Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Sports

MU Pertahankan Michael Carrick, Laga Kontra Chelsea Jadi Ujian

badge-check

Suporter mencemooh para pemain setelah kekalahan MU dari Bournemouth. (Foto: Getty Images) Perbesar

Suporter mencemooh para pemain setelah kekalahan MU dari Bournemouth. (Foto: Getty Images)

MANCHESTER, 28 Oktober 2026 — Manchester United (MU) memutuskan untuk pertahankan Michael Carrick sebagai pelatih meski timnya tengah berada dalam situasi sulit. Carrick tetap akan memimpin Setan Merah saat bertandang ke markas Chelsea pada lanjutan Liga Inggris, setelah kekalahan dari Bournemouth memicu kemarahan suporter dan meningkatkan tekanan terhadap jajaran klub.

Manajemen klub mengambil keputusan tersebut setelah menggelar pembicaraan mengenai masa depan pelatih berusia 45 tahun itu. Sebelumnya, banyak pihak memperkirakan Manchester United akan segera mengumumkan pemecatan Carrick pada Senin (26/10), menyusul dua penampilan buruk tim dalam pertandingan terakhir.

Namun, hingga Selasa (27/10), klub belum mengambil keputusan untuk mengakhiri masa jabatan Carrick. Sumber internal klub menyebut para pemain dan staf masih memiliki keinginan untuk memperbaiki keadaan.

“Saya kira kita semua ingin memperbaiki keadaan. Pemain, staf, semua orang,” kata seorang pemain kepada BBC Sport.

Manchester United Tunda Keputusan Pemecatan Carrick

Tekanan terhadap Carrick meningkat setelah Manchester United menelan kekalahan telak 1-4 dari Como pada 21 Oktober. Hasil tersebut disebut sebagai salah satu malam terburuk klub dalam sejarah kompetisi Eropa.

Performa buruk itu juga memicu kritik dari sejumlah pihak. Kapten Bruno Fernandes secara terbuka mempertanyakan taktik Carrick serta kemampuan staf pelatih dalam mengenali masalah permainan tim.

Pekan sebelumnya, bek Lisandro Martinez juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap investasi klub dalam skuad. Ia bahkan menuntut lebih banyak kontribusi dari direktur teknik Jason Wilcox.

Situasi tersebut menimbulkan kesan bahwa ruang ganti Manchester United tengah berada dalam kondisi tak terkontrol. Manajemen pun menghadapi dilema mengenai langkah yang harus diambil.

Klub akhirnya tetap memberi Carrick kesempatan memimpin tim saat menghadapi Bournemouth. Namun, pertandingan di Old Trafford itu kembali berakhir mengecewakan. Sejumlah pihak menilai penampilan itu bahkan lebih buruk daripada ketika menghadapi Como.

Fernandes tidak bermain dan hanya duduk di bangku cadangan. Setelah pertandingan, ia menyukai sebuah unggahan Instagram yang memuat kalimat, “Jangan pernah mendorong orang yang setia hingga mereka tidak lagi peduli.”

Masa Depan Carrick Masih Bergantung pada Hasil Pertandingan

Pada Senin pagi, muncul perkiraan bahwa Manchester United akan mengumumkan pemecatan Carrick. Namun, seorang pejabat senior klub menilai ketenangan dan kejernihan pikiran diperlukan untuk menghadapi situasi yang bergejolak di Old Trafford.

Keputusan itu kembali tertunda. Para pemain yang menjadi starter ketika menghadapi Bournemouth mendapat jatah libur pada Senin. Sementara itu, Fernandes menjalani perawatan dan Carrick menyaksikan pertandingan tertutup tim U-21 di pusat latihan Carrington.

Kepala eksekutif Omar Berrada dan Wilcox juga berada di tempat latihan untuk membahas langkah selanjutnya. Menurut seorang sumber, pemilik minoritas klub, Sir Jim Ratcliffe, dan keluarga Glazer kemungkinan besar turut terlibat dalam pembicaraan tersebut.

Pada Selasa pagi, Carrick tiba di Carrington sekitar pukul 07.30 GMT untuk menjalani aktivitas seperti biasa. Empat jam kemudian, sumber Manchester United mengonfirmasi bahwa ia akan tetap menangani tim saat menghadapi Chelsea di Stamford Bridge.

Manchester United belum menetapkan batas waktu bagi Carrick untuk memperbaiki performa tim. Meski demikian, rangkaian pertandingan berikutnya dapat menjadi penentu masa depannya.

Setelah menghadapi Chelsea, Manchester United akan menjalani pertandingan penting Liga Champions melawan Roma tiga hari kemudian. Mereka kemudian akan menghadapi Aston Villa yang sedang berada dalam performa bagus sebelum jeda internasional selama dua pekan.

Jeda tersebut dinilai sebagai waktu yang paling masuk akal bagi manajemen untuk mengevaluasi apakah pergantian pelatih diperlukan.

Andil Para Pemain

Manajemen Manchester United menilai kesulitan yang dialami tim tidak sepenuhnya merupakan kesalahan Carrick. Sejumlah pejabat klub berpendapat skuad yang ada sebenarnya memiliki kemampuan untuk lolos ke Liga Champions, tetapi performanya jauh di bawah harapan.

Seorang mantan pejabat senior Manchester United mengatakan bahwa seorang pelatih biasanya sudah diberhentikan dalam situasi seperti ini.

“Dua penampilan terakhir tidak dapat diterima dan disiplin tim telah rusak. Keputusan untuk tidak memecatnya merupakan sesuatu yang menarik sekaligus berisiko,” ujarnya.

Ada pula spekulasi bahwa Carrick masih bertahan karena Manchester United belum berhasil memastikan pengganti sebelum pertandingan melawan Chelsea.

Sejumlah nama masuk dalam pertimbangan klub. Mereka antara lain Eddie Howe dan Julian Nagelsmann. Penunjukan Howe sebelumnya berpotensi membuat Manchester United harus membayar kompensasi jutaan pound kepada klub lamanya, Newcastle United.

Mantan pelatih Chelsea, Antonio Conte, dilaporkan juga bersedia membicarakan kemungkinan menangani Manchester United, meski belum ada kontak langsung. Kieran McKenna, yang pernah bekerja bersama Carrick dalam staf kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer sebelum pindah ke Ipswich Town, juga disebut sebagai salah satu kandidat potensial.

Sementara itu, Unai Emery dari Aston Villa mendapat dukungan kuat dari sejumlah pihak di Manchester United. Namun, klub menyadari bahwa membujuk pelatih asal Spanyol tersebut meninggalkan Villa Park bukan perkara mudah.

Posisi Direktur Teknik dan CEO Ikut Jadi Sorotan

Bukan hanya Carrick yang menghadapi tekanan. Masa depan Jason Wilcox sebagai direktur teknik juga menjadi sorotan.

Salah satu sumber yang dekat dengan Manchester United menilai Wilcox pada akhirnya dapat kehilangan pekerjaannya apabila klub kembali melakukan pergantian pelatih. Jika itu terjadi, Manchester United akan mengalami pergantian pelatih untuk ketiga kalinya dalam tiga musim.

Namun, Wilcox juga mendapat simpati karena bukan dia yang menentukan anggaran transfer klub pada musim panas. Di sisi lain, sejumlah pihak menilai Ratcliffe telah menggelontorkan dana besar untuk perekrutan pemain sejak mengambil alih urusan sepak bola klub pada awal 2024, termasuk menyuntikkan 300 juta pound dari dana pribadinya.

Kebijakan perekrutan pemain pun menuai pertanyaan. Manchester United memilih memperkuat lini tengah pada bursa transfer musim panas, alih-alih mengatasi persoalan di posisi bek kiri dan penyerang tengah.

Cedera Luke Shaw dan Benjamin Sesko semakin memperburuk masalah tersebut.

Seorang pejabat senior sepak bola lainnya mengatakan bahwa Wilcox dan Berrada sama-sama berpotensi kehilangan jabatan. Hal itu memunculkan dugaan bahwa Ratcliffe mungkin sedang mempertimbangkan perombakan yang lebih luas di jajaran pimpinan klub.

Untuk sementara, perhatian Manchester United tertuju pada pertandingan melawan Chelsea. Carrick terjadwal akan berbicara kepada media pada Kamis (29/10), menjelang laga yang dapat menjadi salah satu ujian terpenting dalam masa kepelatihannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Cicit Diktator Benito Mussolini Cetak Gol Perdana di Serie A

28 Okt 2026 - 11:22 WIB

Cicit Diktator Benito Mussolini Cetak Gol Perdana di Serie A

Valkyries Kalahkan Dream 64-55 di Game 5, Selangkah Lagi Juara WNBA

27 Okt 2026 - 11:06 WIB

Valkyries Kalahkan Dream 64-55 di Game 5, Selangkah Lagi Juara WNBA

Ballon d’Or 2026: Harry Kane Akhiri Penantian Inggris

27 Okt 2026 - 08:15 WIB

Ballon d’Or 2026: Harry Kane Akhiri Penantian Inggris

Kalah 0-3 dari Bournemouth, Fans Manchester United Bela Carrick

26 Okt 2026 - 12:19 WIB

Kalah 0-3 dari Bournemouth, Fans Manchester United Bela Carrick

Real Madrid Menang di El Clasico, Barcelona Tumbang 1-2

26 Okt 2026 - 11:04 WIB

Real Madrid Menang di El Clasico, Barcelona Tumbang 1-2
Trending di Sports