WEST PALM BEACH, 8 November 2026 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan telah menawarkan jabatan sekretaris pers (jubir) Gedung Putih kepada Dana White, bos Ultimate Fighting Championship (UFC). Trump menyampaikan tawaran tersebut melalui unggahan media sosial pada Sabtu (7/11), tetapi belum mendapat konfirmasi resmi dari Gedung Putih maupun pihak UFC.
Trump menyampaikan tawaran itu saat berada di klub golf miliknya di Florida. Dalam unggahannya, ia menyebut White sebagai sosok petarung dan pejuang hebat.
Trump bahkan meminta White membawa sejumlah petarung UFC untuk menjadi asistennya jika menerima jabatan tersebut. Nama-nama yang disebut antara lain Islam Makhachev, Khabib Nurmagomedov, Justin Gaethje, Daniel Cormier, Amanda Nunes, dan Kayla Harrison.
“Kita membutuhkan orang-orang ini untuk membela kita dari kelompok Kiri yang gila. Dana akan menjadi Sekretaris Pers yang tidak seperti siapa pun sebelumnya. Dana, tolong terima pekerjaan ini!” tulis Trump.
Hingga Sabtu, Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi terkait unggahan tersebut.
White sendiri sedang berada di London untuk menghadiri sebuah acara tinju. Juru bicara UFC juga belum memberikan komentar mengenai tawaran Trump.
Meski demikian, White membagikan tangkapan layar unggahan Trump melalui akun Instagram miliknya. Ia juga mengunggah foto dirinya berdiri di belakang podium ruang konferensi pers Gedung Putih dengan tulisan “On to the next chapter”.
Gedung Putih Alami Pergantian Pejabat
Tawaran kepada White muncul ketika pemerintahan Trump tengah menghadapi perombakan besar setelah Partai Republik mengalami kekalahan telak dalam pemilihan paruh waktu atau midterm elections pada Selasa (3/11).
Kemenangan bersejarah sejumlah kandidat Partai Demokrat, termasuk di wilayah yang selama puluhan tahun dikuasai Partai Republik, membuat partai Trump kehilangan kendali atas kedua kamar Kongres.
Sehari setelah hasil pemilu tersebut, Trump mengumumkan pergantian penasihat lamanya, Susie Wiles. Ia menunjuk Stephen Miller untuk mengisi posisi kepala staf Gedung Putih berikutnya.
Miller dikenal sebagai arsitek kebijakan imigrasi garis keras pemerintahan Trump sekaligus salah satu tokoh paling berpengaruh di lingkaran dalam presiden.
Pergantian tersebut menambah dinamika di internal pemerintahan, termasuk posisi sekretaris pers Gedung Putih yang belum terisi secara permanen.
Sebelumnya, Trump sempat menunjuk Katie Zacharia sebagai sekretaris pers baru. Namun, Zacharia hanya bertahan lima hari setelah penampilan perdananya di hadapan wartawan yang berlangsung kurang nyaman.
Jabatan tersebut kosong sejak Karoline Leavitt meninggalkan posisinya pada akhir Agustus. Hingga kini, Trump belum memiliki juru bicara utama yang permanen.
Hubungan Dekat Trump dan Bos UFC
Trump dan Dana White memang terkenal memiliki hubungan pertemanan dekat. Sejak kembali menjabat sebagai presiden pada Januari 2025, Trump beberapa kali menghadiri acara UFC bersama White.
Pada Juni lalu, Trump bahkan membawa UFC ke halaman selatan Gedung Putih untuk merayakan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat sekaligus ulang tahunnya yang ke-80.
Sebuah arena oktagon dengan pagar kawat berdiri di dekat kediaman presiden. Arena tersebut dilengkapi instalasi logam berbentuk lengkungan menyerupai pesawat luar angkasa yang dijuluki “The Claw”, lengkap dengan lampu, perangkat suara, dan layar berukuran besar.
White menyebut pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa dan tidak akan terulang dengan cara yang sama.
Selain memiliki hubungan dekat dengan Trump, White juga pernah menjadi pembicara dalam Konvensi Nasional Partai Republik pada 2016, 2020, dan 2024.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah White akan menerima tawaran tersebut. Gedung Putih juga belum menjelaskan apakah unggahan Trump merupakan tawaran resmi atau sekadar pernyataan bernada humor.
















