan tiga posisi pada lap pertama. Acosta memanfaatkan situasi tersebut untuk naik ke posisi keempat.
Memasuki Lap 2, Bezzecchi sempat mengambil alih posisi terdepan dari Martin di Tikungan 1. Namun, Martin langsung membalas pada Tikungan 3. Acosta terus menunjukkan kecepatannya. Pada Tikungan 6, pebalap KTM tersebut berhasil melewati Ogura untuk merebut posisi ketiga.
Tekanan Acosta terhadap Bezzecchi semakin besar. Pada Lap 4, Acosta melakukan manuver di Tikungan 2b dan berhasil mengambil alih posisi kedua.
Tikungan tersebut menjadi tempat yang penting bagi Acosta karena sehari sebelumnya ia melakukan kesalahan di lokasi yang sama ketika menjalani Sprint.
Acosta Ambil Alih Pimpinan
Acosta akhirnya memimpin balapan pada Lap 9. Keluar dari Tikungan 1, Acosta memiliki akselerasi lebih baik dibandingkan Martin. Ia kemudian berhasil melewati pebalap Aprilia tersebut dalam perjalanan menuju Tikungan 2a.
Di saat Acosta mulai memimpin, Marc Marquez justru mengalami kesulitan. Setelah sebelumnya melewati Ogura untuk merebut posisi keempat, Marquez melebar di Tikungan 1. Kesalahan tersebut membuatnya kehilangan posisi dari Brad Binder.
Marquez kembali kehilangan posisi setelah Fermin Aldeguer berhasil melewatinya. Posisi Marquez kemudian turun hingga peringkat ketujuh.
Acosta Bertahan dari Tekanan Aprilia
Memasuki pertengahan balapan, Acosta mulai membangun jarak dari para pesaingnya. Pada Lap 16, Acosta unggul sekitar 0,7 detik atas Martin. Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan jarak sekitar satu detik dari rekan setimnya. Ogura masih menjaga peluang untuk meraih podium dengan berada di posisi keempat.
Sementara itu, Marquez perlahan memperbaiki posisinya. Pada Lap 20, pebalap Ducati Lenovo Team tersebut kembali melewati Aldeguer untuk naik ke posisi kelima. Namun, jarak Marquez dengan Ogura sudah mencapai sekitar 3,8 detik sehingga peluang untuk mengejar posisi podium semakin sulit.
Di depan, tekanan terhadap Acosta mulai meningkat. Pada Lap 21, keunggulannya atas Martin menyusut menjadi sekitar 0,7 detik. Acosta kemudian merespons dengan mencatat waktu 1 menit 30,693 detik pada Lap 22. Catatan tersebut lebih cepat dibandingkan Martin dan Bezzecchi.
Setelah itu, Acosta kembali memperlebar jaraknya hingga lebih dari satu detik.
Kemenangan Perdana Acosta
Memasuki dua lap terakhir, Acosta sudah unggul sekitar 1,4 detik atas Martin. Pada lap terakhir, keunggulan Acosta masih berada di kisaran 1,2 detik. Tantangan terbesar justru terjadi di belakangnya ketika Bezzecchi terus menekan Martin untuk posisi kedua.
Acosta akhirnya melewati garis finis tanpa kesalahan dan memastikan kemenangan perdana di MotoGP. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi momen penting bagi Acosta dan KTM sebelum keduanya memasuki babak baru pada 2027.
Martin finis kedua, sedangkan Bezzecchi mengamankan podium ketiga dengan selisih hanya 0,192 detik dari Martin.
Hasil tersebut juga menjadi hari yang penting bagi Aprilia. Martin dan Bezzecchi sama-sama naik podium di Austria sehingga Aprilia mengamankan dua tempat di tiga besar.
Marc Marquez Finis Kelima
Marc Marquez harus puas finis di posisi kelima dengan jarak 7,3 detik dari Acosta. Hasil tersebut membuat Marquez kehilangan posisi di puncak klasemen dan kini tertinggal 12 poin dari Martin.
Brad Binder menjadi pebalap KTM kedua yang masuk enam besar. Ia finis keenam sekaligus mencatatkan hasil terbaiknya musim ini.
Francesco Bagnaia menjadi pebalap Ducati berikutnya yang finis di posisi ketujuh. Aldeguer menempati posisi kedelapan setelah mendapat penalti tiga detik karena dinilai menyebabkan kontak dengan pebalap lain.
Fabio Di Giannantonio finis kesembilan, sedangkan Johann Zarco melengkapi 10 besar. Di belakang mereka, Enea Bastianini, Raul Fernandez, Takaaki Nakagami, Luca Marini, dan Diogo Moreira juga mengamankan poin dari MotoGP Austria.
Kemenangan Acosta di Red Bull Ring membuat persaingan perebutan gelar MotoGP semakin menarik. Martin kini memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin atas Marquez, sementara Bezzecchi berada 42 poin di belakang pemuncak klasemen.
Persaingan selanjutnya akan berlanjut ke Jepang.

Klasemen Sementara MotoGP 2026 (10 Besar)
Berikut klasemen sementara MotoGP 2026 setelah GP Austria:
| Posisi | Pebalap | Poin |
| 1 | Jorge Martin | 306 |
| 2 | Marc Marquez | 294 |
| 3 | Marco Bezzecchi | 264 |
| 4 | Pedro Acosta | 234 |
| 5 | Fabio Di Giannantonio | 230 |
| 6 | Ai Ogura | 222 |
| 7` | Raul Fernandez | 203 |
| 8 | Alex Marquez | 158 |
| 9 | Francesco Bagnaia | 156 |
| 10 | Fermin Aldeguer | 115 |














